Cara daftar Indodax dan cara verifikasi akun KTP menjadi hal penting bagi calon pengguna yang ingin mulai menggunakan platform perdagangan aset kripto di Indonesia. Sebelum dapat melakukan transaksi, pengguna perlu membuat akun terlebih dahulu dan menyelesaikan proses verifikasi identitas atau Know Your Customer (KYC).
Proses pendaftaran akun Indodax dapat dilakukan melalui website maupun aplikasi resmi. Setelah akun berhasil dibuat, pengguna perlu melakukan verifikasi email dan nomor handphone. Sementara itu, proses verifikasi identitas untuk Warga Negara Indonesia (WNI) dilakukan melalui aplikasi Indodax dengan menggunakan e-KTP dan verifikasi wajah.
Indodax juga menetapkan persyaratan tertentu bagi calon pengguna. Berdasarkan ketentuan resmi yang berlaku, pengguna harus berusia minimal 17 tahun dan memiliki identitas yang sah. Proses KYC dilakukan untuk memastikan identitas pengguna sesuai dengan data yang diberikan.
Lantas, bagaimana cara daftar Indodax dari HP atau website? Apa saja syarat verifikasi KTP dan bagaimana cara mengatasi jika proses KYC gagal? Simak panduan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Indodax?
Indodax merupakan platform perdagangan aset kripto yang menyediakan layanan bagi pengguna untuk melakukan aktivitas terkait aset kripto sesuai dengan ketentuan dan layanan yang tersedia di platform.
Untuk menggunakan fitur transaksi, pengguna tidak cukup hanya membuat akun. Proses verifikasi identitas juga menjadi bagian penting karena Indodax menerapkan prosedur KYC atau Know Your Customer.
KYC digunakan untuk memastikan bahwa akun benar-benar dimiliki oleh pengguna yang mendaftarkannya. Dalam proses ini, pengguna diminta memberikan identitas, data pribadi, informasi tempat tinggal, serta melakukan verifikasi wajah.
Karena melibatkan data pribadi seperti KTP dan biometrik, proses verifikasi sebaiknya dilakukan langsung oleh pemilik akun melalui aplikasi resmi.
Apa Saja Syarat Daftar Indodax?
Sebelum membuat akun, calon pengguna perlu memastikan telah memenuhi persyaratan yang berlaku.
Beberapa persyaratan utama antara lain:
- Berusia minimal 17 tahun.
- Memiliki identitas diri yang sah.
- Memiliki alamat email aktif.
- Memiliki nomor handphone aktif.
- Menyiapkan kata sandi yang kuat.
- Menggunakan data pribadi sendiri.
- Menyetujui syarat dan ketentuan Indodax.
- Menyelesaikan proses verifikasi email dan nomor handphone.
- Melakukan KYC melalui aplikasi Indodax.
Untuk WNI, dokumen identitas yang digunakan dalam proses KYC adalah e-KTP. Sementara WNA menggunakan dokumen identitas yang sesuai ketentuan Indodax.
Apakah Daftar Indodax Bisa Lewat HP?
Bisa. Pendaftaran akun Indodax dapat dilakukan menggunakan aplikasi resmi Indodax di smartphone. Calon pengguna juga dapat melakukan pendaftaran melalui website Indodax.
Namun, ada perbedaan penting antara proses registrasi dan proses verifikasi identitas.
Registrasi akun dapat dilakukan melalui website maupun aplikasi, sedangkan proses verifikasi KYC saat ini dilakukan melalui aplikasi mobile Indodax. Hal tersebut diperlukan karena pengguna harus menjalani proses verifikasi wajah menggunakan kamera smartphone.
Oleh karena itu, jika ingin menyelesaikan pendaftaran hingga KYC, sebaiknya siapkan smartphone dengan kamera depan dan belakang yang berfungsi dengan baik.
