Sekolapedia – 04 November 2026 | Pemain muda berbakat asal Melbourne City, mathew baker, kembali menjadi sorotan dunia sepak bola internasional setelah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat Timnas Indonesia. Di tengah gencar upaya pendekatan dari Federasi Sepak Bola Australia agar ia mau berpindah haluan, pemain berusia 17 tahun ini tetap menunjukkan pendirian yang teguh untuk membela Skuad Garuda.
Kabar mengenai ketertarikan lanjutan dari pihak Australia pertama kali mencuat melalui laporan akun penggemar sepak bola Australia, Futbol Australia. Mereka mengungkapkan bahwa federasi sepak bola Negeri Kanguru tersebut tetap mencoba merayu sang bek sayap muda, meskipun ia telah melakoni debut resmi bersama Timnas Indonesia di level senior dalam laga uji coba melawan Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Meskipun demikian, respons yang diberikan oleh mathew baker sangat jelas dan tegas. Pemain berpostur 176 sentimeter yang lahir dan besar di Melbourne ini mengaku tidak memiliki niat sedikit pun untuk meninggalkan Indonesia. Ikatan emosionalnya dengan Indonesia bermula sejak ia memperkuat tim kelompok umur Garuda Muda di usia 15 tahun, termasuk partisipasinya yang impresif di ajang Piala AFF U-16.
Dalam wawancaranya dengan media Australia, SBS, beberapa waktu lalu, pemain berdarah Batak dari sang ibu ini pernah menjelaskan bahwa pilihannya membela Merah Putih bukan didasari atas rasa tidak cinta pada Australia. Ia merasa sangat diterima, dicintai, dan diayomi oleh masyarakat Indonesia, sehingga tidak ada alasan logis baginya untuk menerima pinangan dari negara tempat ia dilahirkan.
Secara regulasi FIFA, status internasional mathew baker memang belum sepenuhnya terkunci mati. Mengingat usianya yang masih menginjak 17 tahun dan debutnya terjadi di laga non-kompetitif yang belum mengikat secara definitif, aturan memperbolehkan pemain berpaspor ganda di bawah usia 21 tahun untuk melakukan perpindahan asosiasi satu kali seumur hidup. Celah regulasi ini sebelumnya sempat dimanfaatkan oleh beberapa pemain muda diaspora lain. Namun, komitmen sang pemain muda tetap sepenuhnya tercurah untuk Merah Putih.
Sikap profesional dan nasionalisme yang ditunjukkan oleh mathew baker tentu memberikan angin segar bagi perkembangan sepak bola nasional. Konsistensinya menolak berbagai bujukan federasi negara lain membuktikan bahwa proyeksi masa depan Timnas Indonesia semakin memiliki daya tarik kuat bagi para talenta keturunan berkelas internasional.
Keputusan bulat yang diambil oleh pemain bertahan andalan Melbourne City ini sekaligus menutup spekulasi panjang mengenai masa depan internasionalnya. Dengan dukungan penuh dari suporter dan federasi, ia diharapkan mampu terus berkembang serta menjadi pilar penting lini belakang Timnas Indonesia di masa-masa mendatang.
