Sekolapedia – 25 Oktober 2026 | Tim Nasional Indonesia U-15 memulai langkah perdana mereka di ajang bergengsi FIFA U-15 World Cup & Festival 2026 dengan performa yang sangat meyakinkan. Bertanding di Pitch 1A Hovsan Competition Complex, Azerbaijan, pada Sabtu (24/10/2026), skuad Garuda Muda tampil dominan dan berhasil melumat tim nasional sepak bola fiji dengan skor telak 7-1. Kemenangan besar ini menjadi sinyal kuat bahwa talenta muda Indonesia siap bersaing di level dunia.
Pertandingan yang menggunakan format delapan lawan delapan (8v8) dengan durasi dua babak masing-masing 20 menit ini berlangsung sangat intens sejak menit awal. Indonesia langsung memberikan kejutan kepada tim nasional sepak bola fiji melalui gol cepat Muhammad Nazar pada menit pertama. Tendangan spekulasi dari hampir titik tengah lapangan yang sempat membentur tiang gawang berhasil mengelabui kiper Fiji, Marika Saro.
Namun, kegembiraan Indonesia sempat terganggu saat tim nasional sepak bola fiji berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-11 melalui aksi Ryan Swami. Gol tersebut sempat membuat tensi pertandingan meningkat, namun dominasi pemain muda Indonesia kembali terlihat jelas memasuki babak kedua.
Memasuki babak kedua, lini tengah Indonesia yang dikomandoi oleh pemain-pemain berbakat mulai mengendalikan ritme permainan. Lyonel Musaling menjadi motor serangan yang sangat berbahaya bagi pertahanan tim nasional sepak bola fiji. Berikut adalah ringkasan jalannya pesta gol Indonesia:
| Menit | Pencetak Gol | Skor |
|---|---|---|
| 1′ | Muhammad Nazar | 1-0 |
| 11′ | Ryan Swami (Fiji) | 1-1 |
| 21′ | Dicky Marani | 2-1 |
| 26′ | Muhammad Hariri | 3-1 |
| 28′ | Jasson Prassad (Gol Bunuh Diri) | 4-1 |
| 34′ | Muhammad Hariri | 5-1 |
| 38′ | Dicky Marani | 6-1 |
| 40′ | Rendra Maulana | 7-1 |
Dominasi Indonesia semakin tak terbendung berkat peran krusial Lyonel Musaling yang memberikan assist pada beberapa gol penting. Dicky Marani dan Muhammad Hariri masing-masing berhasil mencetak brace (dua gol), menunjukkan ketajaman lini depan Garuda Muda. Selain itu, Rendra Maulana juga turut menyumbangkan satu gol penutup yang memastikan kemenangan telak ini.
Keberhasilan ini juga menjadi pembuktian bagi kualitas pembinaan pemain muda di Indonesia. Salah satu sorotan utama adalah keterlibatan empat talenta muda dari Persebaya Surabaya dalam skuad nasional ini, yakni M. Hariri Maulana, Renaldy Rizky Syahreza, Rendra Maulana, dan Jasshen Janneiro. Ganesha Putera, Kepala Persebaya Future Lab, menyatakan bahwa keterwakilan pemain klubnya di panggung dunia merupakan hasil dari kerja keras pembinaan jangka panjang yang kini mulai membuahkan hasil nyata.
Kemenangan atas tim nasional sepak bola fiji ini memberikan suntikan moral yang luar biasa bagi skuad Garuda Muda di bawah asuhan pelatih Furqon Alkatiri. Dengan hasil positif ini, Indonesia memulai turnamen di Azerbaijan dengan kepercayaan diri tinggi untuk melangkah lebih jauh di kompetisi Piala Dunia U-15 FIFA 2026.
Secara keseluruhan, performa kolektif pemain Indonesia menunjukkan kematangan taktik dan efisiensi penyelesaian akhir yang sangat baik. Jika konsistensi ini terus terjaga, tidak menutup kemungkinan Indonesia dapat memberikan kejutan besar bagi negara-negara peserta lainnya dalam turnamen dunia ini.
