Laga Aston Villa vs Man Utd di pekan pamungkas hari Minggu tidak sekadar menjadi pertandingan penutup biasa. Manchester United datang ke laga tersebut dengan beban berat, karena hasil buruk bisa membuat mereka menorehkan sejarah kelam yang terakhir dialami Arsenal jauh 73 tahun silam.
The Red Devils akan menjamu The Lions di Old Trafford dalam kondisi moril yang sedang jatuh. Pasalnya, tim asuhan Michael Carrick baru saja mencatatkan titik terendah baru dalam 40 tahun terakhir setelah terjun ke tiga besar dari bawah klasemen Premier League pada hari Sabtu.
Situasi Genting Manchester United Menjelang Laga Aston Villa vs Man Utd
Krisis kepercayaan diri Manchester United dipicu oleh hasil pertandingan lain. Kemenangan 3-1 Nottingham Forest atas Manchester City membuat The Tricky Trees melampaui skuad Carrick, yang kini terpuruk di posisi ke-18 dengan jarak dua poin dari zona aman.
Ini pertama kalinya sejak 1986 Manchester United berada di tiga besar terbawah setelah sembilan pekan musim kompetisi level teratas Inggris. Artinya, dalam laga Aston Villa vs Man Utd, tim tamu dari Birmingham hanya buta kemenangan yang bisa membuat Carrick dan anak-anak asuhnya melewati Coventry City yang berada di peringkat ke-17.
Mengulang Catatan Kelam Arsenal dari 1953-54
Jika gagal meraih tiga poin penuh, Manchester United tidak hanya memasuki jeda internasional dengan status tim degradasi. Lebih parahnya lagi, mereka akan bergabung dengan klub eksklusif yang jarang diinginkan siapa pun.
Sepanjang sejarah sepak bola level teratas Inggris, hanya tiga tim yang sempat meraih satu kemenangan dari 10 laga pembuka musim setelah sebelumnya finis di tiga besar klasemen. Korban terakhir dari nasib ini adalah Arsenal pada era Division One 1953-54, yang hanya menang sekali dalam 10 laga awal meski baru saja juara pada musim 1952-53. Gunners tersebut akhirnya ditampung di posisi ke-12.
Sebelum Arsenal, ada Chelsea musim 1919-20 yang finis ketiga di level teratas, namun hanya mampu membukukan satu kemenangan dari 10 laga pembuka pada musim 1920-21 sebelum ditampung di peringkat ke-18. Klub pertama yang mengalami penderitaan serupa adalah Derby County pada era 1894-95, menyusul kampanye gemilang mereka pada tahun sebelumnya.
Manchester United kini tinggal 90 menit dari daftar hitam tersebut. Di bawah arahan Carrick, The Red Devils baru mencatat satu kemenangan dari sembilan laga Premier League musim 2026-27, ditambah empat hasil imbang dan empat kekalahan. Bahkan, mereka belum juga mencicipi kemenangan di tujuh laga level teratas terakhir sebelum ditabrak Ipswich Town dengan skor 5-2 pada 30 Agustus.
Rekor Klub Lain yang Mengancam di Laga Aston Villa vs Man Utd
Sejarah buruk lainnya juga mengintai pada 20 kali juara Inggris tersebut. Dalam pertemuan Aston Villa vs Man Utd di sore hari Minggu, Manchester United berpeluang membuka musim dengan satu kemenangan dari 10 laga untuk pertama kalinya dalam sejarah Premier League mereka.
Start musim seburuk itu terakhir dialami pada era 1972-73, ketika mereka menang satu, imbang empat, dan kalah lima dari 10 laga pembuka. Adapun kegagalan meraih kemenangan dalam delapan laga Premier League beruntun hanya pernah terjadi satu kali sebelumnya.
Peristiwa itu terjadi sekitar 12 bulan lalu pada April/May 2025 ketika tim masih ditangani Ruben Amorim. Menariknya, rangkaian buruk tersebut justru berakhir dengan kemenangan 2-0 atas Aston Villa di Old Trafford, sebuah kebetulan yang kini bisa berulang.
Ada satu catatan negatif lagi yang perlu dibereskan. Manchester United hingga kini belum mencatatkan satu pun clean sheet di Premier League musim ini, sebuah fakta yang menandai pertama kalinya dalam 40 tahun mereka melewati sembilan laga level teratas tanpa sekali pun menjaga gawangnya tetap kosong.
Sumber referensi: www.sportsmole.co.uk