Sumsel United menutup putaran pertama Pegadaian Championship musim 2026-2027 dengan hasil mengecewakan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, mereka takluk 1-4 dari PSIS Semarang pada laga yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu 7 November 2026. Hasil ini turut memengaruhi posisi kedua tim di klasmen liga menjelang putaran kedua.

Jalannya Pertandingan di Jakabaring

Sejak awal laga, PSIS Semarang tampil agresif. Keunggulan tim tamu lahir pada menit 16 melalui skema bola mati. Sepakan striker Sumsel United justru masuk ke gawang sendiri, membuat skor berubah 0-1. Tuan rumah berusaha merespons, tetapi tendangan keras Tomi Darmawan di dalam kotak penalti pada menit 25 masih bisa dihalau penjaga gawang PSIS.

Menit 39, pemain anyar PSIS, Deri Antony Corfe, menggandakan keunggulan lewat sundulan yang tak mampu dijangkau kiper Sumsel United. Skor 0-2 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: PSIS Tak Mengendurkan Serangan

Memasuki babak kedua, PSIS Semarang tetap menekan. Menit 59, striker asing mereka, Jonathan Ezequiel Bustos, mencetak gol melalui tendangan keras di dalam kotak penalti. Skor berubah 0-3 dan semakin menyulitkan posisi tuan rumah di klasmen liga sementara.

Laskar Juaro bukan tanpa peluang. Beberapa kali usaha Tomi Darmawan dan rekan-rekan merepotkan lini belakang PSIS, meski belum berbuah gol. Pemain pengganti Laurensius Amanat Sabda kemudian menambah keunggulan tim tamu menjadi 4-0.

Gol Hiburan dan Catatan Penonton

Dua menit setelah gol keempat PSIS, Sumsel United memperkecil kedudukan. Striker asing mereka, Kenneth Ngwoke, mencetak gol usai menerima umpan Tomi Darmawan. Skor akhir 1-4 untuk kemenangan PSIS Semarang.

Sebanyak 5.964 penonton yang hadir di Jakabaring harus pulang dengan hasil minor tuan rumah. Kekalahan ini menjadi catatan pahit bagi Sumsel United di laga penutup putaran pertama.

Dampak pada Klasmen Liga

Kemenangan 1-4 ini menjadi modal berharga bagi PSIS Semarang. Tambahan tiga poin memperbaiki posisi mereka di klasmen liga dan memberi kepercayaan diri menatap putaran kedua. Sebaliknya, Sumsel United harus segera membenahi pertahanan yang kebobolan empat gol di kandang sendiri.

Laga ini juga menunjukkan efektivitas skema bola mati dan penyelesaian akhir PSIS. Sementara bagi Sumsel United, konsistensi di lini belakang menjadi pekerjaan rumah utama sebelum kompetisi memasuki putaran berikutnya.

Hasil 1-4 menegaskan tajamnya lini serang PSIS Semarang sekaligus menjadi pukulan telak bagi Sumsel United di hadapan pendukung sendiri.

Dengan putaran pertama yang telah selesai, kedua tim memiliki waktu untuk evaluasi. Pergerakan di klasmen liga akan semakin menarik ketika putaran kedua bergulir dan persaingan menuju posisi puncak memanas.

Sumber referensi: sumeks.disway.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *