Contoh Soal TOEFL Structure and Written Expression Beserta Cara Mengerjakannya

Contoh Soal TOEFL Structure and Written Expression Beserta Cara Mengerjakannya

TOEFL atau Test of English as a Foreign Language merupakan salah satu tes kemampuan bahasa Inggris yang menguji berbagai keterampilan, seperti pemahaman membaca, mendengarkan, serta kemampuan menggunakan struktur bahasa Inggris dengan benar. Salah satu bagian yang sering dianggap cukup menantang adalah TOEFL Structure and Written Expression.

Bagian ini menguji kemampuan peserta dalam memahami tata bahasa atau grammar bahasa Inggris. Peserta perlu memilih jawaban yang paling tepat untuk melengkapi sebuah kalimat atau menentukan bagian kalimat yang memiliki kesalahan.

Bagi pelajar yang sedang mempersiapkan diri menghadapi TOEFL, memahami pola soal dapat membantu proses pengerjaan menjadi lebih terarah. Artikel ini akan membahas contoh soal TOEFL Structure and Written Expression beserta cara mengerjakannya, mulai dari mengenali pola kalimat hingga menentukan jawaban yang tepat.

Apa Itu TOEFL Structure and Written Expression?

Structure and Written Expression merupakan bagian tes yang berfokus pada penggunaan struktur bahasa Inggris. Soal biasanya menguji kemampuan peserta dalam mengenali susunan kalimat yang benar, penggunaan kata kerja, kata benda, kata sifat, kata keterangan, kata penghubung, hingga bentuk waktu atau tense.

Secara umum, terdapat dua bentuk soal. Pada bagian Structure, peserta diminta memilih kata atau frasa yang tepat untuk melengkapi kalimat. Sementara itu, pada bagian Written Expression, peserta diminta menemukan bagian kalimat yang mengandung kesalahan.

Karena itu, peserta tidak hanya perlu menghafal kosakata, tetapi juga harus memahami fungsi setiap kata dalam sebuah kalimat.

Tips Mengerjakan TOEFL Structure

Sebelum melihat contoh soal, ada beberapa langkah sederhana yang dapat digunakan saat mengerjakan bagian Structure.

Pertama, baca kalimat secara keseluruhan. Jangan hanya memperhatikan bagian yang kosong karena jawaban harus sesuai dengan struktur kalimat.

Kedua, cari subject dan verb. Sebuah kalimat bahasa Inggris umumnya membutuhkan struktur dasar yang jelas. Dengan menemukan subject dan verb, peserta dapat mengetahui jenis kata yang dibutuhkan pada bagian kosong.

Ketiga, perhatikan tense. Kata keterangan waktu seperti yesterday, last year, since, for, atau tomorrow dapat memberikan petunjuk mengenai bentuk kata kerja yang digunakan.

Keempat, perhatikan kata penghubung seperti because, although, when, while, dan if. Kata-kata tersebut dapat memengaruhi struktur kalimat setelahnya.

Contoh Soal TOEFL Structure

Contoh Soal 1

The students ___ in the classroom every morning.

A. studies
B. study
C. studying
D. studied

Jawaban: B. study

Cara Mengerjakan

Subject pada kalimat tersebut adalah the students. Kata students merupakan bentuk jamak. Kalimat juga menggunakan keterangan waktu every morning, yang menunjukkan kebiasaan atau simple present tense.

Dalam simple present tense, subject jamak menggunakan kata kerja dasar.

Jadi:

The students study in the classroom every morning.

Jawaban yang tepat adalah B. study.


Contoh Soal 2

My brother ___ a new laptop yesterday.

A. buy
B. buys
C. bought
D. buying

Jawaban: C. bought

Cara Mengerjakan

Kata yesterday menunjukkan bahwa kegiatan terjadi di masa lalu. Oleh karena itu, kalimat membutuhkan bentuk simple past tense.

Kata kerja buy memiliki bentuk lampau tidak beraturan, yaitu bought.

Kalimat lengkapnya:

My brother bought a new laptop yesterday.

Jadi, jawaban yang benar adalah C. bought.


Contoh Soal 3

The teacher asked the students ___ their assignments on time.

A. submit
B. submitting
C. to submit
D. submitted

Jawaban: C. to submit

Cara Mengerjakan

Setelah kata kerja asked, pola yang dapat digunakan adalah ask someone to do something. Artinya, seseorang meminta orang lain melakukan sesuatu.

Strukturnya:

ask + object + to + verb

Maka:

The teacher asked the students to submit their assignments on time.

Jawaban yang tepat adalah C. to submit.

