Perombakan Kabinet Merah Putih: Sugiono Gantikan Pratikno sebagai Menko PMK di Istana Negara

Sekolapedia – 01 Oktober 2026 | Jakarta — Isu perombakan atau reshuffle kabinet yang sempat beredar luas akhirnya terjawab sudah di Istana Negara, Jakarta. Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), menggantikan pejabat sebelumnya, Pratikno. Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 104P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Sisa Jabatan 2024–2029 yang ditetapkan pada 30 September 2026.

Sebelumnya, kabar mengenai pergantian posisi ini sempat ditanggapi santai oleh Pratikno ketika ditemui awak media usai menghadiri sebuah acara di Jakarta Selatan. Sambil tertawa, ia mengaku belum mendapatkan informasi resmi terkait rencana perombakan tersebut, namun tetap berpesan agar seluruh pihak senantiasa bekerja lebih produktif dan memberikan yang terbaik bagi negara.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan dipandu langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Sugiono bersama sejumlah pejabat tinggi negara lainnya mengucapkan sumpah jabatan untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan penuh tanggung jawab. Setelah penandatanganan berita acara, estafet kepemimpinan di Kemenko PMK pun resmi berpindah tangan.

Usai dilantik, Sugiono menyatakan komitmennya untuk segera mendalami berbagai pekerjaan rumah yang ditinggalkan oleh Pratikno. Ia berencana melakukan koordinasi intensif guna memetakan berbagai program strategis yang mendesak untuk segera ditindaklanjuti demi kelanjutan pembangunan manusia di Tanah Air.

Di sisi lain, Pratikno menyampaikan bahwa dirinya telah menitipkan sejumlah agenda prioritas kepada penggantinya. Beberapa isu penting yang menjadi fokus utama Kemenko PMK meliputi:

  • Koordinasi rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di berbagai wilayah Indonesia.
  • Program pendidikan nasional, termasuk inisiatif pendidikan negeri gratis.
  • Pengembangan Sekolah Unggul Garuda dan Sekolah Nasional Terintegrasi.
  • Berbagai penanganan persoalan kesehatan serta penguatan kebudayaan.

Selain posisi Menko PMK, Presiden Prabowo juga melakukan pelantikan terhadap sejumlah pejabat negara strategis lainnya dalam rangkaian acara yang sama. Beberapa nama yang turut dilantik di antaranya adalah Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Energi, Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan, serta Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

Pergantian kepemimpinan di tubuh Kemenko PMK ini menandai langkah awal penyesuaian strategi pemerintah dalam mempercepat realisasi visi pembangunan manusia yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan sinergi yang baik antara pejabat lama dan baru, diharapkan seluruh agenda prioritas nasional dapat berjalan tanpa hambatan berarti demi kemajuan bangsa.

Post Comment