Sekolapedia – 23 Oktober 2026 | Perjuangan berat harus dilalui oleh skuad Maung Bandung dalam lawatan tandang mereka di ajang Super League 2026/2027. Duel sengit tersaji saat Persib Bandung bertandang ke Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur. Pertandingan pekan keenam ini menjadi momen krusial yang turut memengaruhi peta persaingan di papan atas, khususnya dalam memantau pergerakan klasemen persib yang sebelumnya menargetkan posisi tiga besar.
Sebelum pertandingan dimulai, tensi tinggi sudah dirasakan oleh kedua kubu mengingat posisi mereka yang sangat berdekatan di tangga klasemen sementara. Persib datang dengan ambisi besar untuk mendulang tiga poin penuh demi mendongkrak posisi mereka. Namun, gol semata wayang dari pemain Madura United, Dimitar Mitkov, membuat jalannya laga berubah drastis. Tuan rumah sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 dan merangsek naik ke posisi ketiga klasemen sementara.
Kekalahan pahit ini membuat misi skuad asuhan pelatih Igor Tolic untuk memperbaiki posisi klasemen persib harus tertunda. Maung Bandung yang awalnya berpeluang besar menyodok ke papan atas justru harus rela tertahan di peringkat keenam dengan koleksi 10 poin. Hasil negatif ini sekaligus menghentikan tren positif yang sebelumnya coba dibangun oleh tim juara bertahan tersebut setelah sempat meraih hasil memuaskan pada laga-laga sebelumnya.
Di sisi lain, gelandang sekaligus kapten tim Persib, Marc Klok, sempat mengungkapkan tantangan berat yang dihadapi timnya musim ini. Jadwal yang sangat padat menjadi ujian tersendiri bagi kebugaran para pemain. Bagaimana tidak, Persib harus membagi fokus dan tenaga untuk tampil di empat kompetisi sekaligus, yakni Super League, Piala Liga, ASEAN Club Championship, dan AFC Champions League Two. Padatnya agenda pertandingan membuat tim pelatih harus memutar otak dalam melakukan rotasi pemain serta mengatur program pemulihan fisik secara optimal.
Meskipun gagal merangsek ke posisi tiga besar akibat kekalahan di kandang Madura United, pencapaian Persib di kancah internasional tetap patut diacungi jempol. Baru-baru ini, klub kebanggaan Bobotoh tersebut menembus peringkat ketiga sebagai klub terbaik di Asia Tenggara versi Opta Analyst dengan mengantongi rating 74,2. Maung Bandung berada di bawah Johor Darul Ta’zim (JDT) dan Buriram United, serta menjadi klub asal Indonesia dengan penilaian tertinggi di kawasan regional tersebut.
Perjalanan panjang kompetisi Super League musim 2026/2027 masih menyisakan banyak pertandingan ke depan. Jajaran pelatih dan para pemain tentu harus segera melakukan evaluasi menyeluruh agar tren negatif ini tidak berlanjut. Konsistensi permainan di setiap laga menjadi kunci utama jika Maung Bandung ingin kembali bersaing di jalur perebutan gelar juara dan memperbaiki posisi klasemen persib pada pekan-pekan berikutnya.