Sekolapedia – 20 Oktober 2026 | Dunia beladiri campuran atau MMA tengah mengalami gelombang perubahan yang signifikan, mulai dari isu kesehatan mental atlet hingga pergeseran manajemen kontrak para petarung papan atas di bawah naungan ultimate fighting championship. Dinamika ini mencakup berbagai spektrum, mulai dari keputusan personal yang emosional hingga perdebatan mengenai pengaruh zat psikadelik terhadap insting bertarung para atlet elit.
Salah satu topik yang paling menyita perhatian adalah pernyataan kontroversial dari CEO ultimate fighting championship, Dana White. Dalam sebuah wawancara terbaru, White memberikan peringatan keras mengenai penggunaan Ayahuasca, sebuah ramuan tradisional Amazon yang mengandung DMT. White mengklaim bahwa banyak petarung yang mencoba zat ini mengalami perubahan kepribadian yang permanen. Menurut pengamatannya, mereka cenderung menjadi lebih lembut dan penuh kasih sayang, sebuah transformasi perilaku yang dikhawatirkan dapat mengikis ‘insting pembunuh’ yang sangat dibutuhkan dalam kompetisi tingkat tinggi. Meskipun tokoh tinju seperti Deontay Wilder memuji pengalaman spiritualnya, White menegaskan bahwa ia sendiri tidak akan pernah mencoba zat tersebut.
Di sisi lain, sisi emosional dari kehidupan para atlet juga menjadi sorotan. Charles Oliveira, salah satu petarung ikonik, baru-baru ini memberikan klarifikasi mengenai keputusannya melewatkan pertarungan melawan Arman Tsarukyan pada bulan September lalu. Oliveira mengungkapkan bahwa dukanya atas kepergian rekan setim jangka panjangnya, Allan Nascimento, menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut. Bagi Oliveira, kesehatan mental dan proses berduka jauh lebih berharga daripada peluang kejuaraan atau bayaran besar. Ia menegaskan bahwa meskipun ia telah siap secara fisik, beban emosional yang ia rasakan tidak memungkinkan dirinya untuk berkompetisi secara optimal pada saat itu.
Sementara itu, kabar dari para bintang besar lainnya juga terus mengalir. Alex Volkanovski, legenda ultimate fighting championship yang kini mulai merambah dunia perfilman, terlihat tetap rendah hati dengan menjalani kehidupan di peternakan seluas 50 hektar di Illawarra. Di tengah kesibukannya mempersiapkan laga utama di UFC 333 melawan Movsar Evloev di Abu Dhabi, Volkanovski tetap mengelola kehidupan agrikulturnya, termasuk membangun kabin mandiri dan mengelola ternak. Hal ini menunjukkan sisi humanis di balik ketangguhan seorang juara di dalam oktagon.
Perubahan besar juga terjadi di ranah manajemen promosi. Petinju Amerika, Shakur Stevenson, secara mengejutkan mengumumkan bahwa ia telah berhasil mendapatkan pembebasan dari Zuffa Boxing tanpa harus bertanding di bawah promosi tersebut. Stevenson, yang merupakan juara dunia di beberapa kelas berat, kini berstatus sebagai agen bebas setelah merasa rencana pertarungan yang telah ia persiapkan selama delapan minggu tidak kunjung terealisasi. Keputusan ini menandai berakhirnya asosiasinya dengan organisasi yang dipimpin oleh Dana White tersebut sebelum ia sempat melakukan debutnya.
Secara keseluruhan, industri beladiri saat ini tidak hanya tentang kekuatan fisik, tetapi juga tentang bagaimana para atlet mengelola tekanan mental, perubahan gaya hidup, dan kompleksitas kontrak profesional. Keberagaman cerita dari para petarung ini menunjukkan bahwa di balik kemegahan panggung ultimate fighting championship, terdapat perjuangan manusiawi yang sangat mendalam.
