Sekolapedia – 11 Juli 2026 | Disney kembali menggemparkan layar lebar dengan adaptasi live-action dari film animasi klasik yang dicintai, ‘Moana‘. Dirilis pada 10 Juli 2026, film ini menjanjikan visual memukau dan petualangan yang familier, namun juga memicu perdebatan tentang inovasi dan nostalgia. Di tengah euforia perilisan, sorotan tertuju pada dua sosok yang membawa karakter Moana hidup: Auli’i Cravalho, pengisi suara Moana di film orisinal 2016, dan Catherine Laga’aia, aktris muda yang kini memerankan sang putri dalam versi live-action.
Peran Ganda, Ikatan Baru
Kehadiran Catherine Laga’aia sebagai Moana dalam film live-action menandai debutnya di layar lebar. Aktris berusia 19 tahun asal Sydney, Australia ini, sebelumnya tampil dalam beberapa episode ‘The Lost Flowers of Alice Hart’. Laga’aia, yang tumbuh di keluarga besar dengan delapan saudara, kini mengikuti jejak ayahnya, Jay Laga’aia, seorang aktor yang pernah tampil di saga ‘Star Wars’.
Sementara itu, Auli’i Cravalho, yang suaranya mendefinisikan karakter Moana bagi generasi pertama, telah menorehkan kesan mendalam dengan lagu ikonik “How Far I’ll Go”. Di pemutaran perdana film live-action di New York, Cravalho berbagi pandangannya tentang hubungannya dengan Laga’aia. “Saya senang menjadi Moana, dan saya adalah Moana, begitu juga dia,” ujar Cravalho, menekankan bahwa mereka berdua kini berbagi ikatan persaudaraan yang istimewa. “Kami sekarang berbagi persaudaraan dalam memiliki karakter seumur hidup yang memberikan dampak bagi banyak orang. Sangat menyenangkan bisa berbagi itu dengan seseorang,” tambahnya. Cravalho juga memuji kerja keras Laga’aia, “Dia bekerja sangat keras di film ini, dan dia terus mewakili sisi dunianya.” Meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda, Moana telah menyatukan mereka.
Visual Memukau, Namun Kurang Inovatif?
Film live-action ‘Moana’ diarahkan oleh Thomas Kail dan dibintangi oleh Dwayne Johnson yang kembali memerankan Maui, sang demigod. Cerita inti tetap setia pada pendahulunya: Moana, putri kepala suku Motunui, harus berlayar melintasi lautan untuk menemukan Maui dan mengembalikan hati dewi alam Te Fiti yang dicuri, demi menyelamatkan rakyatnya dari kutukan.
Secara visual, film ini dipuji sebagai sebuah ‘pesta untuk mata’. Penggunaan CGI yang imersif berhasil menghidupkan dunia Moana dengan spektakuler. Namun, banyak kritikus menilai bahwa film ini terasa terlalu mirip dengan versi animasinya, bahkan disebut sebagai ‘salinan shot-by-shot’. Joseph A. Wulfsohn dari Fox News menggambarkan upaya Disney sebagai “malas” dan “mirip sampah AI”, menyoroti bahwa banyak adegan pantai terlihat jelas menggunakan *green-screen* dengan pencahayaan yang artifisial, serta hewan-hewan yang kurang realistis. Bahkan, wig yang dikenakan Dwayne Johnson pun menjadi bahan kritikan.
Rishabh Suri dari HT City menambahkan bahwa meskipun visualnya memukau, film ini “lebih mengesankan mata daripada mengejutkan imajinasi.” Ia berpendapat bahwa ketika sebuah cerita telah diceritakan dengan begitu efektif, sulit untuk membenarkan pengulangannya dalam format *live-action* kurang dari satu dekade kemudian. Film ini lebih terasa seperti “rekreasi yang dikuasai secara teknis” daripada interpretasi baru. Meski demikian, bagi penonton yang baru pertama kali menyaksikan kisah Moana, film ini diprediksi akan memberikan pengalaman yang menyenangkan berkat akting dan penampilan musik yang meyakinkan.
Kembalinya Karakter Ikonik
Selain Moana dan Maui, beberapa karakter lain dari film orisinal juga kembali. Jemaine Clement akan kembali mengisi suara Tamatoa, kepiting rakus yang menyukai segala sesuatu yang berkilau. Pua si babi dan Heihei si ayam, dua sahabat Moana yang ikonik, juga dipastikan akan menemani perjalanannya.
Di sisi lain, peran Chief Tui, ayah Moana yang protektif, kini dipegang oleh John Tui, menggantikan Temuera Morrison dari film animasi. Meskipun mendorong Moana untuk mengikuti jejaknya sebagai kepala suku, Chief Tui awalnya ragu dengan keinginan Moana untuk menjelajahi lautan. Suara nyanyian Chief Tui dalam film animasi diisi oleh Christopher Jackson, kolaborator lama Lin-Manuel Miranda.
Dwayne Johnson, yang telah menjadi bintang *blockbuster* besar melalui franchise ‘Jumanji’ dan ‘Fast & Furious’, kembali dengan karakternya yang percaya diri. Ia bahkan dikabarkan akan memberikan rendition baru dan lebih baik dari lagu “You’re Welcome”.
Secara keseluruhan, ‘Moana’ versi *live-action* tampaknya menawarkan keajaiban visual yang memanjakan mata, menjadikannya tontonan keluarga yang menarik, terutama bagi mereka yang belum mengenal cerita aslinya. Namun, bagi para penggemar setia film animasi 2016, pengalaman menonton mungkin akan lebih didominasi oleh rasa nostalgia daripada kejutan cerita baru.

Post Comment