Sekolapedia – 02 Oktober 2026 | Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik komjen wahyu hadiningrat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) dalam sebuah upacara khidmat di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026). Pelantikan ini menandai babak baru kepemimpinan di tubuh Korps Bhayangkara, di mana ia akan mendampingi Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto yang juga dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Penunjukan Komjen Wahyu Hadiningrat bukan tanpa alasan. Ia dikenal sebagai perwira tinggi yang memiliki kombinasi langka antara keahlian lapangan di bidang reserse dan kecerdasan intelektual di bidang hukum. Sebagai lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992, ia merupakan satu angkatan di bawah Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang menunjukkan posisi strategisnya dalam struktur kepemimpinan Polri saat ini.
Rekam Jejak Karier: Dari Reserse hingga Manajemen Strategis
Perjalanan karier komjen wahyu hadiningrat mencerminkan pengalaman yang sangat luas, mulai dari tingkat kepolisian sektoral hingga lembaga intelijen negara. Ia memulai langkahnya sebagai perwira pertama di Polda Jawa Barat pada tahun 1993. Berikut adalah beberapa tonggak penting dalam perjalanan kariernya:
- Tingkat Kewilayahan: Pernah menjabat sebagai Kapolsek Soreang (1995), Kasatserse Polres Bandung (1997), hingga memimpin sebagai Kapolres Metro Bekasi (2011) dan Kapolres Metro Jakarta Selatan (2012).
- Bidang Reserse dan Antiteror: Memiliki pengalaman mendalam sebagai Kasat I Ditreskrim Polda Jawa Barat serta pernah dipercaya menjadi Kasatgaswil Jabar Densus 88 Antiteror Polri.
- Polda Metro Jaya & Mabes Polri: Menjabat sebagai Wadirtipidsiber Bareskrim Polri (2017) dan Direktur Respon Ancaman Deputi Bidang Intelijen Siber BIN pada tahun yang sama.
- Manajemen Anggaran: Sebelum menjabat Wakapolri, ia memegang posisi krusial sebagai Asisten Utama Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena) Kapolri sejak September 2024.
Intelektualitas dan Kepakaran Hukum
Selain jam terbang di lapangan, komjen wahyu hadiningrat juga merupakan seorang akademisi yang mumpuni. Ia menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Padjajaran (Unpad) yang diselesaikan pada periode 2024/2025. Fokus penelitiannya sangat relevan dengan tantangan keamanan modern, yakni mengenai penanggulangan radikalisme melalui media sosial.
Dalam disertasi doktornya, ia memberikan kontribusi pemikiran yang signifikan terkait revisi UU Terorisme. Ia menekankan pentingnya integrasi pengawasan radikalisme di media sosial secara terpadu dan menyarankan adanya sanksi tegas, baik administratif maupun pidana, bagi platform media sosial yang memfasilitasi penyebaran konten radikal. Pemikiran ini menunjukkan bahwa ia adalah sosok pemimpin yang berbasis data dan regulasi.
| Aspek | Detail Informasi |
|---|---|
| Pendidikan Tertinggi | Doktor Ilmu Hukum, Universitas Padjajaran |
| Lulusan Akpol | Angkatan 1992 |
| Jabatan Sebelumnya | Astamarena Kapolri |
| Keahlian Utama | Reserse, Siber, dan Manajemen Perencanaan |
Dengan pengalaman yang mencakup bidang reserse kriminal, intelijen siber di BIN, hingga manajemen perencanaan anggaran di Mabes Polri, penunjukan komjen wahyu hadiningrat diharapkan mampu memperkuat transformasi internal Polri. Ia diproyeksikan menjadi mitra strategis Kapolri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional serta memperkuat manajemen organisasi di tengah dinamika tantangan global yang semakin kompleks.
Pelantikan ini juga menandai pergeseran kepemimpinan di mana Komjen Pol. Dedi Prasetyo, yang sebelumnya menjabat Wakapolri, kini mendapatkan amanah baru dari Presiden Prabowo untuk menjabat sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN).



Post Comment