Performa Fantastis CBDK: Laba Melonjak 39% ke Rp1,82 Triliun Berkat Ekspansi Masif di PIK2Performa Fantastis CBDK: Laba Melonjak 39% ke Rp1,82 Triliun Berkat Ekspansi Masif di PIK2

Sekolapedia – 31 Oktober 2026 | Emiten properti milik pengusaha ternama Sugianto Kusuma atau yang akrab disapa Aguan, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), menunjukkan taji di pasar modal dengan mencatatkan kinerja keuangan yang luar biasa. Perusahaan yang bergerak di sektor pengembangan kawasan strategis ini berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih yang signifikan hingga kuartal ketiga tahun 2026. Keberhasilan bangun kosambi sukses dalam mengelola portofolio asetnya terlihat jelas dari lonjakan laba bersih yang mencapai angka Rp1,82 triliun hingga September 2026, tumbuh sebesar 39 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan laba yang impresif ini tidak terlepas dari kenaikan pendapatan perusahaan yang menyentuh angka Rp2,56 triliun. Jika dibandingkan dengan periode sembilan bulan pertama tahun 2025 yang sebesar Rp2,29 triliun, pendapatan bangun kosambi sukses mengalami kenaikan sebesar 11 persen secara tahunan (year-on-year). Faktor utama yang menjadi motor penggerak pendapatan ini adalah aktivitas serah terima kaveling tanah komersial di kawasan Central Business District (CBD) PIK2 yang mengalami lonjakan drastis sebesar 67 persen.

Dominasi Penjualan Lahan Komersial di CBD PIK2

Segmen kaveling tanah komersial terbukti menjadi tulang punggung bisnis perseroan. Kontribusi dari segmen ini mencapai sekitar 80 persen dari total pendapatan yang diraih perusahaan. Strategi pengembangan kawasan terpadu di PIK2, Tangerang, telah membuahkan hasil manis melalui serah terima berbagai produk komersial unggulan. Beberapa produk yang memberikan kontribusi besar antara lain:

  • SOHO Manhattan
  • Bizpark PIK2
  • Rukan Milenial
  • Rukan Asia Afrika
  • Rukan Little Siam

Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bukti ketangguhan perusahaan dalam menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika industri properti yang masih menghadapi berbagai tantangan pemulihan. Menurutnya, kemampuan bangun kosambi sukses dalam menjaga efisiensi biaya operasional juga menjadi kunci utama kenaikan laba bruto yang mencapai Rp2,03 triliun, atau tumbuh 27,65 persen.

Struktur Keuangan dan Cadangan Lahan Masa Depan

Selain pertumbuhan laba, kondisi neraca keuangan perusahaan juga menunjukkan fundamental yang sangat sehat. Berikut adalah ringkasan posisi keuangan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk per 30 September 2026:

Indikator Keuangan Nilai (Rupiah)
Total Aset Rp22,4 Triliun
Ekuitas Rp13,7 Triliun
Kas Bersih (Net Cash) Rp3,4 Triliun
Liabilitas Rp8,67 Triliun

Kekuatan likuiditas yang dimiliki perusahaan memberikan ruang gerak yang luas untuk ekspansi di masa mendatang. Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, bangun kosambi sukses telah menyiapkan cadangan lahan (land bank) seluas 691 hektare yang akan difokuskan untuk pengembangan kawasan CBD PIK2 secara berkelanjutan. Hal ini memastikan bahwa perusahaan memiliki fondasi yang kuat untuk terus tumbuh sebagai pusat bisnis dan komersial utama.

Proyek Strategis dan Pengembangan Kawasan

Tidak hanya fokus pada penjualan lahan, perusahaan juga terus memperkuat infrastruktur pendukung di kawasan PIK2. Salah satu pencapaian penting adalah operasional Nusantara International Convention Exhibition (NICE) yang telah sukses menyelenggarakan 51 acara. Selain itu, untuk mendukung sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), perusahaan tengah mempersiapkan Hotel Hilton PIK2. Hotel bintang lima setinggi 20 lantai dengan kapasitas 271 kamar ini ditargetkan mulai beroperasi pada semester kedua tahun 2027.

Meskipun terjadi sedikit perlambatan laju pertumbuhan pada kuartal ketiga jika dibandingkan dengan semester pertama, secara akumulatif tahun berjalan, kinerja perusahaan tetap berada di jalur yang positif. Dengan dukungan manajemen yang kuat dan aset lahan yang luas, prospek jangka panjang perusahaan tetap menjanjikan bagi para pemangku kepentingan dan investor di pasar modal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *