Terbongkar! Alasan Sebenarnya Carlos Tevez 'Membelot' ke Manchester City karena Janji Manis Alex FergusonTerbongkar! Alasan Sebenarnya Carlos Tevez 'Membelot' ke Manchester City karena Janji Manis Alex Ferguson

Sekolapedia – 30 Oktober 2026 | Saga transfer kontroversial yang melibatkan kepindahan penyerang asal Argentina, Carlos Tevez, dari Manchester United menuju rival sekota Manchester City pada musim panas 2009 silam kembali menjadi sorotan publik sepak bola dunia. Setelah bertahun-tahun bungkam, sang bomber akhirnya membuka suara mengenai alasan mendasar di balik keputusannya yang sempat membakar amarah publik Old Trafford tersebut. Kepindahan yang dianggap ‘haram’ oleh para pendukung Setan Merah ini ternyata tidak lepas dari rasa kecewa mendalam terhadap manajer legendaris saat itu, alex ferguson.

Selama membela Manchester United dengan status pemain pinjaman dari West Ham United, Tevez tampil sangat impresif dan turut berjasa mempersembahkan trofi Liga Inggris serta gelar Liga Champions. Namun, menjelang akhir masa peminjamannya, hubungan sang penyerang dengan pihak klub mulai merenggang akibat ketidakpastian status kontrak permanennya. Dalam sebuah perbincangan terbuka, Tevez mengungkapkan bahwa alex ferguson sempat memberikan janji manis untuk mempermanenkan statusnya di Old Trafford.

Tidak hanya itu, pelatih asal Skotlandia tersebut bahkan sempat meyakinkan Tevez bahwa rencana perekrutan Dimitar Berbatov tidak akan menggeser posisinya di dalam skuad utama. Namun, janji tinggal janji. Setelah enam bulan berlalu tanpa adanya kejelasan kontrak permanen, situasi Tevez justru kian memburuk. Ia mulai lebih sering ditepikan ke bangku cadangan, sebuah perlakuan yang membuatnya menaruh kecurigaan bahwa manajemen sengaja memarkirnya demi menekan nilai transfer di pasaran.

Merasa dikhianati dan pengorbanannya tidak dihargai, Tevez memutuskan untuk menyeberang ke Etihad Stadium pada musim panas 2009. Langkah berani ini diakui secara jujur oleh El Apache sebagai bentuk balas dendam atas perlakuan tidak adil yang diterimanya dari alex ferguson dan manajemen United. Pilihan kontroversial tersebut terbukti sukses memanaskan tensi derby Manchester, terlebih ketika Tevez kemudian berhasil mempersembahkan trofi Premier League bagi Manchester City pada musim 2011/2012 yang sekaligus mengakhiri dominasi mantan klubnya.

Kisah kepindahan Carlos Tevez ini menggambarkan bagaimana dinamika emosional dan pengelolaan pemain dapat mengubah arah sejarah sebuah klub besar. Keputusan yang awalnya didorong oleh rasa sakit hati dan kekecewaan terhadap alex ferguson justru berujung pada salah satu transfer paling ikonik dan memanas dalam lembaran sejarah Liga Inggris modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *