Passive voice atau kalimat pasif merupakan salah satu materi penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Materi ini sering ditemukan dalam tugas, latihan soal, hingga ujian Bahasa Inggris. Salah satu bentuk soal yang cukup sering muncul adalah mengubah kalimat aktif menjadi pasif (passive voice).
Bagi sebagian siswa, mengubah kalimat aktif menjadi pasif mungkin terlihat sulit karena harus memperhatikan objek, bentuk to be, dan perubahan kata kerja. Namun, jika memahami pola dan langkahnya, soal passive voice sebenarnya dapat dikerjakan dengan mudah.
Artikel ini akan membahas pengertian passive voice, rumus yang digunakan, langkah-langkah mengubah kalimat aktif menjadi pasif, serta contoh soal mengubah kalimat aktif menjadi pasif dan cara mengerjakannya.
Apa Itu Passive Voice?
Passive voice adalah kalimat yang menempatkan objek yang dikenai tindakan sebagai fokus utama kalimat. Berbeda dengan active voice yang menekankan pelaku tindakan, passive voice lebih menekankan tindakan atau objek yang menerima tindakan tersebut.
Contohnya:
Active: The teacher explains the lesson.
Passive: The lesson is explained by the teacher.
Pada kalimat aktif, the teacher menjadi subjek yang melakukan tindakan. Sementara itu, pada kalimat pasif, the lesson menjadi subjek karena menjadi pihak yang menerima tindakan.
Dalam kalimat passive voice, pelaku biasanya dapat ditulis menggunakan by, tetapi tidak selalu harus dicantumkan jika pelakunya tidak diketahui, tidak penting, atau sudah jelas dari konteks.
Rumus Dasar Passive Voice
Secara umum, pola passive voice adalah:
Subject + to be + Verb 3 + by + object
Namun, bentuk to be yang digunakan harus disesuaikan dengan tense kalimat aktif.
Beberapa pola passive voice yang umum digunakan adalah sebagai berikut.
1. Simple Present Tense
Rumus:
S + am/is/are + V3
Contoh:
Active: The students clean the classroom.
Passive: The classroom is cleaned by the students.
2. Simple Past Tense
Rumus:
S + was/were + V3
Contoh:
Active: Rina wrote a letter.
Passive: A letter was written by Rina.
3. Present Continuous Tense
Rumus:
S + am/is/are + being + V3
Contoh:
Active: The workers are repairing the road.
Passive: The road is being repaired by the workers.
4. Past Continuous Tense
Rumus:
S + was/were + being + V3
Contoh:
Active: They were painting the house.
Passive: The house was being painted by them.
5. Present Perfect Tense
Rumus:
S + has/have + been + V3
Contoh:
Active: She has finished the homework.
Passive: The homework has been finished by her.
6. Simple Future Tense
Rumus:
S + will + be + V3
Contoh:
Active: They will build a new school.
Passive: A new school will be built by them.
Cara Mengubah Kalimat Aktif Menjadi Pasif
Agar lebih mudah, terdapat beberapa langkah yang bisa digunakan ketika mengubah active voice menjadi passive voice.
Langkah 1: Tentukan Subject, Verb, dan Object
Pertama, cari subjek, kata kerja, dan objek dalam kalimat aktif.
Contoh:
The students clean the classroom.
- Subject: The students
- Verb: clean
- Object: the classroom
Objek dalam kalimat aktif nantinya akan menjadi subjek dalam kalimat pasif.
Langkah 2: Pindahkan Object Menjadi Subject
Objek the classroom dipindahkan ke bagian awal kalimat.
The classroom …
Langkah 3: Tentukan Tense dan Bentuk To Be
Kalimat The students clean the classroom menggunakan Simple Present Tense. Karena the classroom merupakan kata benda tunggal, maka to be yang digunakan adalah is.
Langkah 4: Ubah Verb Menjadi Verb 3
Kata kerja clean diubah menjadi bentuk ketiga, yaitu cleaned.
Langkah 5: Tambahkan By + Subject
Pelaku dari kalimat aktif dapat ditambahkan setelah kata by.
Hasil akhirnya:
The classroom is cleaned by the students.
Contoh Soal 1: Simple Present
Soal:
Change the following sentence into passive voice:
The chef cooks the food.
Pembahasan
Subject = the chef
Verb = cooks
Object = the food
Objek the food menjadi subjek dalam kalimat pasif. Karena menggunakan Simple Present dan the food dianggap tunggal, digunakan is.
