Tepis Isu Hijrah ke PSI, Hendrar Prihadi Tegaskan Setia di PDIP

Tepis Isu Hijrah ke PSI, Hendrar Prihadi Tegaskan Setia di PDIP

Sekolapedia – 09 Juli 2026 | Spekulasi politik mengenai masa depan Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa Hendi akhirnya menemui titik terang. Mantan Wali Kota Semarang tersebut secara tegas membantah rumor yang menyebutkan dirinya akan meninggalkan PDI Perjuangan (PDIP) untuk bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Hendi memastikan bahwa hingga saat ini, ia masih memegang Kartu Tanda Anggota (KTA) partai berlambang banteng tersebut dan tidak memiliki rencana untuk berpindah haluan.

Kabar mengenai perpindahan Hendi ke partai yang dipimpin oleh Kaesang Pangarep itu sempat mencuat setelah beredar isu pertemuan antara dirinya dengan Presiden ketujuh RI, Joko Widodo, di Kota Solo, Jawa Tengah. Namun, Hendi menepis seluruh narasi tersebut. Ia menyatakan bahwa isu tersebut tidak berdasar dan menegaskan komitmennya terhadap partai yang telah membesarkan namanya di kancah politik nasional.

“Mboten, saya masih ber-KTA PDIP,” ujar Hendi saat dikonfirmasi mengenai status keanggotaan partainya. Ia juga menegaskan bahwa kabar pertemuan dengan tokoh politik tertentu hanyalah spekulasi yang tidak benar. Saat ini, Hendi mengaku lebih memilih untuk menarik diri dari hiruk-pikuk dunia politik dan memfokuskan energi serta pikirannya untuk mengembangkan sektor usaha yang sedang ia geluti. Baginya, konsentrasi di dunia bisnis adalah prioritas utama saat ini, sehingga ia meminta agar berbagai pihak tidak mengaitkan aktivitas pribadinya dengan manuver politik.

Di sisi lain, respons berbeda datang dari internal Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Meskipun Hendi telah membantah, PSI Jawa Tengah melalui politisinya, Muhammad Farchan, menyatakan bahwa gerbang partai mereka terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin bergabung, termasuk bagi sosok sekaliber Hendi. Farchan menilai bahwa perpindahan kader antarpartai adalah fenomena yang lazim dalam dinamika politik di Indonesia.

Farchan menambahkan bahwa PSI sangat mengapresiasi rekam jejak Hendi yang dinilai mumpuni. Sebagai mantan Wali Kota Semarang dua periode dan mantan Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Hendi dianggap sebagai sosok dengan modal politik yang kuat. Menurut pandangan PSI, kehadiran tokoh dengan rekam jejak seperti Hendi tentu akan menjadi tambahan kekuatan yang signifikan bagi partai dalam memperluas basis dukungan di wilayah Jawa Tengah.

🔖 Baca juga:
Miliarder Baru Lahir: Hasil Monsoon Bumper Kerala Lottery dan Dinamika Dunia Undian Global

Meski PSI memberikan sambutan hangat, Hendi tetap pada pendiriannya untuk tidak menanggapi lebih jauh tawaran atau peluang tersebut. Ia memilih untuk tetap menjaga jarak dari aktivitas politik praktis untuk sementara waktu. Keputusan Hendi untuk fokus pada dunia usaha menjadi penegasan bahwa dirinya saat ini tidak sedang dalam posisi mencari kendaraan politik baru, melainkan sedang menata langkah di luar panggung pemerintahan.

Situasi politik di Jawa Tengah memang sedang menghangat, namun sikap tegas Hendi setidaknya meredam rumor yang sempat berkembang liar di media sosial. Fokusnya pada dunia usaha menjadi jawaban atas pertanyaan publik mengenai ke mana arah langkah politiknya setelah tidak lagi menjabat sebagai kepala daerah. Dengan penegasan ini, Hendi ingin publik memahami bahwa ia tetap menjadi bagian dari keluarga besar PDIP dan saat ini tidak memiliki agenda politik yang bersifat mendesak.

Sebagai kesimpulan, dinamika yang terjadi menunjukkan betapa sosok Hendrar Prihadi masih menjadi figur yang diperhitungkan dalam peta politik Jawa Tengah. Kendati isu kepindahannya ke PSI telah dibantah dengan tegas oleh yang bersangkutan, keterbukaan PSI tetap menjadi sinyal bahwa sosok Hendi memiliki daya tarik elektoral yang tinggi. Untuk saat ini, Hendi memilih untuk tetap berpegang pada identitas politiknya di PDIP sambil memfokuskan diri pada pengembangan usaha pribadinya, sembari menutup rapat pintu bagi spekulasi politik yang mengaitkan dirinya dengan partai lain.

Post Comment