Cara Daftar Indodax Melalui Website
Bagi yang lebih nyaman menggunakan komputer atau browser HP, pendaftaran dapat dilakukan melalui website resmi Indodax.
Berikut langkah-langkahnya.
1. Buka Website Indodax
Pertama, buka website resmi Indodax melalui browser.
Pastikan alamat website yang digunakan benar dan jangan melakukan pendaftaran melalui tautan yang diberikan oleh orang tidak dikenal.
Hal ini penting karena proses pendaftaran membutuhkan informasi pribadi seperti email dan nomor handphone.
2. Klik Daftar
Setelah masuk ke halaman utama, pilih menu Daftar.
Selanjutnya, pengguna akan diarahkan ke halaman pembuatan akun.
3. Isi Data Pendaftaran
Masukkan informasi yang diminta pada formulir.
Gunakan data yang benar dan masih aktif, terutama alamat email dan nomor handphone.
Pastikan email yang digunakan dapat menerima pesan karena kode verifikasi akan dikirimkan ke alamat tersebut.
4. Baca Syarat dan Ketentuan
Sebelum membuat akun, baca syarat dan ketentuan yang tersedia.
Pengguna perlu memahami ketentuan platform dan pemberitahuan risiko perdagangan aset kripto sebelum melanjutkan.
Jika sudah memahami dan menyetujui ketentuan tersebut, lanjutkan proses pendaftaran.
5. Verifikasi Email
Setelah data pendaftaran dikirimkan, periksa inbox email.
Indodax akan mengirimkan kode verifikasi berupa 6 karakter alfanumerik sesuai proses pendaftaran yang berlaku.
Masukkan kode tersebut pada halaman verifikasi.
Jika email belum masuk, periksa folder spam atau junk mail sebelum meminta kode baru.
6. Verifikasi Nomor Handphone
Tahap berikutnya adalah melakukan verifikasi nomor handphone.
Kode verifikasi dapat dikirimkan melalui WhatsApp. Jika pengguna tidak memiliki WhatsApp atau kode tidak diterima, tersedia mekanisme pengiriman melalui SMS sesuai instruksi yang diberikan pada halaman verifikasi.
Masukkan kode dengan benar untuk menyelesaikan verifikasi nomor handphone.
7. Akun Berhasil Dibuat
Setelah verifikasi email dan nomor handphone berhasil, akun Indodax telah berhasil dibuat.
Namun, proses belum selesai jika pengguna ingin menggunakan layanan transaksi yang membutuhkan akun terverifikasi.
Tahap berikutnya adalah melakukan verifikasi identitas atau KYC melalui aplikasi Indodax.
Cara Daftar Indodax Lewat Aplikasi
Selain melalui website, calon pengguna juga dapat membuat akun langsung melalui aplikasi Indodax.
Langkah umumnya sebagai berikut:
- Download aplikasi resmi Indodax.
- Buka aplikasi.
- Pilih menu Daftar.
- Isi data yang diminta.
- Baca dan setujui syarat serta ketentuan.
- Verifikasi email menggunakan kode yang dikirimkan.
- Verifikasi nomor handphone.
- Selesaikan proses pembuatan akun.
- Buat PIN aplikasi apabila diminta.
- Lanjutkan ke proses verifikasi identitas.
Pastikan aplikasi diperoleh melalui toko aplikasi resmi dan bukan dari file APK atau tautan yang tidak dikenal.
Apa Saja Syarat Verifikasi KTP Indodax?
Bagi WNI, dokumen utama untuk proses KYC adalah e-KTP.
Sebelum melakukan verifikasi, siapkan:
- e-KTP asli dalam bentuk fisik.
- Smartphone dengan kamera depan yang berfungsi.
- Kamera belakang yang berfungsi.
- Pencahayaan yang cukup.
- Koneksi internet stabil.
- Data pribadi yang sesuai dengan KTP.
Indodax menyarankan pengguna menyiapkan e-KTP fisik dan memastikan kamera perangkat berfungsi dengan baik.
