Sekolapedia – 28 Oktober 2026 | Arena TD Garden menjadi saksi bisu keperkasaan tuan rumah saat laga celtics vs bulls berlangsung pada Senin malam. Boston Celtics tampil tanpa ampun dengan meluncurkan serangan bertubi-tubi yang berujung pada kemenangan telak 134-99 atas Chicago Bulls. Kemenangan ini bukan sekadar angka di papan skor, melainkan pernyataan dominasi Boston di awal musim NBA 2026-27.
Pertandingan dimulai dengan tensi yang cukup kompetitif di awal kuarter, namun dinamika permainan berubah secara drastis saat memasuki babak kedua. Perubahan momentum ini dipicu oleh performa luar biasa dari pemain cadangan, Payton Pritchard, yang berhasil meruntuhkan mentalitas pertahanan Chicago Bulls melalui rentetan poin yang tak terbendung.
Pritchard Jadi Pahlawan dari Bangku Cadangan
Payton Pritchard menjadi bintang utama dalam laga celtics vs bulls kali ini. Ia mencatatkan 28 poin dari bangku cadangan, di mana 19 poin di antaranya ia cetak hanya pada kuarter ketiga yang fenomenal. Efisiensi tembakannya sangat memukau, dengan catatan 10-dari-16 tembakan lapangan dan 7-dari-10 tembakan tiga angka.
Dominasi Boston semakin terlihat melalui rentetan skor 30-9 pada kuarter ketiga. Pada periode krusial tersebut, Pritchard menyumbangkan 14 poin dari total 30 poin yang dicetak tim. Keberhasilan ini didukung oleh kontribusi pemain cadangan lainnya seperti Sam Hauser dan Hugo Gonzalez yang masing-masing mencetak angka dua digit, memastikan kedalaman skuad Boston tetap tajam.
| Pemain | Poin | Rebound | Assist |
|---|---|---|---|
| Payton Pritchard | 28 | – | 4 |
| Jayson Tatum | 23 | 7 | 6 |
| Paul George | 16 | 5 | 2 |
| Norman Powell (Bulls) | 20 | – | – |
Performa Bintang Utama dan Debut Pemain Baru
Meskipun Pritchard menjadi pembeda, Jayson Tatum tetap menunjukkan kelasnya sebagai pemain elite. Tatum mencatatkan 23 poin, 7 rebound, dan 6 assist. Ia berperan penting dalam membangun ritme permainan sejak menit awal melalui kemampuan passing yang akurat untuk melayani rekan setimnya seperti Paul George. Paul George sendiri menyumbang 16 poin, meski sempat mengalami kendala efisiensi tembakan di beberapa momen.
Menariknya, kemenangan dalam laga celtics vs bulls ini juga menjadi ajang pembuktian bagi para pemain baru. Mike Conley dan Chris Cenac Jr. berhasil mencatatkan poin dalam debut musim mereka. Bahkan, Cenac Jr. mencatatkan debut NBA-nya dengan sukses memberikan kontribusi bagi kemenangan tim.
Evaluasi Chicago Bulls dan Potensi Rookie Caleb Wilson
Di sisi lain, Chicago Bulls tampak kesulitan mengimbangi kecepatan dan intensitas serangan Boston. Tim tamu hanya mampu mencatatkan akurasi tembakan 39 persen sepanjang pertandingan. Norman Powell menjadi tumpuan utama Bulls dengan koleksi 20 poin, sementara rookie Caleb Wilson memberikan perlawanan dengan 17 poin.
Meski kalah telak, Caleb Wilson menunjukkan beberapa potensi menarik. Ia mampu mencetak empat tembakan turnaround midrange jumper yang sulit diantisipasi. Namun, tekanan on-ball dari pemain Celtics membuat Wilson melakukan tiga kali turnover. Kegagalan Bulls dalam menjaga area pertahanan dari serangan balik cepat menjadi catatan merah bagi tim dalam laga celtics vs bulls ini.
Statistik Dominasi Rebound
Salah satu faktor kunci yang membedakan kedua tim adalah penguasaan papan (rebounding). Boston Celtics berhasil memenangkan pertempuran rebound dengan skor 54-40. Dominasi ini sangat krusial karena memberikan kesempatan kedua bagi Boston untuk mencetak poin melalui serangan tambahan.
- Total Rebound: Boston 54, Chicago 40
- Offensive Rebounds: Boston mencatatkan 19 offensive rebounds
- Second Chance Points: Boston mendapatkan 16 poin dari rebound ofensif
- Pemain Pemimpin Rebound: Mitchell Robinson dan Jayson Tatum (masing-masing 7 rebound)
Dengan kemenangan ini, Boston Celtics memperkuat posisi mereka di papan klasemen dengan rekor 2-1, sementara Chicago Bulls harus kembali ke titik rendah dengan rekor 1-3. Fokus Boston kini beralih untuk menghadapi tantangan berikutnya, sementara Bulls perlu melakukan evaluasi besar-besaran terhadap lini pertahanan mereka.
