Sekolapedia – 12 Oktober 2026 | Perjalanan baru semen padang fc di bawah asuhan pelatih anyar, Stefano Cugurra atau yang akrab disapa Coach Teco, harus diawali dengan hasil yang mengecewakan. Bertandang ke markas Persikad Depok dalam lanjutan pekan kelima Pegadaian Championship 2026/2027, skuad berjuluk Kabau Sirah tersebut dipaksa menyerah dengan skor tipis 2-1 dalam sebuah laga yang penuh drama di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (11/10/2026) malam.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Semen Padang FC sebenarnya mampu menunjukkan dominasi permainan. Meskipun Coach Teco baru beberapa hari meracik strategi bersama para pemain, kolaborasi apik antara Stefano Jantje Lilipaly dan Muhammad Hargianto berhasil mengontrol lini tengah. Tekanan demi tekanan dilancarkan untuk membongkar barisan pertahanan tuan rumah yang dikawal ketat oleh Nico Fernando Sitepu.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-39. Berawal dari skema serangan yang rapi, Muhammad Hargianto melepaskan umpan matang yang disambut oleh Muhammad Alwi Slamat. Melalui tembakan mendatar dari luar kotak penalti, Alwi Slamat berhasil mengecoh penjaga gawang Persikad, Dafa Al Gasemi Setiawarman, dan membawa tim tamu unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat drastis. Persikad Depok yang bermain di hadapan pendukung sendiri mulai berani melakukan tekanan tinggi. Statistik menunjukkan penguasaan bola Persikad meningkat hingga mencapai 54 persen, memaksa Semen Padang FC bermain lebih defensif. Upaya Kabau Sirah untuk menggandakan keunggulan melalui Mochammad Mierza Firjatullah justru kandas karena tekanan ketat dari lini belakang tuan rumah.
Momentum berbalik pada menit ke-64 ketika Fikri Adriansyah, pemain pengganti Persikad, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sebuah sundulan mematikan. Gol tersebut memanfaatkan umpan tarik dari Pahri yang gagal diantisipasi oleh kiper Ikram Al Giffari yang terlanjur maju dari sarangnya.
Pertandingan yang berjalan sengit ini mencapai puncaknya pada masa tambahan waktu (injury time). Saat laga tampak akan berakhir imbang, petaka bagi Semen Padang FC terjadi. Pemain asing Persikad asal Kolombia, Jhon Edy Mena Perez, muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol penentu kemenangan 2-1 bagi tuan rumah. Gol dramatis ini sekaligus merusak debut manis Coach Teco di kompetisi resmi.
Pasca pertandingan, Coach Teco memberikan evaluasi mendalam terkait performa anak asuhnya. Meski mengapresiasi kerapian permainan di babak pertama, ia menyoroti kelemahan fatal dalam organisasi pertahanan saat menghadapi serangan balik cepat.
| Statistik Pertandingan | Semen Padang FC | Persikad Depok |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 1 | 2 |
| Penguasaan Bola | 46% | 54% |
| Total Tembakan | 8 | 12 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 2 | 6 |
Kegagalan memetik poin dalam laga tandang ini membuat Semen Padang FC harus rela tertahan di peringkat keenam klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Di sisi lain, kemenangan ini membawa Persikad Depok merangsek naik ke posisi kedua klasemen. Tim kini harus segera bangkit dan mengevaluasi lini pertahanan guna menghadapi laga-laga berat selanjutnya di musim ini.



Post Comment