Daftar Isi
- Pengertian Op Amp Inverting
- Rumus Dasar Op Amp Inverting
- Contoh Soal 1: Tegangan Output Dasar
- Contoh Soal 2: Menentukan Resistor Umpan Balik
- Contoh Soal 3: Menghitung Gain
- Contoh Soal 4: Tegangan Input dari Output
- Contoh Soal 5: Summing Amplifier Dua Input
- Contoh Soal 6: Menentukan Resistor Input
- Contoh Soal 7: Summing Amplifier Tiga Input
- Contoh Soal 8: Input AC
- Contoh Soal 9: Gain dari Output
- Contoh Soal 10: Multiple Input dengan Resistor Berbeda
- Tips Belajar Rangkaian Op Amp Inverting
- Kesalahan Umum
- Penutup
Operational amplifier (Op Amp) adalah salah satu komponen fundamental dalam elektronika analog. Salah satu konfigurasi yang sering digunakan adalah Op Amp Inverting, yaitu rangkaian penguat di mana output memiliki polaritas berlawanan dengan input. Penguasaan konsep Op Amp Inverting sangat penting bagi mahasiswa teknik elektro, elektronika, maupun fisika terapan karena banyak digunakan dalam penguat sinyal, filter, dan pengolah sinyal analog.
Artikel ini menyajikan contoh soal rangkaian Op Amp Inverting lengkap dengan pembahasan langkah demi langkah, termasuk rumus, perhitungan, dan analisis rangkaian. Artikel ini dirancang untuk membantu mahasiswa memahami konsep, melatih kemampuan perhitungan, dan mempersiapkan praktikum maupun ujian.
Baca juga:Latihan Contoh Soal Simplex Method Beserta Jawaban
Pengertian Op Amp Inverting
Op Amp Inverting adalah konfigurasi penguat di mana input diberikan ke terminal invers (-) melalui resistor Rin​, sementara terminal non-invers (+) biasanya di-ground-kan. Output diambil dari terminal Op Amp yang terhubung ke resistor umpan balik Rf​. Tegangan output berlawanan fase dengan input dan besarnya gain ditentukan oleh perbandingan resistor:Vout​=−Rin​Rf​​Vin​
Tanda negatif menunjukkan inversi fase. Konsep virtual ground pada terminal invers mempermudah analisis karena tegangan pada terminal invers dianggap nol volt untuk Op Amp ideal.
Rumus Dasar Op Amp Inverting
- Tegangan output:
Vout​=−Rin​Rf​​Vin​
- Gain:
Av​=Vin​Vout​​=−Rin​Rf​​
- Multiple input (summing amplifier):
Vout​=−Rf​i=1∑n​Ri​Vi​​
Rumus-rumus ini menjadi dasar penyelesaian soal rangkaian Op Amp Inverting.
Contoh Soal 1: Tegangan Output Dasar
Soal: Sebuah Op Amp Inverting memiliki Rin​=10kΩ dan Rf​=100kΩ. Tegangan input Vin​=2V. Hitung tegangan output Vout​.
Pembahasan Langkah demi Langkah:
- Tuliskan rumus:
Vout​=−Rin​Rf​​Vin​
- Masukkan nilai resistor dan input:
Vout​=−10100​⋅2
- Hitung:
Vout​=−20V
Output −20 V menunjukkan sinyal output berlawanan fase dan diperkuat 10 kali.
Contoh Soal 2: Menentukan Resistor Umpan Balik
Soal: Op Amp Inverting harus memiliki gain −15, dengan Rin​=4.7kΩ. Tentukan Rf​.
Langkah Penyelesaian:
- Rumus gain:
Av​=−Rin​Rf​​
- Tentukan Rf​:
Rf​=∣Av​∣⋅Rin​=15⋅4.7=70.5kΩ
Resistor umpan balik yang diperlukan adalah 70.5 kΩ.
Contoh Soal 3: Menghitung Gain
Soal: Op Amp Inverting menggunakan Rf​=50kΩ dan Rin​=10kΩ. Tentukan gain.
Pembahasan:Av​=−1050​=−5
Contoh Soal 4: Tegangan Input dari Output
Soal: Op Amp Inverting dengan Rf​=20kΩ dan Rin​=5kΩ menghasilkan output Vout​=−12V. Hitung tegangan input Vin​.
Langkah Penyelesaian:Vin​=−Rf​Vout​⋅Rin​​=−20−12⋅5​=3V
Contoh Soal 5: Summing Amplifier Dua Input
Soal: Op Amp Inverting menerima V1​=2V melalui R1​=10kΩ dan V2​=3V melalui R2​=20kΩ, dengan Rf​=40kΩ. Tentukan output.
Langkah Penyelesaian:Vout​=−Rf​(R1​V1​​+R2​V2​​) Vout​=−40(102​+203​)=−40×0.35=−14V
Contoh Soal 6: Menentukan Resistor Input
Soal: Jika Rf​=100kΩ dan gain yang diinginkan −25, tentukan Rin​.
Langkah Penyelesaian:Rin​=∣Av​∣Rf​​=25100​=4kΩ
Contoh Soal 7: Summing Amplifier Tiga Input
Soal: Op Amp Inverting menerima V1​=1V melalui R1​=10kΩ, V2​=2V melalui R2​=20kΩ, V3​=1.5V melalui R3​=30kΩ, Rf​=60kΩ. Tentukan output.
Langkah Penyelesaian:Vout​=−Rf​(R1​V1​​+R2​V2​​+R3​V3​​) Vout​=−60(0.1+0.1+0.05)=−15V
Contoh Soal 8: Input AC
Soal: Tegangan AC 5 V p-p diberikan melalui Rin​=10kΩ, Rf​=50kΩ. Tentukan output p-p.
Langkah Penyelesaian:∣Av​∣=Rin​Rf​​=5 Vout(p−p)​=5×5=25V
Output AC 25 V p-p dengan fase terbalik.
Contoh Soal 9: Gain dari Output
Soal: Input 1 V menghasilkan output −10 V. Hitung gain.
Langkah Penyelesaian:Av​=Vin​Vout​​=−10/1=−10
Contoh Soal 10: Multiple Input dengan Resistor Berbeda
Soal: Op Amp Inverting menerima V1​=1V melalui R1​=10kΩ, V2​=4V melalui R2​=40kΩ, Rf​=20kΩ. Hitung output.
Langkah Penyelesaian:Vout​=−Rf​(R1​V1​​+R2​V2​​)=−20(0.1+0.1)=−4V
Tips Belajar Rangkaian Op Amp Inverting
- Pahami virtual ground di terminal invers.
- Hafalkan rumus gain dan multiple input.
- Latih soal sederhana, lanjut ke multi-input, lalu soal AC.
- Gunakan simulasi Multisim atau Proteus untuk memvisualisasikan output.
- Selalu periksa satuan resistor dan tegangan untuk menghindari kesalahan.
Kesalahan Umum
- Salah tanda gain
- Keliru memasukkan resistor
- Lupa inversi fase
- Tidak memahami virtual ground
Memeriksa perhitungan dan memahami konsep virtual ground membantu menghindari kesalahan tersebut.
Penutup
Latihan contoh soal rangkaian Op Amp Inverting beserta pembahasan langkah demi langkah ini membantu mahasiswa memahami prinsip kerja, menganalisis rangkaian, dan melatih perhitungan gain serta output. Latihan rutin memastikan penguasaan materi, kesiapan praktikum, dan ujian. Op Amp Inverting menjadi dasar penting dalam elektronika analog, khususnya pada rangkaian penguat sinyal dan summing amplifier.
Penulis: okta


Post Comment