Sekolapedia – 29 Oktober 2026 | Stadion Olimpico menjadi saksi bisu drama luar biasa dalam lanjutan pekan kesembilan Serie A musim 2026/2027. Pertandingan antara AS Roma melawan Cagliari menyuguhkan tensi tinggi sejak menit awal, di mana aksi gemilang daniel maldini sempat membuat tuan rumah berada di ambang kegagalan meraih poin penuh. Meski sempat tertinggal dan disamakan skornya, mentalitas juara AS Roma akhirnya berbicara di penghujung laga.
Pertandingan dimulai dengan kejutan dari tim tamu, Cagliari. Baru memasuki menit ke-10, Cagliari berhasil unggul lebih dulu melalui eksekusi penalti dingin dari M’Bala Nzola. Gol tersebut tercipta setelah Niccolò Pisilli melakukan pelanggaran tangan di dalam kotak terlarang. Keunggulan 1-0 ini sempat membuat publik tuan rumah terdiam, namun Roma tidak butuh waktu lama untuk bereaksi.
Lima menit berselang, Emanuele Lulli menunjukkan kualitasnya dengan menyundul bola hasil umpan silang Nahuel Molina untuk mengubah skor menjadi 1-1. Momentum kemudian berbalik ke tangan Roma pada menit ke-21 lewat aksi Niccolò Pisilli yang menuntaskan umpan tarik Lulli. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum, memberikan harapan besar bagi para pendukung Giallorossi.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Cagliari yang tidak mau menyerah terus menekan pertahanan Roma. Upaya tersebut membuahkan hasil manis ketika daniel maldini tampil sebagai pahlawan bagi tim tamu. Pemain pengganti tersebut berhasil memanfaatkan umpan terobosan akurat dari Adam Obert pada menit ke-81 untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gol dari daniel maldini ini sempat memicu kepanikan di kubu tuan rumah dan memberikan harapan bagi Cagliari untuk mencuri poin di kandang lawan.
Namun, kemenangan Cagliari seolah hanya bertahan sesaat. AS Roma menunjukkan kekuatan mental yang luar biasa dengan mencetak dua gol tambahan dalam rentang waktu yang sangat singkat. Hanya dalam waktu tiga menit, Rodrigo Mora (menit ke-85) dan Donyell Malen (menit ke-87) berhasil memastikan kemenangan Roma dengan skor akhir 4-2. Kemenangan dramatis ini menjadi catatan penting bagi perkembangan tim di bawah asuhan pelatih Gian Piero Gasperini.
Berikut adalah ringkasan statistik dan posisi klasemen sementara hasil pertandingan tersebut:
| Klub | Skor | Posisi Klasemen | Poin |
|---|---|---|---|
| AS Roma | 4 | 3 | 21 |
| Cagliari | 2 | 9 | 13 |
| Lazio | 6 | 1 | 25 |
Keberhasilan Roma mengamankan tiga poin ini membawa mereka naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Serie A, membayangi Inter Milan yang mengoleksi 22 poin dan Lazio yang kokoh di puncak dengan 25 poin. Di sisi lain, performa impresif daniel maldini dalam laga ini membuktikan bahwa ia adalah aset berharga bagi lini serang Cagliari, meski timnya harus menelan pil pahit di akhir laga.
Kemenangan ini juga terasa istimewa bagi Roma, terutama setelah pengumuman kontrak baru Emanuele Lulli yang berdurasi lima tahun hingga 2031. Dengan performa yang semakin solid, Roma kini bersiap menghadapi laga tandang melawan Udinese di pertandingan berikutnya, sementara Cagliari dijadwalkan bertemu dengan pemimpin klasemen, Lazio.
Secara keseluruhan, pekan kesembilan Serie A ini menunjukkan persaingan yang semakin ketat di papan atas. Selain kemenangan Roma, Lazio juga menunjukkan dominasi absolut dengan membantai Sassuolo 6-2, sementara Como 1907 berhasil mencuri perhatian lewat kemenangan dramatis 3-1 atas Torino. Persaingan gelar juara musim 2026/2027 dipastikan akan semakin memanas di pekan-pekan mendatang.