Hindari menggunakan foto atau salinan KTP yang tidak sesuai dengan instruksi proses verifikasi apabila aplikasi meminta pengguna mengambil foto identitas secara langsung.
Cara Verifikasi Akun Indodax dengan KTP
Setelah akun berhasil dibuat dan email terverifikasi, pengguna dapat melanjutkan proses KYC melalui aplikasi Indodax.
Berikut langkah-langkahnya.
1. Login ke Aplikasi Indodax
Buka aplikasi resmi Indodax dan masuk menggunakan akun yang sudah dibuat.
Pastikan login dilakukan pada aplikasi resmi.
2. Buka Pengaturan Akun
Setelah masuk, buka menu pengaturan akun.
Cari pilihan Verifikasi Akun Anda.
3. Pilih Mulai Verifikasi Akun
Klik Mulai Verifikasi Akun untuk memulai proses KYC.
Pada proses ini terdapat beberapa tahap yang perlu diselesaikan.
4. Pilih Negara Asal
Pilih negara asal sesuai kewarganegaraan.
Untuk pengguna Indonesia, pilih Indonesia.
5. Foto e-KTP
Selanjutnya, aplikasi akan meminta pengguna mengambil foto e-KTP.
Tempatkan KTP pada area yang telah disediakan.
Pastikan seluruh bagian KTP terlihat jelas. Jangan sampai KTP tertutup jari, terpotong, terlalu gelap, atau terkena pantulan cahaya.
6. Periksa Foto KTP
Setelah foto diambil, periksa kembali hasilnya.
Jika tulisan terlihat jelas dan seluruh bagian dokumen terbaca, lanjutkan ke tahap berikutnya.
Jika foto buram atau tidak terbaca, lakukan pengambilan ulang sesuai petunjuk aplikasi.
7. Isi Data KTP
Setelah foto identitas berhasil, pengguna akan diminta mengisi detail data KTP.
Masukkan data sesuai dengan e-KTP.
Untuk masa berlaku KTP, pengguna WNI dapat memilih opsi Seumur Hidup apabila sesuai dengan dokumen identitas yang digunakan.
8. Lengkapi Data Pribadi
Tahap berikutnya adalah mengisi data pribadi.
Data yang diminta dapat mencakup informasi mengenai alamat, pekerjaan, dan informasi lain yang diperlukan dalam proses KYC.
Pastikan semua data sesuai kondisi sebenarnya.
9. Isi Data Relasi dan Finansial
Pengguna juga akan diminta melengkapi bagian Relasi dan Finansial.
Isi informasi sesuai keadaan sebenarnya.
Jangan memasukkan informasi secara asal hanya agar proses verifikasi cepat selesai.
10. Lakukan Verifikasi Wajah
Tahap selanjutnya adalah Face Detection atau verifikasi wajah.
Klik Mulai Verifikasi Wajah, kemudian ikuti instruksi yang muncul di layar.
Pastikan wajah terlihat jelas dan berada dalam pencahayaan yang cukup.
Indodax menyarankan pengguna tidak menggunakan kacamata atau masker saat melakukan proses verifikasi wajah.
11. Konfirmasi Data
Setelah seluruh tahapan KYC selesai, periksa kembali data yang akan dikirimkan.
Pastikan tidak terdapat kesalahan informasi sebelum mengirimkan permohonan verifikasi.
12. Setujui Ketentuan
Pengguna perlu menyetujui Syarat dan Ketentuan serta surat pernyataan residensi pajak perseorangan yang ditampilkan pada proses KYC.
Jika sudah sesuai, centang persetujuan dan klik Kirim.
Berapa Lama Verifikasi KTP Indodax?
Menurut informasi resmi Indodax, proses verifikasi KYC untuk WNI dapat membutuhkan waktu maksimal 1 x 24 jam.
