Telkom Gelar Pelatihan Digital untuk 537 Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo, Menyemai Generasi Digital YogyakartaTelkom Gelar Pelatihan Digital untuk 537 Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo, Menyemai Generasi Digital Yogyakarta

Sekolapedia – 28 Oktober 2026 | Telkom Gelar Pelatihan Digital untuk 537 Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo, menandai langkah signifikan dalam memperluas akses pendidikan teknologi di wilayah Yogyakarta. Program Connect.in‑Spirasi, yang diprakarsai oleh Telkom Indonesia, menampung 59 guru sekaligus 537 siswa dalam sesi pelatihan intensif yang bertujuan meningkatkan kompetensi digital generasi muda.

Pelatihan ini tidak hanya fokus pada penggunaan perangkat keras, melainkan juga mengajarkan pemahaman tentang jaringan, keamanan siber, serta pembuatan konten digital. Melalui pendekatan praktis, para peserta diberi kesempatan untuk langsung mengimplementasikan apa yang dipelajari di lapangan, sehingga mampu mempersiapkan diri menghadapi tantangan era digital.

Berikut beberapa poin penting yang ditawarkan dalam pelatihan:

  • Pengantar jaringan komputer dan internet berkecepatan tinggi.
  • Dasar-dasar pemrograman menggunakan bahasa Python.
  • Penggunaan aplikasi produktivitas digital seperti Google Workspace.
  • Keamanan siber dasar untuk melindungi data pribadi.
  • Pengembangan proyek digital sederhana sebagai portfolio.

Selain materi, peserta juga menerima bantuan pendidikan berupa perlengkapan digital dan akses ke platform belajar online. Hal ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan digital antara daerah perkotaan dan pedesaan.

Statistik menunjukkan bahwa 537 siswa yang mengikuti pelatihan berasal dari 10 sekolah rakyat di Kulon Progo. Rata-rata usia peserta antara 15 hingga 18 tahun, dengan mayoritas berpendapat bahwa pelatihan ini membuka mata mereka tentang potensi karier di bidang teknologi. Sementara itu, 59 guru yang ikut turut dilatih untuk menjadi fasilitator di sekolah masing-masing, sehingga manfaat pelatihan dapat bertahan lebih lama.

Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan logistik yang solid. Telkom menyediakan infrastruktur jaringan, perangkat keras, serta tenaga ahli untuk mengajar. Sementara itu, pemerintah daerah menyalurkan dana tambahan guna menutupi biaya operasional dan materi pelatihan.

Pelatihan ini juga menjadi platform bagi siswa untuk berinteraksi dengan profesional di bidang teknologi. Diskusi kelompok dan sesi tanya jawab memungkinkan peserta memperoleh wawasan langsung tentang tren industri, seperti AI, big data, dan cloud computing.

Telkom Gelar Pelatihan Digital untuk 537 Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan teknologi dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan. Dengan memperkenalkan konsep digital secara langsung, program ini tidak hanya menambah keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan semangat inovasi di kalangan generasi muda.

Di tengah era digital yang terus berkembang, upaya seperti ini penting untuk mempersiapkan tenaga kerja masa depan yang kompeten. Telkom berharap bahwa para siswa dan guru yang terlibat dapat menjadi agen perubahan di komunitas mereka, menerapkan pengetahuan yang didapat untuk memajukan pendidikan dan ekonomi lokal.

Dengan demikian, Telkom Gelar Pelatihan Digital untuk 537 Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo menjadi tonggak penting dalam mendorong inklusi digital di Indonesia, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia berbasis teknologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *