Nama Diogo Dalot menjadi sorotan utama dalam laga penuh drama antara Manchester United dan Aston Villa yang berakhir imbang 4-4 di Old Trafford pada Minggu. Bek asal Portugal itu ditarik keluar pada menit ke-66, dan keputusan tersebut disambut sorakan keras dari tribun penonton.

Bersamaan dengan Diogo Dalot, Youri Tielemans dan Amad Diallo juga ditarik keluar dalam pergantian tiga pemain sekaligus. Manajer Michael Carrick memasukkan Patrick Dorgu, Mason Mount, dan Shea Lacey ketika kedudukan masih 4-2 untuk keunggulan Villa.

Tekanan Besar Jelang Jeda Internasional

Carrick datang ke pertandingan ini dengan kebutuhan mendesak akan kemenangan, terutama karena jeda internasional dua pekan sudah menanti. Musim yang suram bagi United tampak akan berlanjut setelah pertahanan mereka tampil mengecewakan dan memberi kemudahan bagi Aston Villa.

Gol dari Alysson dan Nicolas Jackson dalam empat menit pembuka membuat Villa mengendalikan permainan. United sempat bangkit lewat penalti Bruno Fernandes dan penyamaan Tielemans, sehingga skor bertahan 2-2 hingga turun minum.

Blunder Diogo Dalot dan Penalti McGinn

Namun United kembali menembak kaki sendiri setelah jeda. Baru dua menit babak kedua berjalan, Diogo Dalot secara ceroboh menjatuhkan Alysson di dalam kotak penalti, dan John McGinn mengubahnya menjadi gol dari titik putih untuk membuat Villa unggul 3-2.

Kesalahan di lini belakang terus berlanjut. Leny Yoro menyundul bola tendangan bebas ke arah gawangnya sendiri, memaksa Senne Lammens melakukan penyelamatan, dan bola liar jatuh ke kaki Leon Goretzka yang mencetak gol untuk menjadikan skor 4-2.

Comeback Dramatis di Masa Injury Time

Dorgu kemudian memberi umpan kepada sesama pemain pengganti, Joshua Zirkzee, untuk memperkecil kedudukan menjadi 4-3 di masa injury time. Pemain internasional Denmark itu lantas mencetak gol penyama kedudukan di menit-menit akhir lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok jauh, setelah kiper Villa, Zion Suzuki, gagal mengantisipasi umpan silang tersebut.

Penarikan Diogo Dalot setelah penampilan buruknya di posisi bek kiri menjadi cerminan ketidakpuasan di dalam Old Trafford. United setidaknya berhasil menghindari kekalahan berkat comeback yang penuh kekacauan tersebut.

Rekor Kebobolan Terburuk di Liga Top Eropa

Catatan pertahanan United musim ini sangat memprihatinkan. Mereka kini telah kebobolan 30 gol di semua kompetisi, jumlah terburuk di antara klub mana pun di lima liga top Eropa, sejajar dengan Crystal Palace dan Sassuolo.

Pertandingan ini juga diwarnai protes kedua dalam sepekan terhadap pemilik klub, keluarga Glazer dan Sir Jim Ratcliffe. Para pendukung melepaskan balon hijau dan emas serta menyanyikan nyanyian menentang kepemilikan klub, setelah sebelumnya melakukan hal serupa saat kemenangan 3-2 atas Roma pada Selasa.

Masa Depan Carrick Masih Tidak Jelas

Chief executive Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox turut hadir menyaksikan laga di Old Trafford. Hasil imbang dramatis ini meninggalkan tanda tanya besar mengenai masa depan Carrick menjelang jeda internasional.

Comeback yang kacau untuk meraih satu poin membuat posisi Carrick semakin tidak pasti.

Bagi Diogo Dalot, laga ini akan menjadi momen yang sulit dilupakan. Reaksi tribun saat namanya diganti menunjukkan betapa besarnya harapan yang belum terpenuhi dari salah satu pemain bertahan andalan United tersebut.

Sumber referensi: www.aol.co.uk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *