Sekolapedia – 14 Oktober 2026 | Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menunjukkan kepemimpinannya yang aktif melalui serangkaian agenda penting di berbagai wilayah dalam sepekan terakhir. Mulai dari menyoroti kualitas udara yang memprihatinkan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek infrastruktur, hingga membahas wacana perubahan nama stadion kebanggaan warga Bandung, dinamika kerja sang gubernur mencuri perhatian publik.
Perhatian pertama tertuju pada masalah lingkungan hidup, di mana Dedi Mulyadi menyoroti kondisi kualitas udara di sejumlah wilayah Jawa Barat yang terpantau masuk dalam kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat berdasarkan data pemantauan BMKG di Majalengka. Kabupaten Bandung Barat, khususnya kawasan Cipatat yang sebelumnya sempat menjadi sorotan terkait aktivitas industri pengolahan batu kapur, tercatat berada pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan.
Menanggapi temuan tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan perlunya pemeriksaan teknis secara berkala dan perluasan titik sensor pemantauan. Langkah ini dinilai krusial untuk mengidentifikasi jenis polutan serta memastikan langkah penanganan yang tepat di tengah tingginya aktivitas transportasi, permukiman, dan industri di kawasan Bandung Raya.
Tidak hanya fokus pada isu lingkungan, ketegasan Dedi Mulyadi juga terlihat saat melakukan sidak mendadak terhadap proyek pembangunan Underpass Gatot Subroto di Kota Cimahi yang bernilai sekitar Rp126 miliar. Dalam kunjungan tersebut, ia menemukan adanya indikasi selisih pembayaran upah harian pekerja sebesar Rp10.000 hingga Rp20.000 per orang setiap hari dari standar komponen biaya tenaga kerja yang seharusnya.
| Posisi Pekerja | Acuan Upah Standar |
|---|---|
| Mandor | Rp130.000 / hari |
| Tukang | Rp140.000 / hari |
| Pembantu Tukang (Laden) | Rp120.000 / hari |
| Pekerja Pengelasan Baja | Rp150.000 / hari |
Menanggapi temuan selisih upah tersebut, Dedi Mulyadi secara tegas memperingatkan pihak kontraktor agar tidak mengurangi hak para pekerja demi menyesuaikan anggaran pelaksanaan proyek. Upah yang diterima wajib sesuai dengan ketentuan kontrak kerja yang telah disepakati.
Di sisi lain, agenda lain yang tak kalah menarik datang dari sektor olahraga. Dalam sebuah percakapan dengan Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, terungkap rencana besar mengenai perubahan nama Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang akan segera berganti menjadi BJB GBLA Stadium sebagai bagian dari sinergi dan kerja sama strategis dengan Bank BJB.
Serangkaian langkah taktis yang diambil menunjukkan komitmen nyata dalam membenahi berbagai sektor di Jawa Barat. Mulai dari perlindungan hak pekerja proyek infrastruktur, upaya perbaikan kualitas lingkungan hidup yang bersih, hingga penataan fasilitas publik, kepemimpinan aktif ini diharapkan mampu membawa perubahan positif yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
Post Comment