Sekolapedia – 11 Oktober 2026 | Memasuki periode seleksi aparatur sipil negara tahun 2026, masyarakat diimbau untuk lebih teliti dalam mengakses informasi melalui portal sscasn bkn guna menghindari penipuan. Di tengah maraknya isu mengenai pembukaan formasi baru, terdapat perbedaan informasi yang signifikan antara pengumuman rekrutmen di Kementerian Sosial (Kemensos) dan klarifikasi dari Kementerian Agama (Kemenag).
Kementerian Agama secara tegas menyatakan bahwa hingga saat ini mereka belum membuka pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun anggaran 2026. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menyampaikan bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai pembukaan CPNS Kemenag 2026 adalah tidak benar atau hoaks.
Thobib menjelaskan bahwa banyak pihak yang menyalahgunakan informasi dengan mengemas iklan bimbingan belajar (bimbel) menggunakan data kuota CPNS Kemenag tahun 2024, namun seolah-olah ditujukan untuk rekrutmen tahun 2026. Masyarakat diminta untuk tidak mudah tergiur oleh tautan atau iklan yang menjanjikan kelulusan tanpa melalui jalur resmi. Segala informasi valid mengenai seleksi CASN, baik CPNS maupun PPPK di lingkungan Kemenag, hanya akan diterbitkan melalui kanal resmi kementerian serta portal sscasn bkn.
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat disarankan untuk selalu melakukan verifikasi melalui laman kemenag.go.id atau akun media sosial resmi Kemenag yang telah memiliki tanda centang biru. Hal ini penting untuk mencegah jatuhnya korban penyebaran disinformasi yang dapat merugikan secara materi maupun psikologis.
Berbeda dengan situasi di Kemenag, Kementerian Sosial justru secara resmi telah membuka pendaftaran untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2026. Kali ini, Kemensos memfokuskan pada jabatan fungsional Guru Agama dan Budi Pekerti Sekolah Rakyat. Sebanyak 331 formasi telah disiapkan untuk ditempatkan di Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial.
Bagi para pendidik yang berminat, proses pendaftaran dapat dilakukan secara mandiri melalui portal sscasn bkn dalam rentang waktu yang sangat terbatas, yakni mulai tanggal 9 hingga 15 Oktober 2026. Berikut adalah rincian terkait seleksi PPPK Kemensos tersebut:
- Jumlah Formasi: 331 posisi Guru Ahli Pertama – Guru Agama dan Budi Pekerti.
- Unit Penempatan: Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial.
- Persyaratan Khusus: Memiliki pemahaman agama yang baik, bersikap moderat, toleran, memiliki wawasan kebangsaan, serta mahir membaca dan menafsirkan kitab suci.
- Ketentuan Khusus Guru Agama Islam: Wajib mampu membaca Al-Qur’an secara tartil, lancar, dan sesuai kaidah tajwid.
Untuk memastikan kelancaran administrasi, calon pelamar wajib menyiapkan dokumen digital dalam format yang telah ditentukan. Kegagalan dalam mengunggah dokumen yang sesuai dapat menyebabkan pelamar gugur pada tahap seleksi awal. Berikut adalah daftar dokumen yang harus dipersiapkan:
| No | Jenis Dokumen | Format File | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | Pas Foto Formal | JPG/JPEG | Latar belakang merah, terbaru |
| 2 | Surat Lamaran | Pindai berwarna, menggunakan meterai/e-meterai dan ditandatangani |
Dengan adanya dua informasi yang kontras ini, masyarakat diharapkan tidak mencampuradukkan antara pengumuman PPPK Kemensos yang sudah resmi dibuka dengan isu CPNS Kemenag yang masih bersifat hoaks. Pastikan Anda selalu memantau perkembangan terbaru melalui portal sscasn bkn dan situs resmi instansi terkait agar tidak salah dalam mengambil langkah pendaftaran.
Kesimpulannya, ketelitian dalam memverifikasi sumber informasi adalah kunci utama dalam menghadapi musim rekrutmen CASN. Gunakanlah kanal komunikasi resmi pemerintah untuk mendapatkan kepastian mengenai pembukaan formasi, jadwal, hingga persyaratan teknis guna menghindari kerugian akibat informasi palsu.



Post Comment