Sekolapedia – 19 Oktober 2026 | Stadion BBVA menjadi saksi bisu kebangkitan impresif dari Monterrey saat melakoni laga krusial dalam duel monterrey vs pachuca di pekan duodécima turnamen Apertura Liga MX. Pertandingan yang mempertemukan dua raksasa sepak bola Meksiko ini menyajikan intensitas tinggi sejak peluit kick-off dibunyikan, di mana tuan rumah sukses mengamankan tiga poin penuh lewat kemenangan 2-1 yang menegangkan sekaligus membakar asa mereka untuk menembus fase final.
Di bawah arahan pelatih berpengalaman asal Argentina, MatÃas Almeyda, Rayados tampil begitu dominan pada babak pertama. Keunggulan cepat berhasil diciptakan sebelum pertandingan menginjak menit ke-20. Gol pembuka lahir pada menit ke-13 melalui kaki penyerang asal Uruguay, Diego Rossi. Gol tersebut tercipta berkat pemanfaatan bola rebound setelah eksekusi penalti Lucas Ocampos sempat dimentahkan oleh penjaga gawang Pachuca, Carlos Moreno.
Tak berselang lama, tepatnya pada menit ke-16, keunggulan Monterrey bertambah berkat kerjasama apik serangan balik cepat yang dimotori oleh Lucas Ocampos. Gelandang lincah tersebut mengirimkan umpan terobosan matang yang berhasil diselesaikan secara dingin oleh Jesús “El Tecatito” Corona melalui tendangan cerdik melewati adangan kiper lawan. Skor 2-0 bertahan cukup lama dan memberikan rasa nyaman bagi pendukung tuan rumah di sepanjang paruh pertama pertandingan.
Memasuki babak kedua, Pachuca yang diracik oleh pelatih BenjamÃn Mora mencoba bangkit dan memperkecil ketertinggalan. Usaha keras Los Tuzos membuahkan hasil pada menit ke-75 lewat sundulan tajam dari penyerang haus gol asal Venezuela, Salomón Rondón. Gol tersebut sekaligus mengukuhkan posisi Rondón sebagai pencetak gol terbanyak sementara dengan koleksi 13 gol di turnamen Apertura. Meski terus menekan di sisa waktu pertandingan, lini pertahanan Monterrey yang dikomandoi dengan disiplin mampu mempertahankan keunggulan 2-1 hingga laga usai.
Hasil positif dari rangkaian laga monterrey vs pachuca ini membawa Rayados melejit ke peringkat kedelapan klasemen sementara dengan raihan 17 poin serta masih menyimpan satu pertandingan tunda. MatÃas Almeyda mengungkapkan rasa optimismenya usai pertandingan, menegaskan bahwa nasib tim kini berada di tangan mereka sendiri untuk mengamankan tiket otomatis ke babak perempat final atau Liguilla.
Selain kemenangan penting tersebut, laga monterrey vs pachuca juga mencatatkan sejarah tersendiri bagi klub. Pelatih MatÃas Almeyda memberikan debut resmi kepada pemain muda berusia 16 tahun, 8 bulan, dan 21 hari, Paxon Ruffin. Winger muda berkebangsaan Meksiko-Amerika Serikat ini dinilai memiliki kematangan taktik yang luar biasa di usianya yang masih sangat muda. Almeyda bahkan memuji kemampuan dribel sang pemain sebagai aset berharga bagi masa depan klub.
Di sisi lain, kekalahan ini memperpanjang tren negatif bagi Pachuca yang harus puas tertahan di posisi keempat belas dengan raihan 13 poin setelah menelan kekalahan kelima mereka musim ini. Puncak klasemen sendiri masih dikuasai oleh Club América yang tampil perkasa usai menaklukkan León dengan skor 5-3, mengumpulkan total 24 poin dari pertandingan yang telah dilakoni.
Secara keseluruhan, bentrokan antara monterrey vs pachuca tidak hanya memberikan hiburan berkelas bagi para pecinta sepak bola Meksiko, tetapi juga menjadi titik balik krusial bagi ambisi Rayados. Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit di fase reguler, performa konsisten dan integrasi talenta muda seperti Paxon Ruffin akan menjadi kunci utama bagi skuad asuhan MatÃas Almeyda untuk melaju jauh di fase final Apertura.
