Pembatalan penerbangan dapat terjadi ketika kondisi cuaca atau kualitas udara dinilai mengganggu keselamatan operasional. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan menjadi salah satu situasi yang dapat menghambat jarak pandang, aktivitas bandara, serta perjalanan pesawat di sejumlah rute.
Perkembangan terkait kabut asap kembali menjadi perhatian setelah muncul laporan mengenai perpanjangan pembatalan penerbangan di Sampit. Di wilayah lain, sebanyak 16 penerbangan dari Bandara Sentani menuju Wamena dan Dekai dilaporkan ditunda akibat kabut asap. Penundaan dan pembatalan merupakan keputusan operasional yang dapat berubah mengikuti kondisi di lapangan.
Mengapa Kabut Asap Dapat Mengganggu Penerbangan?
Kabut asap dapat mengurangi jarak pandang di sekitar landasan pacu dan jalur penerbangan. Kondisi tersebut menyulitkan proses lepas landas, pendaratan, maupun pergerakan pesawat di area bandara.
Keputusan untuk menunda atau membatalkan penerbangan biasanya mempertimbangkan informasi keselamatan, kondisi cuaca, jarak pandang, serta kesiapan bandara dan maskapai. Karena faktor ini dapat berubah sewaktu-waktu, penumpang perlu memeriksa informasi terbaru sebelum berangkat ke bandara.
Bedanya Pembatalan dan Penundaan Penerbangan
Penundaan penerbangan berarti jadwal keberangkatan atau kedatangan bergeser, tetapi penerbangan masih direncanakan untuk beroperasi. Sementara itu, pembatalan penerbangan berarti penerbangan tersebut tidak dijalankan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Perbedaan ini penting karena opsi yang tersedia bagi penumpang dapat berbeda. Pada penerbangan yang ditunda, maskapai mungkin memberikan informasi jadwal baru. Pada penerbangan yang dibatalkan, penumpang biasanya perlu menunggu arahan mengenai perubahan jadwal, pengalihan rute, atau proses lain sesuai ketentuan maskapai dan aturan yang berlaku.
Waspadai Informasi Tidak Terverifikasi
Di tengah kabut asap, dapat beredar informasi yang mengaitkan kondisi tersebut dengan larangan penerbangan secara luas. Salah satu judul yang beredar menyebut WHO melarang penerbangan ke Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Informasi tersebut telah diberi label hoaks oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Penumpang sebaiknya tidak langsung mempercayai pesan berantai atau unggahan tanpa sumber jelas. Periksa pengumuman dari maskapai, pengelola bandara, kementerian terkait, atau kanal resmi pemerintah. Jangan menyimpulkan bahwa seluruh penerbangan di suatu negara dibatalkan hanya karena terdapat gangguan pada rute tertentu.
Langkah Penumpang Saat Penerbangan Terganggu
- Periksa status penerbangan melalui aplikasi, situs, atau layanan resmi maskapai.
- Pastikan informasi rute, nomor penerbangan, dan jadwal yang diperiksa sudah benar.
- Simpan bukti pemesanan, pemberitahuan perubahan jadwal, serta komunikasi dengan maskapai.
- Hubungi maskapai atau agen tempat pembelian tiket untuk mengetahui pilihan yang tersedia.
- Hindari membeli tiket pengganti sebelum memahami status tiket awal dan ketentuan yang berlaku.
- Jika tetap menuju bandara, sediakan waktu dan perlengkapan yang cukup karena kondisi operasional dapat berubah.
Penumpang juga perlu membedakan informasi resmi tentang penerbangan tertentu dari kabar yang bersifat umum. Jika maskapai menyatakan penerbangan ditunda, tunggu pembaruan berikutnya dan ikuti instruksi resmi. Bila status berubah menjadi batal, tanyakan secara langsung prosedur yang dapat dipilih berdasarkan kondisi pemesanan.
Kesimpulan
Pembatalan penerbangan akibat kabut asap merupakan langkah yang berkaitan dengan keselamatan dan kondisi operasional bandara. Laporan tentang pembatalan di Sampit serta penundaan penerbangan dari Sentani menunjukkan bahwa dampak kabut asap dapat berbeda di setiap wilayah dan rute.
Penumpang perlu membedakan pembatalan dari penundaan, memantau kanal resmi, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Dengan memeriksa status penerbangan secara berkala dan berkomunikasi langsung dengan maskapai, penumpang dapat menentukan langkah perjalanan secara lebih tepat.