Terungkap! Kronologi dan Akhir Pelarian Pengasuh yang Tampar dan Cekik Balita di Palembang yang Viral

Terungkap! Kronologi dan Akhir Pelarian Pengasuh yang Tampar dan Cekik Balita di Palembang yang Viral

Sekolapedia – 20 September 2026 | Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur yang sempat menghebohkan jagat maya akhirnya menemui titik terang. Berita mengenai Akhir pelarian pengasuh yang tampar dan cekik balita di Palembang menjadi sorotan publik setelah video durasi 50 detik yang memperlihatkan aksi brutal seorang pengasuh terhadap balita perempuan berusia 2 tahun 11 bulan tersebar luas di media sosial Instagram.

Peristiwa memilukan ini terjadi di sebuah rumah di Jalan Perumahan Griya Makmur II, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, pada Rabu, 16 September 2026. Insiden tersebut bermula saat pelaku, yang diketahui berinisial NS, sedang memberikan makan kepada korban. Namun, karena korban menolak untuk makan, pelaku yang diduga tidak sabar kemudian melampiaskan amarahnya dengan melakukan tindakan kekerasan fisik yang sangat keji.

Kronologi Kejadian dan Detik-detik Viral

Dalam rekaman video yang viral, terlihat pelaku sedang menyuapi anak sambil bermain ponsel. Situasi berubah mencekam ketika anak tersebut menangis. Pelaku tampak kehilangan kendali dan melakukan serangkaian tindakan kekerasan, mulai dari menampar, mendorong, menjambak rambut, hingga mencekik korban. Tak hanya itu, pelaku juga terdengar melontarkan makian kasar kepada balita malang tersebut.

Berdasarkan keterangan kepolisian, ibu korban saat kejadian sedang bekerja di Batam. Korban sebelumnya dititipkan kepada neneknya, yang kemudian menitipkan sang cucu kepada pelaku (NS) yang merupakan pengasuh berbayar. Setelah melakukan aksinya, pelaku sempat menghubungi ibu korban melalui WhatsApp untuk meminta maaf atas kekerasan yang dilakukan karena alasan anak tidak mau makan. Hal inilah yang memicu kecurigaan dan kekhawatiran mendalam bagi sang ibu.

Mendengar permintaan maaf yang tidak wajar tersebut, pelapor segera memesan tiket pulang ke Palembang untuk memastikan kondisi buah hatinya. Setibanya di rumah, ibu korban langsung memeriksa anaknya dan menemukan luka memar pada bagian dagu. Kecurigaan semakin kuat setelah sang nenek mendapatkan rekaman video kekerasan tersebut dari tetangga sekitar.

Penangkapan Pelaku oleh Polda Sumsel

Melihat bukti kekerasan yang nyata, ibu korban langsung melaporkan kejadian ini ke SPKT Polda Sumsel. Pihak kepolisian melalui Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) segera melakukan penyelidikan intensif. Upaya pengejaran pun dilakukan setelah pelaku sempat menghilang dari lokasi kejadian.

Upaya kepolisian akhirnya membuahkan hasil. Akhir pelarian pengasuh yang tampar dan cekik balita di Palembang terjadi pada Jumat, 18 September 2026, sekitar pukul 15.10 WIB. Pelaku berhasil diamankan oleh petugas di kawasan Jalan R Sukamto, Kemuning, Palembang. Setelah menjalani interogasi awal, pelaku NS mengakui seluruh perbuatannya dan membenarkan bahwa dialah sosok dalam video viral tersebut yang melakukan kekerasan fisik terhadap korban.

Berikut adalah ringkasan fakta kasus penganiayaan balita di Palembang:

Informasi Detail Kejadian
Identitas Korban Balita Perempuan (2 Tahun 11 Bulan)
Identitas Pelaku NS (Pengasuh)
Lokasi Kejadian Perumahan Griya Makmur II, Talang Jambe, Palembang
Waktu Kejadian Rabu, 16 September 2026
Waktu Penangkapan Jumat, 18 September 2026
Motif Korban tidak mau makan

Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polda Sumsel untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Kasus ini menjadi pengingat keras bagi para orang tua akan pentingnya melakukan seleksi ketat terhadap pengasuh anak guna menghindari kejadian serupa terulang kembali.

Secara keseluruhan, penangkapan ini menjadi Akhir pelarian pengasuh yang tampar dan cekik balita di Palembang yang memberikan rasa keadilan bagi korban. Penegakan hukum yang cepat oleh Polda Sumsel membuktikan komitmen kepolisian dalam melindungi hak-hak anak dari segala bentuk kekerasan fisik maupun psikis.

Post Comment