Verb cook diubah menjadi cooked.
Jawaban:
The food is cooked by the chef.
Contoh Soal 2: Simple Past
Soal:
Change the following sentence into passive voice:
Dina cleaned the room yesterday.
Pembahasan
Subject = Dina
Verb = cleaned
Object = the room
Karena kalimat menggunakan Simple Past, to be yang digunakan adalah was/were. Karena the room tunggal, digunakan was.
Kata kerja cleaned tetap dalam bentuk Verb 3 karena bentuk Verb 2 dan Verb 3-nya sama.
Jawaban:
The room was cleaned by Dina yesterday.
Contoh Soal 3: Present Continuous
Soal:
Change the following sentence into passive voice:
The students are preparing the project.
Pembahasan
Subject = the students
Verb = are preparing
Object = the project
Kalimat tersebut menggunakan Present Continuous. Pola passive voice-nya adalah:
am/is/are + being + V3
Karena the project tunggal, digunakan is being. Kata prepare diubah menjadi prepared.
Jawaban:
The project is being prepared by the students.
Contoh Soal 4: Present Perfect
Soal:
Change the following sentence into passive voice:
The company has completed the project.
Pembahasan
Subject = the company
Verb = has completed
Object = the project
Kalimat menggunakan Present Perfect. Polanya adalah:
has/have + been + V3
Karena the project tunggal, digunakan has been.
Jawaban:
The project has been completed by the company.
Contoh Soal 5: Simple Future
Soal:
Change the following sentence into passive voice:
The government will build a new bridge.
Pembahasan
Subject = the government
Verb = will build
Object = a new bridge
Kalimat menggunakan Simple Future dengan will. Dalam passive voice, polanya menjadi will be + Verb 3.
Kata kerja build memiliki bentuk Verb 3 built.
Jawaban:
A new bridge will be built by the government.
Hal yang Harus Diperhatikan Saat Mengerjakan Passive Voice
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak salah ketika mengubah kalimat aktif menjadi pasif.
Pertama, pastikan kalimat aktif memiliki object. Tidak semua kata kerja dapat digunakan dalam bentuk passive voice. Passive voice umumnya digunakan pada kata kerja yang memiliki objek.
Kedua, perhatikan tense kalimat. Bentuk to be dalam passive voice harus mengikuti tense yang digunakan pada kalimat aktif.
Ketiga, kata kerja utama dalam passive voice harus menggunakan Verb 3 (past participle).
Keempat, perhatikan perubahan kata ganti atau pronoun. Misalnya, he dapat berubah menjadi him, she menjadi her, they menjadi them, dan we menjadi us ketika ditempatkan setelah kata by.
Kelima, kata by tidak selalu wajib digunakan. Jika pelaku tidak diketahui atau tidak penting, bagian tersebut dapat dihilangkan.
Contohnya:
Someone stole my bag.
Passive:
My bag was stolen.
Kalimat pasif tersebut tetap benar meskipun pelaku tidak disebutkan.
Tips Mudah Mengingat Passive Voice
Cara paling mudah untuk mengingat passive voice adalah dengan memahami konsep “yang dikenai tindakan menjadi fokus utama.”
Jika kalimat aktif berbentuk:
Someone does something
maka kalimat pasif pada dasarnya menjadi:
Something is done by someone
Setelah itu, tinggal sesuaikan bentuk to be dengan tense yang digunakan dan ubah kata kerja utama menjadi Verb 3.
Kesimpulan
Passive voice adalah bentuk kalimat yang menempatkan pihak atau benda yang menerima tindakan sebagai fokus kalimat. Untuk mengubah kalimat aktif menjadi pasif, langkah utamanya adalah menemukan objek, memindahkan objek menjadi subjek, menentukan to be berdasarkan tense, mengubah kata kerja menjadi Verb 3, kemudian menambahkan by + pelaku jika diperlukan.
Dengan memahami pola seperti is/am/are + V3, was/were + V3, is/am/are being + V3, has/have been + V3, dan will be + V3, siswa dapat mengerjakan berbagai contoh soal passive voice dengan lebih mudah.
Kunci utamanya adalah jangan hanya menghafalkan rumus, tetapi pahami fungsi setiap bagian dalam kalimat. Semakin sering berlatih mengubah active voice menjadi passive voice, semakin mudah pula mengenali pola dan menentukan jawaban yang tepat.
penulis: shofiya m.p
Post Comment