Drama Derby Kalimantan: Barito Putera Sikat Persiba 2-0, Kursi Pelatih Beruang Madu Panas!

Drama Derby Kalimantan: Barito Putera Sikat Persiba 2-0, Kursi Pelatih Beruang Madu Panas!

Sekolapedia – 11 Oktober 2026 | Pertandingan sengit tersaji dalam laga barito putera vs persiba balikpapan yang berlangsung di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Sabtu (10/10/2026) malam. Laskar Antasari akhirnya berhasil memutus kebuntuan dan mengamankan tiga poin krusial dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026-2027 pekan kelima. Kemenangan ini menjadi napas baru bagi tuan rumah sekaligus mimpi buruk bagi tim tamu yang tengah terpuruk.

Jalannya pertandingan barito putera vs persiba balikpapan sempat berjalan alot pada babak pertama. Persiba Balikpapan yang menerapkan strategi bertahan total dengan menempatkan lima pemain di lini belakang membuat serangan Barito Putera kesulitan menembus kotak penalti. Namun, perubahan strategi yang dilakukan tim pelatih di babak kedua terbukti menjadi kunci keberhasilan tuan rumah memecah kebuntuan di menit-menit akhir pertandingan.

Murilo Mendes menjadi pahlawan pertama bagi Barito Putera dengan mencetak gol pembuka pada menit ke-84. Kegembiraan pendukung tuan rumah semakin memuncak saat Renan Alves menyambar peluang dan memastikan kemenangan lewat gol pada masa injury time, tepatnya di menit ke-90+3. Skor 2-0 menutup laga ini, sekaligus membawa Barito Putera merangkak naik ke peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi tujuh poin.

Caretaker Barito Putera, Frans Sinatra Huwae, menyatakan rasa syukurnya atas hasil ini. Menurutnya, kemenangan ini adalah buah dari tekad seluruh elemen tim. Meskipun demikian, ia mengakui masih ada evaluasi besar terkait keseimbangan permainan saat tim dalam posisi menyerang. Di sisi lain, hasil pertandingan barito putera vs persiba balikpapan ini membawa dampak fatal bagi kubu lawan.

Persiba Balikpapan harus menerima kenyataan pahit setelah kekalahan ini memperpanjang tren negatif mereka. Tim berjuluk Beruang Madu tersebut belum mampu meraih satu kemenangan pun sejak pekan pertama hingga pekan kelima kompetisi musim ini. Pelatih kepala Persiba, Sudirman, mengakui bahwa meskipun timnya bermain secara terbuka dan memiliki peluang, penyelesaian akhir yang buruk menjadi kendala utama.

Dampak dari hasil barito putera vs persiba balikpapan ini langsung berujung pada keputusan drastis manajemen Persiba Balikpapan. Tak lama setelah laga usai, klub resmi mengumumkan pemecatan Sudirman dari kursi pelatih kepala. Keputusan ini diambil menyusul kegagalan tim meraih poin maksimal dalam lima laga awal. Sudirman, yang sebelumnya telah menyerahkan nasibnya kepada manajemen, kini menjadi pelatih kelima yang kehilangan jabatan di kompetisi Liga 2 musim ini.

Sementara itu, di kubu tuan rumah, suasana pasca-pertandingan tidak sepenuhnya tenang. Meski meraih kemenangan, manajemen Barito Putera harus menghadapi gelombang aspirasi dari suporter setia mereka, Barito Mania. Dalam pertemuan darurat di Media Center Stadion 17 Mei, owner Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, hadir langsung untuk mendengarkan tuntutan suporter.

Beberapa poin penting dalam pertemuan antara manajemen dan suporter tersebut antara lain:

  • Permintaan agar Direktur Teknik Frans Sinatra Huwae dievaluasi atau dikeluarkan dari tim.
  • Tuntutan terhadap kinerja Asisten Pelatih Isnan Ali.
  • Harapan agar manajemen lebih responsif terhadap evaluasi teknis demi kemajuan klub.

Menanggapi hal tersebut, manajemen PS Barito Putera menegaskan bahwa setiap masukan dari suporter akan dijadikan bahan pertimbangan serius dalam proses evaluasi tim. Langkah dialog ini diambil sebagai bentuk komitmen manajemen untuk menjaga hubungan harmonis dengan Barito Mania, yang dianggap sebagai roh dari keluarga besar Laskar Antasari.

Kemenangan ini memberikan momentum positif bagi Barito Putera untuk terus bersaing di papan atas, sementara Persiba Balikpapan kini harus segera berbenah dan mencari nahkoda baru guna menghentikan catatan buruk mereka di musim ini.

Post Comment