Sekolapedia – 18 Oktober 2026 | Stadion El Sadar menjadi saksi bisu kembalinya kejayaan tuan rumah saat laga osasuna vs racing santander berlangsung pada Minggu (18/10). Dalam pertandingan yang penuh emosi, Osasuna berhasil mematahkan tren negatif mereka dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas tim tamu. Kemenangan ini terasa sangat spesial karena menandai kembalinya Jagoba Arrasate ke bangku pelatih Osasuna, sebuah keputusan yang disambut hangat oleh seluruh pendukung setia klub di Navarra.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Osasuna langsung menunjukkan identitas permainan yang diinginkan Arrasate: agresivitas tinggi, tekanan ketat, dan serangan vertikal. Pertandingan osasuna vs racing santander ini sejak awal sudah memanas, bahkan sempat diwarnai ketegangan di luar lapangan. Pihak kepolisian melaporkan telah mengamankan sekelompok ultra Racing Santander yang membawa benda-benda berbahaya berupa tongkat sapu sebelum laga dimulai, demi menjaga keamanan di area stadion.
Osasuna sebenarnya hampir unggul lebih cepat pada menit ke-4 melalui gol Jonathan Dubasin setelah memanfaatkan situasi sepak pojok. Namun, kegembiraan tersebut sirna setelah wasit melakukan peninjauan dan menyatakan gol tersebut tidak sah karena posisi Dubasin yang terjebak offside. Dubasin kembali mengalami nasib serupa pada menit ke-33, di mana upayanya mencetak gol kembali dianulir karena offside, sementara tembakan lainnya berhasil digagalkan oleh kiper Agirrezabala.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-9. Pemain bertahan Racing, Jeanuel Belocian, melakukan pelanggaran di dalam kotak terlarang terhadap Ante Budimir. Wasit dengan sigap menunjuk titik putih, dan sang striker Kroasia, Ante Budimir, menjalankan tugasnya dengan sangat tenang. Tendangan penaltinya sukses merobek jala gawang Racing, sekaligus menjadi gol kedelapan Budimir dalam sembilan pertandingan liga musim ini. Skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan dalam laga osasuna vs racing santander ini tidak menurun. Osasuna terus menekan untuk menggandakan keunggulan. Rubén GarcÃa sempat mengancam lewat tendangan voli spektakuler dari luar kotak penalti, namun pertahanan Racing masih mampu bertahan. Di sisi lain, Racing Santander mencoba bangkit melalui pergerakan pemain seperti Zabiri dan upaya dari Sergio Canales, namun lini pertahanan Osasuna tampil sangat solid.
Kemenangan Osasuna akhirnya dikunci pada menit ke-88. Berawal dari aksi individu luar biasa dari Inigo Arguibide di sisi kanan, ia mengirimkan umpan silang yang mematikan. Kiper Agirrezabala sempat menepis tembakan tersebut, namun bola muntah justru berhasil disambar dengan tendangan kaki kiri oleh Asier Osambela. Gol ini memastikan kemenangan 2-0 bagi tuan rumah sekaligus mengakhiri puasa kemenangan Osasuna yang telah berlangsung selama lima pertandingan berturut-turut.
Hasil ini memberikan dampak signifikan pada posisi klasemen. Osasuna kini melonjak ke peringkat sembilan, sementara Racing Santander harus tertahan di posisi ke-16 dengan catatan empat pertandingan tanpa kemenangan. Keberhasilan menjaga gawang tetap bersih (clean sheet) juga menjadi catatan positif bagi Osasuna, sesuatu yang belum mereka capai sejak akhir Agustus lalu.
Secara keseluruhan, pertandingan ini membuktikan bahwa kembalinya Arrasate membawa angin segar bagi performa tim. Dengan kombinasi ketajaman Budimir dan soliditas lini belakang, Osasuna kini kembali menjadi ancaman serius bagi tim-tim papan atas di kompetisi ini.
