Granit Xhaka hanya bertahan tiga menit di lapangan saat Sunderland menghadapi Chelsea pada laga Minggu. Gelandang berpengalaman itu terpaksa meninggalkan pertandingan karena cedera, menambah daftar masalah yang dihadapi The Black Cats di awal musim yang mengecewakan.

Pukulan Berat di Tengah Keterpurukan

Sunderland memasuki laga kontra Chelsea dengan status juru kunci Premier League. Mereka belum meraih kemenangan di liga sejak Agustus, dan kehilangan Granit Xhaka di menit-menit awal menjadi pukulan yang sangat menyakitkan.

Xhaka mampu berjalan keluar lapangan sendiri, namun kekhawatiran terhadap kondisinya tetap besar. Posisinya digantikan oleh Jules Ahoka.

Peran Vital Granit Xhaka Musim Lalu

Musim lalu, Granit Xhaka menjadi sosok kunci di balik keberhasilan Sunderland. Setelah promosi dari Championship, ia membantu tim asuhan Regis Le Bris finis di peringkat ketujuh dan lolos ke Europa League.

Kontribusinya di lini tengah membuat Sunderland tampil solid dan kompetitif. Kehadirannya menjadi fondasi permainan tim, baik dalam bertahan maupun membangun serangan.

Kesulitan Musim Ini

Musim ini, Sunderland harus menghadapi jadwal padat karena tampil di kompetisi domestik dan Eropa. Mereka kesulitan menjaga konsistensi, dan cedera Granit Xhaka berpotensi memperburuk situasi.

Jika gelandang asal Swiss itu harus absen lama, upaya Sunderland untuk bangkit dari dasar klasemen akan semakin berat. Le Bris kehilangan salah satu pemain paling berpengalaman di skuadnya.

Jeda Internasional Jadi Berkah

Meski demikian, jeda internasional datang pada waktu yang tepat. Le Bris memiliki waktu tambahan untuk memantau perkembangan cedera Granit Xhaka sebelum laga berikutnya.

Sunderland dijadwalkan bertandang ke Aston Villa setelah jeda internasional. Pertandingan itu akan menjadi ujian berat, terutama jika Xhaka belum pulih sepenuhnya.

Dampak bagi Sunderland

  • Kehilangan pengalaman dan kepemimpinan di lini tengah.
  • Beban bertambah bagi pemain lain yang harus mengisi posisinya.
  • Risiko semakin terpuruk jika hasil buruk berlanjut.

Dengan situasi yang semakin menantang, Sunderland berharap Granit Xhaka dapat segera kembali. Namun, mereka juga harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.

Cedera ini menegaskan betapa rapuhnya posisi Sunderland saat ini. Mereka butuh keajaiban untuk mengubah musim yang berjalan buruk menjadi lebih baik.

Sumber referensi: www.101greatgoals.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *