Memahami kebahasaan artikel ilmiah merupakan salah satu kemampuan penting dalam pelajaran Bahasa Indonesia SMA. Artikel ilmiah tidak hanya membutuhkan isi yang berdasarkan fakta dan data, tetapi juga harus menggunakan bahasa yang baku, jelas, objektif, logis, dan sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia.
Melalui latihan soal kebahasaan artikel ilmiah Bahasa Indonesia SMA, siswa dapat mengasah kemampuan dalam mengenali istilah ilmiah, kalimat efektif, kata baku, konjungsi, penggunaan ejaan, serta struktur kalimat yang sering ditemukan dalam artikel ilmiah.
Artikel ini menyediakan contoh soal beserta jawaban dan pembahasannya yang dapat digunakan sebagai bahan belajar menghadapi ulangan, Penilaian Sumatif, maupun ujian Bahasa Indonesia.
Pengertian Kebahasaan Artikel Ilmiah
Artikel ilmiah adalah tulisan yang membahas suatu permasalahan berdasarkan fakta, data, penelitian, atau kajian tertentu. Karena bersifat ilmiah, bahasa yang digunakan harus mampu menyampaikan informasi secara tepat dan tidak menimbulkan makna ganda.
Beberapa ciri kebahasaan artikel ilmiah antara lain menggunakan kata baku, istilah ilmiah, kalimat efektif, konjungsi, kata teknis, serta bahasa yang objektif.
Contohnya:
Penggunaan energi terbarukan dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
Kalimat tersebut menggunakan istilah teknis seperti energi terbarukan dan bahan bakar fosil. Penyampaiannya juga bersifat objektif dan tidak menggunakan bahasa percakapan sehari-hari.
Ciri-Ciri Kebahasaan Artikel Ilmiah
Sebelum mengerjakan soal, siswa perlu memahami beberapa ciri kebahasaan yang sering muncul dalam artikel ilmiah.
1. Menggunakan Kata Baku
Artikel ilmiah menggunakan kata yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Contohnya adalah risiko, bukan resiko, serta praktik, bukan praktek.
2. Menggunakan Istilah Ilmiah
Istilah ilmiah digunakan untuk menjelaskan suatu konsep secara lebih tepat. Misalnya, ekosistem, populasi, inflasi, fotosintesis, dan digitalisasi.
3. Menggunakan Kalimat Efektif
Kalimat harus memiliki susunan yang jelas, hemat kata, dan mudah dipahami.
Contoh:
Para siswa-siswa mengikuti kegiatan penelitian.
Kalimat tersebut tidak efektif karena terdapat pengulangan makna pada kata para dan siswa-siswa. Bentuk efektifnya adalah:
Para siswa mengikuti kegiatan penelitian.
4. Menggunakan Konjungsi
Konjungsi atau kata penghubung digunakan untuk menghubungkan kata, frasa, klausa, atau kalimat. Contohnya adalah karena, sehingga, tetapi, namun, selain itu, dan oleh karena itu.
5. Bersifat Objektif
Artikel ilmiah lebih mengutamakan fakta dan hasil kajian daripada pendapat pribadi yang tidak didukung bukti.
Latihan Soal Kebahasaan Artikel Ilmiah
Soal 1
Kalimat berikut yang paling sesuai dengan kaidah kebahasaan artikel ilmiah adalah …
A. Banyak banget siswa yang suka menggunakan internet buat belajar.
B. Internet itu sangat keren dan pastinya berguna bagi semua orang.
C. Penggunaan internet dapat membantu siswa memperoleh sumber belajar yang lebih beragam.
D. Menurut saya, internet merupakan teknologi paling hebat sepanjang masa.
E. Siswa zaman sekarang kayaknya tidak bisa hidup tanpa internet.
Jawaban: C
Pembahasan:
Kalimat C menggunakan bahasa baku, objektif, dan informatif. Pilihan lainnya menggunakan bahasa tidak baku atau mengandung pendapat subjektif.
Soal 2
Kata berikut yang merupakan kata baku adalah …
A. Resiko
B. Aktifitas
C. Analisa
D. Efektif
E. Ijin
Jawaban: D
Pembahasan:
Bentuk baku yang tepat adalah efektif. Bentuk baku lainnya adalah risiko, aktivitas, analisis, dan izin.
Soal 3
Perhatikan kalimat berikut!
Penelitian tersebut dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial terhadap konsentrasi belajar siswa.
Ciri kebahasaan artikel ilmiah yang terdapat dalam kalimat tersebut adalah …
A. Menggunakan bahasa persuasif
B. Menggunakan istilah teknis dan bahasa objektif
C. Menggunakan ungkapan emosional
D. Menggunakan bahasa pergaulan
E. Menggunakan majas hiperbola
Jawaban: B
Pembahasan:
Kalimat tersebut menggunakan istilah yang berkaitan dengan penelitian, seperti pengaruh, media sosial, dan konsentrasi belajar. Kalimat juga disampaikan secara objektif.
Soal 4
Kalimat yang tidak efektif adalah …
A. Penelitian dilakukan selama tiga bulan.
B. Data penelitian diperoleh melalui wawancara.
C. Para peserta-peserta mengikuti kegiatan dengan tertib.
D. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan.
E. Peneliti melakukan analisis terhadap data yang diperoleh.
Jawaban: C
Pembahasan:
Kata para sudah menunjukkan bentuk jamak sehingga tidak perlu menggunakan peserta-peserta. Kalimat yang efektif adalah “Para peserta mengikuti kegiatan dengan tertib.”
Soal 5
Perhatikan kalimat berikut!