Contoh Soal TOEFL Written Expression

Pada bagian Written Expression, peserta biasanya diberikan kalimat dengan beberapa bagian yang diberi tanda. Peserta harus menentukan bagian yang salah.

Contoh Soal 4

She go to school by bus every day.

A. She
B. go
C. school
D. every day

Jawaban: B. go

Cara Mengerjakan

Subject she merupakan orang ketiga tunggal. Karena kalimat menggunakan simple present tense, kata kerja harus mendapatkan akhiran -s atau -es.

Kata yang benar adalah goes, bukan go.

Kalimat yang benar:

She goes to school by bus every day.

Jadi, bagian yang salah adalah B. go.


Contoh Soal 5

The students was studying in the library yesterday.

A. students
B. was
C. studying
D. yesterday

Jawaban: B. was

Cara Mengerjakan

Subject students merupakan bentuk jamak. Dalam bentuk past continuous tense, subject jamak menggunakan were, bukan was.

Pola past continuous adalah:

Subject + was/were + verb-ing

Karena students merupakan bentuk jamak, kalimat yang benar adalah:

The students were studying in the library yesterday.

Jadi, kesalahan terdapat pada bagian B. was.

Contoh Soal 6

The information are very useful for the students.

A. information
B. are
C. useful
D. students

Jawaban: B. are

Cara Mengerjakan

Kata information merupakan uncountable noun dan dianggap sebagai bentuk tunggal dalam tata bahasa Inggris. Oleh karena itu, kata kerja yang digunakan adalah is, bukan are.

Kalimat yang benar:

The information is very useful for the students.

Jadi, jawaban yang tepat adalah B. are.

Materi Grammar yang Sering Muncul

Untuk meningkatkan kemampuan dalam mengerjakan TOEFL Structure and Written Expression, ada beberapa materi grammar yang sebaiknya dipelajari.

1. Subject-Verb Agreement

Materi ini membahas kesesuaian antara subject dan kata kerja. Contohnya, he, she, dan it umumnya menggunakan kata kerja dengan tambahan -s/-es dalam simple present tense.

2. Tenses

Peserta perlu memahami berbagai bentuk tense, terutama simple present, simple past, present perfect, dan continuous tense. Keterangan waktu sering menjadi petunjuk untuk menentukan bentuk kata kerja.

3. Passive Voice

Kalimat pasif juga dapat muncul dalam soal TOEFL. Struktur dasarnya menggunakan bentuk be + past participle (V3).

Contohnya:

The letter was written by John.

4. Gerund dan Infinitive

Peserta juga perlu memahami kapan menggunakan verb-ing dan kapan menggunakan to + verb. Penggunaan keduanya bergantung pada kata kerja atau struktur yang mendahuluinya.

5. Conjunction

Kata penghubung seperti because, although, if, when, dan while sering digunakan untuk menguji struktur kalimat.

Strategi Cepat Mengerjakan Soal TOEFL Structure

Ketika mengerjakan soal dalam waktu terbatas, jangan langsung menerjemahkan seluruh kalimat satu per satu. Cobalah mengenali pola kalimat terlebih dahulu.

Cari subject dan verb utama. Setelah itu, perhatikan apakah terdapat kata yang hilang, penggunaan kata kerja yang tidak sesuai, atau kesalahan pada bentuk tunggal dan jamak.

Untuk Written Expression, periksa bagian yang ditandai dengan memperhatikan kesesuaian subject dan verb, tense, penggunaan kata benda, kata sifat, serta kata penghubung.

Latihan secara rutin juga penting. Semakin banyak pola soal yang dipelajari, semakin cepat peserta mengenali struktur kalimat yang benar.

Kesimpulan

TOEFL Structure and Written Expression merupakan bagian yang menguji kemampuan peserta dalam memahami dan menggunakan tata bahasa Inggris. Soalnya dapat berupa melengkapi kalimat maupun menemukan bagian kalimat yang salah.

Untuk mengerjakannya, peserta perlu memahami beberapa materi dasar seperti subject-verb agreement, tenses, passive voice, gerund, infinitive, dan conjunction. Selain itu, menemukan subject dan verb utama dapat menjadi langkah awal yang membantu menentukan jawaban.

Dengan memahami pola soal dan melakukan latihan secara rutin, kemampuan mengerjakan contoh soal TOEFL Structure and Written Expression dapat meningkat. Hal terpenting bukan hanya menghafalkan jawaban, tetapi memahami alasan mengapa suatu pilihan benar atau salah.

Penulis: Shofiya M.P

Post Comment