Klasemen Espanyol vs Atlético Madrid berubah setelah Atlético membawa pulang kemenangan 1-0 dari RCDE Stadium. Gol Alex Baena pada menit ke-89 memastikan tiga poin bagi tim tamu dalam pertandingan lanjutan LaLiga, Sabtu (17/10/2026) malam WIB.
Hasil tersebut mengangkat Atlético Madrid ke peringkat kedua dengan koleksi 22 poin dari sembilan laga. Espanyol, yang gagal memaksimalkan kesempatan bermain di kandang, berada di urutan ke-12 dengan delapan poin.
Klasemen Espanyol vs Atlético Madrid setelah gol penentu Baena
Tambahan tiga angka membuat posisi Atlético di papan atas klasemen Liga Spanyol menguat. Tim asuhan Atlético menuntaskan laga dengan kemenangan tipis, tetapi gol pada penghujung pertandingan cukup untuk mengubah hasil dan perolehan poin mereka.
Espanyol harus menerima kekalahan meski sempat memiliki peluang untuk mencetak gol. Dengan delapan poin, mereka menempati posisi ke-12 setelah pertandingan ini. Perbedaan posisi kedua tim terlihat jelas pada catatan poin yang disebutkan seusai laga: Atlético mengumpulkan 22 poin, sedangkan Espanyol memiliki delapan.
Pertandingan berlangsung ketat dan kedua tim sama-sama memperoleh kesempatan berbahaya. Babak pertama berakhir tanpa gol, sementara pada babak kedua peluang Atlético juga sempat terhenti oleh mistar dan penyelamatan kiper Espanyol. Kebuntuan baru pecah ketika laga memasuki menit ke-89.
Espanyol dan Atlético bermain imbang tanpa gol pada babak pertama
Atlético langsung mencoba menekan sejak awal. Lee Kang-in memperoleh peluang saat pertandingan baru berjalan dua menit. Ia melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, tetapi bola belum mengarah ke gawang Espanyol dan melebar.
Espanyol kemudian membalas melalui Roberto Fernandez. Ia menyambut umpan silang dengan sundulan, namun upayanya juga belum menemui sasaran. Kedua peluang tersebut belum cukup untuk mengubah skor, sehingga pertandingan tetap berjalan tanpa gol.
Menjelang turun minum, Espanyol hampir memimpin. Leandro Cabrera mendapat kesempatan untuk mencetak gol, tetapi tendangannya membentur mistar gawang. Bola yang gagal masuk membuat kedua tim memasuki jeda dengan kedudukan 0-0.
Situasi itu mencerminkan babak pertama yang memberi kesempatan kepada kedua kubu, tetapi belum menghasilkan penyelesaian akhir yang akurat. Espanyol sempat berada dekat dengan gol melalui Cabrera, sedangkan Atlético lebih dahulu mengancam lewat Lee Kang-in.
Peluang Atlético kembali membentur mistar
Selepas jeda, Atlético berusaha mencari gol pembuka. Salah satu peluang mereka datang melalui Marcos Llorente. Namun, tendangannya mengenai mistar gawang, sehingga tim tamu kembali gagal memecah kebuntuan.
Espanyol masih mampu menjaga gawangnya dari ancaman langsung. Angel Fortuno menjadi pemain penting pada menit ke-86 saat ia menggagalkan sundulan Julian Alvarez. Bola mengarah ke pojok kanan bawah, tetapi Fortuno berhasil menepisnya.
Penyelamatan tersebut mempertahankan skor 0-0 dan memberi Espanyol harapan untuk menyelesaikan laga dengan hasil positif. Namun, Atlético terus mencari celah hingga menjelang akhir pertandingan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil hanya beberapa menit setelah peluang Alvarez digagalkan.
Alex Baena mencetak gol pada menit ke-89
Gol penentu tercipta pada menit ke-89. Julian Alvarez mengirimkan bola kepada Alex Baena yang berada tepat di depan kotak penalti. Baena kemudian melepaskan tembakan dan berhasil membobol gawang Espanyol.
Gol tersebut menjadi satu-satunya dalam pertandingan. Atlético pun menutup laga dengan kemenangan 1-0, sementara Espanyol tidak sempat membalas sebelum pertandingan berakhir. Baena tampil sebagai pencetak gol penentu, sedangkan Alvarez berperan dengan memberikan bola kepadanya.
Rangkaian peluang yang sebelumnya gagal berbuah gol membuat penyelesaian Baena menjadi momen yang menentukan. Atletico sempat melihat upaya Llorente membentur mistar dan sundulan Alvarez ditepis Fortuno, tetapi serangan pada menit ke-89 akhirnya menghasilkan gol kemenangan.
Dampak hasil pertandingan terhadap posisi kedua tim
Kemenangan tandang ini membawa Atlético Madrid ke peringkat kedua klasemen Liga Spanyol dengan 22 poin dari sembilan pertandingan. Tiga poin dari RCDE Stadium menjadi hasil penting bagi posisi mereka di papan klasemen, sebagaimana tercatat setelah laga.
Bagi Espanyol, kekalahan tersebut membuat mereka tetap berada di urutan ke-12 dengan delapan poin. Mereka sempat memiliki kesempatan melalui Roberto Fernandez dan Cabrera, tetapi tak satu pun peluang itu berujung gol. Fortuno juga membuat penyelamatan penting, namun gol Baena pada menit akhir tetap menjadi pembeda.
Skor akhir 1-0 menunjukkan betapa tipis jarak antara hasil imbang dan kemenangan dalam pertandingan ini. Espanyol sempat mengancam sebelum jeda, sedangkan Atlético menghasilkan gol ketika waktu normal mendekati akhir. Dari sisi klasemen, hasil tersebut menguntungkan Atlético dan membuat Espanyol pulang tanpa tambahan poin.
Susunan pemain Espanyol dan Atlético Madrid
Espanyol
Angel Fortuno; Cabrera, Riedel, Drkusic (Nunez 64′), Roger Hinojo, El Hilali, Bryan Zaragoza (Puado 82′), Pol Lozano, Edu Exposito (Calatrava 73′), Javi Hernandez (Gabriel Moscardo 73′), Roberto Fernandez (Fernandez Sanchez 82′).
Atlético Madrid
Oblak; Dani Martinez (Grimaldo 46′), Hancko, Romero (Mendoza 67′), Marc Pubill, Lee Kang-in (Baena 62′), Hjulmand, Pablo Barrios (Llorente 55′), Simeone, Lookman (Alvarez 46′), David.
Ringkasan hasil Espanyol vs Atlético Madrid
- Skor akhir: Espanyol 0-1 Atlético Madrid.
- Pencetak gol: Alex Baena, menit ke-89.
- Stadion: RCDE Stadium.
- Posisi Atlético setelah laga: peringkat kedua, 22 poin dari sembilan laga.
- Posisi Espanyol setelah laga: peringkat ke-12, delapan poin.
Atlético Madrid meraih kemenangan melalui gol Baena pada penghujung laga setelah pertandingan berlangsung tanpa gol selama hampir 90 menit. Hasil 1-0 itu sekaligus mengubah catatan mereka di klasemen, membawa Atlético ke posisi kedua dan membuat Espanyol tetap berada di urutan ke-12.
Sumber referensi: sport.detik.com