Penggunaan kendaraan pribadi meningkat sehingga menyebabkan kemacetan di sejumlah ruas jalan.
Perbaikan kalimat tersebut agar lebih efektif adalah …
A. Penggunaan kendaraan pribadi meningkat sehingga kemacetan terjadi.
B. Penggunaan kendaraan pribadi meningkat dan sehingga menyebabkan kemacetan.
C. Penggunaan kendaraan pribadi meningkat yang menyebabkan sehingga kemacetan.
D. Karena penggunaan kendaraan pribadi meningkat sehingga kemacetan.
E. Penggunaan kendaraan pribadi sangat meningkat sekali sehingga menyebabkan kemacetan.
Jawaban: A
Pembahasan:
Penggunaan sehingga dan menyebabkan secara bersamaan membuat hubungan sebab-akibat menjadi kurang efektif. Kalimat A lebih sederhana dan tetap menyampaikan hubungan sebab-akibat.
Soal 6
Istilah mitigasi dalam artikel ilmiah yang membahas bencana alam memiliki makna …
A. Proses memperbesar dampak bencana
B. Upaya mengurangi risiko atau dampak bencana
C. Proses menghentikan seluruh bencana
D. Kegiatan setelah bencana selesai
E. Proses memprediksi cuaca
Jawaban: B
Pembahasan:
Mitigasi merupakan berbagai upaya yang dilakukan untuk mengurangi risiko dan dampak yang dapat ditimbulkan oleh suatu bencana.
Soal 7
Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat berikut adalah …
Penggunaan energi fosil masih cukup tinggi, … sumber energi terbarukan mulai dikembangkan.
A. karena
B. sehingga
C. sedangkan
D. agar
E. akibatnya
Jawaban: C
Pembahasan:
Konjungsi sedangkan digunakan untuk menunjukkan perbandingan atau pertentangan antara dua kondisi. Kalimat tersebut membandingkan penggunaan energi fosil dengan pengembangan energi terbarukan.
Soal 8
Kalimat berikut yang menunjukkan objektivitas dalam artikel ilmiah adalah …
A. Menurut saya, penelitian ini sangat luar biasa.
B. Saya yakin hasil penelitian tersebut pasti benar.
C. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca siswa.
D. Penelitian ini benar-benar keren dan menarik.
E. Semua orang pasti setuju dengan hasil penelitian ini.
Jawaban: C
Pembahasan:
Kalimat C menggunakan hasil penelitian sebagai dasar informasi. Tidak terdapat ungkapan emosional atau pendapat pribadi.
Soal 9
Perhatikan kalimat berikut!
Oleh karena itu, penggunaan teknologi dalam pembelajaran perlu dilakukan secara bijaksana.
Fungsi konjungsi oleh karena itu adalah …
A. Menunjukkan pertentangan
B. Menunjukkan pilihan
C. Menunjukkan sebab-akibat atau kesimpulan
D. Menunjukkan urutan waktu
E. Menunjukkan perbandingan
Jawaban: C
Pembahasan:
Oleh karena itu digunakan untuk menunjukkan akibat atau kesimpulan yang didasarkan pada penjelasan sebelumnya.
Soal 10
Kalimat yang paling tepat digunakan dalam artikel ilmiah adalah …
A. Anak muda sekarang tuh sering banget main media sosial.
B. Media sosial memang paling bagus untuk semua orang.
C. Penggunaan media sosial secara berlebihan dapat memengaruhi pola aktivitas penggunanya.
D. Media sosial benar-benar bikin orang lupa waktu.
E. Semua orang pasti kecanduan media sosial.
Jawaban: C
Pembahasan:
Kalimat C bersifat objektif, menggunakan bahasa baku, dan tidak melakukan generalisasi berlebihan. Kalimat tersebut juga sesuai dengan karakter artikel ilmiah.
Tips Mengerjakan Soal Kebahasaan Artikel Ilmiah
Agar lebih mudah mengerjakan soal kebahasaan artikel ilmiah, perhatikan beberapa hal berikut.
Pertama, kenali kata baku dan tidak baku. Hal ini sering menjadi materi yang muncul dalam soal Bahasa Indonesia.
Kedua, perhatikan apakah kalimat sudah efektif. Hindari kalimat yang menggunakan kata secara berlebihan atau memiliki pengulangan yang tidak diperlukan.
Ketiga, pahami fungsi konjungsi. Jangan hanya menghafal kata penghubung, tetapi pahami hubungan yang ditunjukkannya, seperti sebab-akibat, pertentangan, penambahan, dan kesimpulan.
Keempat, perhatikan istilah ilmiah berdasarkan konteks. Satu istilah dapat memiliki makna khusus dalam bidang tertentu.
Terakhir, pilih kalimat yang objektif dan berdasarkan fakta ketika soal menanyakan karakteristik bahasa artikel ilmiah.
Kesimpulan
Latihan soal kebahasaan artikel ilmiah Bahasa Indonesia SMA dapat membantu siswa memahami penggunaan bahasa yang sesuai dalam tulisan ilmiah. Materi yang perlu dikuasai meliputi kata baku, istilah ilmiah, kalimat efektif, konjungsi, ejaan, dan penggunaan bahasa yang objektif.
Dengan memahami ciri-ciri tersebut, siswa tidak hanya dapat menjawab soal dengan lebih baik, tetapi juga mampu menyusun artikel ilmiah dengan bahasa yang jelas, logis, dan sesuai kaidah Bahasa Indonesia. Semakin sering berlatih, semakin mudah pula mengenali kesalahan kebahasaan dalam sebuah artikel.
Penulis: Shofiya M.P

Post Comment