Sekolapedia – 05 Oktober 2026 | Perayaan hut tni ke-81 yang berlangsung di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Senin (5/10/2026), menjadi momentum penting bagi penguatan pertahanan nasional. Dalam upacara yang penuh khidmat tersebut, Presiden Prabowo Subianto bertindak langsung sebagai inspektur upacara, menandai babak baru dalam dedikasi militer Indonesia menuju kekuatan yang lebih modern dan adaptif.
Suasana upacara terasa sangat istimewa dengan kehadiran para pemimpin bangsa dari berbagai era. Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo tampak hadir berdampingan di mimbar kehormatan. Kehadiran mereka memberikan simbol persatuan nasional di tengah perayaan hut tni tahun ini. Selain para mantan presiden, turut hadir pula Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Najamudin, serta Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi luar biasa terhadap bangsa, Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan (Tanhor) Bintang Mahaputra kepada sejumlah pejabat tinggi negara dan militer. Penganugerahan ini dilakukan melalui pembacaan Keputusan Presiden oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Wahyu Yudhayana. Berikut adalah rincian penerima tanda kehormatan tersebut:
| Jenis Bintang Mahaputra | Penerima |
|---|---|
| Bintang Mahaputra Adipurna | Menko Polkam Djamari Chaniago, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto |
| Bintang Mahaputra Adipradana | Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, KSAU Marsekal Mohamad Tonny Harjono |
Selain pemberian penghargaan, perayaan hut tni kali ini juga menjadi ajang penguatan struktur organisasi melalui pelantikan dan pengukuhan berbagai satuan baru di lingkungan TNI. Langkah ini diambil untuk mendukung tema nasional “TNI Kuat Bersama Rakyat” serta visi “TNI PRIMA” (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif).
Berikut adalah daftar satuan baru yang diresmikan dalam upacara tersebut:
- TNI Angkatan Darat: 6 Kodam, 30 Brigif TP, 150 Yonif Teritorial Pembangunan, serta 3 Yon Banpur (Kavaleri, Armed, dan Arhanud).
- TNI Angkatan Laut: 1 Brigif Marinir dan 4 Yon Marinir.
- TNI Angkatan Udara: 1 Divisi II Korpasgat, 1 Brigade Korpasgat, 3 Yon Korpasgat, 1 Skadron Pendidikan, 2 Skadron Udara, dan 2 Satuan Radar.
Upacara yang dipimpin oleh Inspektur Upacara Presiden Prabowo dan Komandan Upacara Letjen TNI Lucky Avianto ini melibatkan kekuatan besar sebanyak 3.378 personel pasukan dari unsur TNI AD, TNI AL, TNI AU, hingga Komcad. Tidak hanya personel, sebanyak 38 unit Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) juga ditampilkan untuk menunjukkan kesiapan tempur militer Indonesia.
Semangat peringatan hut tni ini juga bergema di berbagai daerah. Di Kabupaten Belitung, Pemerintah Daerah menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah demi menjaga kedaulatan Negeri Laskar Pelangi. Senada dengan hal tersebut, P3AD DPD DKI Jakarta turut menyampaikan dukungan agar TNI terus menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi bela negara kepada masyarakat.
Secara keseluruhan, peringatan hari jadi ke-81 ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan manifestasi dari transformasi TNI yang semakin solid, modern, dan selalu menyatu dengan rakyat. Melalui penguatan satuan baru dan penghargaan bagi para pemimpinnya, TNI diharapkan mampu menghadapi tantangan geopolitik global yang semakin kompleks di masa depan.



Post Comment