Namun, dalam beberapa kasus, pemeriksaan tambahan dapat menyebabkan proses membutuhkan waktu lebih lama. Indodax menyebut proses tersebut dapat selesai dalam waktu kurang dari 2 x 24 jam pada hari kerja.
Karena itu, pengguna tidak perlu langsung mengulangi proses KYC apabila status masih dalam pemeriksaan.
Pantau email dan notifikasi aplikasi untuk mengetahui hasil verifikasi.
Kenapa Verifikasi KTP Indodax Gagal?
Verifikasi KTP dapat mengalami kendala karena berbagai faktor.
Salah satunya adalah kualitas foto identitas yang kurang baik. Foto yang buram, gelap, terpotong, atau terkena pantulan cahaya dapat menyulitkan sistem membaca dokumen.
Selain itu, ketidaksesuaian data antara KTP dan informasi yang dimasukkan juga dapat menyebabkan proses verifikasi perlu diperiksa kembali.
Masalah kamera atau pencahayaan ketika melakukan verifikasi wajah juga dapat memengaruhi proses Face Detection.
Jika verifikasi gagal, periksa kembali instruksi yang diberikan pada aplikasi dan lakukan perbaikan sesuai permintaan.
Tips Agar Verifikasi KTP Indodax Berhasil
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan sebelum memulai KYC.
Gunakan KTP Asli
Siapkan e-KTP fisik. Jangan menggunakan dokumen yang bukan milik sendiri.
Pastikan Kamera Bersih
Bersihkan lensa kamera smartphone sebelum mengambil foto KTP dan melakukan verifikasi wajah.
Gunakan Pencahayaan yang Cukup
Lakukan proses KYC di ruangan dengan cahaya yang cukup agar wajah dan dokumen dapat terlihat jelas.
Jangan Menggunakan Masker
Saat melakukan Face Detection, pastikan wajah terlihat sesuai instruksi aplikasi.
Hindari Kacamata
Indodax menyarankan pengguna tidak menggunakan kacamata ketika melakukan verifikasi wajah.
Gunakan Internet Stabil
Koneksi yang tidak stabil dapat mengganggu proses pengambilan foto atau verifikasi wajah.
Isi Data Sesuai KTP
Jangan menggunakan informasi yang berbeda dengan identitas resmi.
Apakah Verifikasi Indodax Bisa Dilakukan Lewat Website?
Saat ini, verifikasi akun atau KYC Indodax dilakukan melalui aplikasi mobile.
Website digunakan untuk kebutuhan seperti registrasi dan akses akun, tetapi proses verifikasi identitas membutuhkan kamera smartphone untuk melakukan Face Detection.
Karena itu, calon pengguna sebaiknya langsung memasang aplikasi Indodax setelah menyelesaikan registrasi dan verifikasi awal.
Apakah Aman Mengirim Foto KTP ke Indodax?
Foto identitas merupakan data pribadi yang penting sehingga pengguna harus berhati-hati ketika melakukan KYC.
Lakukan proses hanya melalui aplikasi resmi Indodax. Jangan mengirimkan foto KTP kepada pihak yang mengaku sebagai admin Indodax melalui WhatsApp, Telegram, media sosial, atau platform lainnya jika tidak diperlukan oleh prosedur resmi.
Selain itu, jangan pernah memberikan kode OTP, PIN, password, atau kode keamanan kepada orang lain.
Jika ada pihak yang meminta kode tersebut dengan alasan membantu proses verifikasi, pengguna perlu berhati-hati karena kode keamanan bersifat pribadi.
Apa yang Harus Dilakukan Setelah Akun Terverifikasi?
Setelah KYC berhasil, pengguna dapat menggunakan fitur akun sesuai status dan ketentuan yang berlaku.
Sebelum melakukan transaksi aset kripto, sebaiknya pahami terlebih dahulu cara kerja aset kripto, biaya transaksi, risiko perubahan harga, serta ketentuan yang berlaku pada platform.
