Sekolapedia – 07 Oktober 2026 | Stadion Wembley menjadi saksi bisu sebuah pencapaian legendaris saat harry kane kembali menunjukkan kelasnya sebagai predator kotak penalti terbaik dunia. Dalam laga UEFA Nations League melawan Republik Ceko pada Selasa malam, kapten tim nasional Inggris ini tidak hanya memimpin timnya menuju kemenangan telak 3-0, tetapi juga mengukuhkan statusnya dalam buku sejarah sepak bola internasional.
Pertandingan ini menjadi sangat spesial karena Kane berhasil menyamai rekor penampilan terbanyak pemain Inggris yang sebelumnya dipegang oleh legenda Peter Shilton, yakni 125 caps. Tak hanya sekadar tampil, striker Bayern Munich berusia 33 tahun tersebut langsung membuktikan mengapa ia layak menyandang status kapten dengan mencetak dua gol kemenangan yang luar biasa.
Dominasi Mutlak di Wembley
Kemenangan Inggris atas Republik Ceko diawali dengan sedikit keberuntungan saat umpan silang Kane memaksa bek lawan, Vladimir Coufal, melakukan gol bunuh diri pada menit ke-27. Namun, Kane tidak berhenti di situ. Ia menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol pada menit ke-40 melalui penyelesaian jarak dekat, sebelum akhirnya menyempurnakan kemenangan melalui sundulan maut memanfaatkan situasi sepak pojok pada menit ke-57.
Dengan dua gol tersebut, torehan gol internasional Kane kini mencapai angka 91 gol. Statistik ini menunjukkan jarak yang sangat lebar dengan pencetak gol terbanyak Inggris kedua, Wayne Rooney. Berikut adalah ringkasan pencapaian luar biasa Harry Kane dalam pertandingan tersebut:
| Statistik | Detail Pencapaian |
|---|---|
| Jumlah Caps | 125 (Menyamai Rekor Peter Shilton) |
| Total Gol Internasional | 91 Gol |
| Gol dalam Pertandingan Ini | 2 Gol |
| Kontribusi Assist | 1 (Gol Bunuh Diri Lawan) |
Selain performa individunya, Kane juga mencatatkan rekor sebagai pemain tertua yang mampu mencetak dua gol dalam dua pertandingan berturut-turut untuk tim nasional Inggris. Hal ini menunjukkan bahwa di usia 33 tahun, ia justru sedang berada di puncak performa terbaiknya.
Pujian Setinggi Langit dari Jude Bellingham dan Thomas Tuchel
Performa impresif harry kane memancing reaksi emosional dari rekan setimnya, Jude Bellingham. Pemain muda berbakat tersebut tidak ragu menyebut Kane sebagai pemain terbaik yang pernah mengenakan seragam Three Lions.
“Dia adalah pemain terbaik Inggris yang pernah mengenakan jersey ini, dan merupakan sebuah kehormatan bisa bermain bersamanya. Dia bermain di level yang tidak tertandingi di seluruh dunia,” ujar Bellingham dengan penuh kekaguman. Bellingham juga menambahkan bahwa Kane bukan sekadar pencetak gol, melainkan pemimpin yang mampu membantu rekan setimnya baik di dalam maupun di luar lapangan.
Senada dengan Bellingham, pelatih Inggris, Thomas Tuchel, juga memberikan apresiasi tinggi. Tuchel menyatakan bahwa kualitas yang ditunjukkan Kane bukanlah sesuatu yang mengejutkan, melainkan sebuah standar tinggi yang konsisten ia tunjukkan di setiap pertandingan. “Itulah yang dia lakukan. Saya tidak menganggapnya sebagai hal biasa. Itu sangat luar biasa di setiap pertandingan,” ungkap Tuchel.
Ambisi yang Belum Berhenti
Meskipun telah mengoleksi rekor yang luar biasa, harry kane menyatakan bahwa dirinya belum merasa mencapai batas kemampuannya. Ia memiliki ambisi besar untuk mencapai angka 100 gol bagi negaranya. Setelah melewati musim terbaiknya di level klub pada usia 32 tahun, ia merasa kondisi fisiknya saat ini jauh lebih baik untuk terus mendobrak rekor-rekor baru.
Legenda Inggris, Peter Shilton, yang juga memberikan ucapan selamat melalui video, meyakini bahwa rekor penampilan Kane mungkin tidak akan pernah terpecahkan lagi. Dengan dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan, Kane kini berada di jalur untuk menjadi ikon sepak bola yang tak tertandingi dalam sejarah panjang tim nasional Inggris.
Kemenangan ini sekaligus memperkuat posisi Inggris di ajang Nations League musim 2026-27, memberikan momentum positif bagi skuad asuhan Tuchel untuk menghadapi kompetisi-kompetisi besar di masa mendatang.



Post Comment