Aset kripto memiliki risiko harga yang dapat berubah secara signifikan. Karena itu, jangan menggunakan dana yang tidak sanggup ditanggung risikonya dan jangan menganggap keuntungan sebagai sesuatu yang pasti.
Cara Menjaga Keamanan Akun Indodax
Membuat akun dan menyelesaikan KYC bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Keamanan akun juga harus menjadi prioritas.
Gunakan password yang kuat dan tidak digunakan pada akun lain.
Aktifkan fitur keamanan tambahan yang tersedia pada akun apabila diperlukan.
Jangan memberikan OTP kepada siapapun. Selain itu, berhati-hatilah terhadap pesan yang mengatasnamakan Indodax.
Jika menerima email atau pesan mencurigakan, jangan langsung mengklik tautan di dalamnya. Periksa kembali alamat website dan sumber pesan.
FAQ Cara Daftar Indodax dan Verifikasi KTP
Apakah daftar Indodax gratis?
Pembuatan akun merupakan proses registrasi pengguna. Namun, biaya tertentu dapat berlaku untuk aktivitas atau transaksi yang dilakukan setelah akun digunakan. Pengguna sebaiknya memeriksa ketentuan biaya terbaru sebelum melakukan transaksi.
Apakah umur 17 tahun bisa daftar Indodax?
Berdasarkan ketentuan umum Indodax saat ini, calon pengguna harus berusia minimal 17 tahun.
Apakah verifikasi Indodax wajib?
Registrasi dan verifikasi merupakan tahapan yang diperlukan sebelum menggunakan layanan platform sesuai ketentuan yang berlaku. Verifikasi identitas dilakukan melalui proses KYC.
Apakah verifikasi KTP Indodax bisa lewat laptop?
Untuk proses KYC, saat ini verifikasi identitas dilakukan melalui aplikasi mobile Indodax. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan Face Detection menggunakan kamera smartphone.
Berapa lama verifikasi akun Indodax?
Indodax menyebut proses verifikasi WNI dapat membutuhkan waktu maksimal 1 x 24 jam. Dalam kasus tertentu yang membutuhkan pemeriksaan tambahan, proses dapat berlangsung lebih lama.
Kenapa KTP Indodax tidak terbaca?
Pastikan foto KTP jelas, tidak buram, tidak terpotong, pencahayaan cukup, dan KTP ditempatkan sesuai area yang ditentukan aplikasi.
Apakah bisa menggunakan KTP orang lain?
Tidak. Gunakan identitas milik sendiri dan pastikan data KYC sesuai dengan pemilik akun.
Apakah verifikasi wajah wajib dilakukan?
Verifikasi wajah merupakan bagian dari proses KYC Indodax untuk memastikan keabsahan identitas pengguna.
Kesimpulan
Cara daftar Indodax dapat dilakukan melalui website maupun aplikasi resmi. Calon pengguna perlu mengisi data dengan benar, menyetujui ketentuan, melakukan verifikasi email, serta memverifikasi nomor handphone.
Setelah akun berhasil dibuat, pengguna WNI perlu melakukan verifikasi identitas atau KYC melalui aplikasi Indodax dengan menggunakan e-KTP. Prosesnya meliputi pengambilan foto KTP, pengisian data pribadi, informasi relasi dan finansial, serta Face Detection.
Agar proses verifikasi berjalan lancar, gunakan e-KTP asli, pastikan kamera smartphone berfungsi dengan baik, gunakan pencahayaan yang cukup, dan isi seluruh informasi sesuai dokumen resmi.
Indodax menyebut verifikasi WNI dapat memerlukan waktu maksimal 1 x 24 jam, meskipun pemeriksaan tambahan dalam kondisi tertentu dapat membuat proses berlangsung lebih lama. Setelah akun terverifikasi, pengguna tetap perlu memahami risiko aset kripto dan menjaga keamanan akun dengan tidak membagikan password, PIN, maupun kode OTP kepada siapapun.
Penulis: W.S



Post Comment