Sekolapedia – 21 Oktober 2026 | Pertandingan sengit tersaji dalam laga lanjutan Liga Champions yang mempertemukan sabah vs dortmund di Baku Olympic Stadium, Azerbaijan. Dalam laga matchday ketiga ini, Borussia Dortmund berhasil mengamankan kemenangan tipis 2-1 atas tuan rumah Sabah FK. Kemenangan ini menjadi sangat krusial bagi tim asuhan Niko Kovac untuk memutus tren negatif mereka setelah melewati tiga pertandingan tanpa kemenangan di kompetisi resmi.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Die Borussen langsung mengambil inisiatif serangan. Meskipun Sabah FK yang baru berdiri pada tahun 2017 ini memberikan perlawanan yang sangat merepotkan, Dortmund tetap menunjukkan dominasi di lini tengah. Menit ke-10 menjadi momen pembuka keunggulan bagi tim tamu. Berawal dari kombinasi apik antara Carney Chukwuemeka dan Fabio Silva di sisi kanan, bola dialirkan kepada Felix Nmecha. Tendangan keras Nmecha yang gagal ditangkap dengan sempurna oleh kiper Sabah, Stas Pokatilov, berhasil disambar oleh Serhou Guirassy untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Namun, keunggulan Dortmund tidak bertahan lama. Sabah FK yang didukung oleh sekitar 45.000 penonton di stadion, tampil sangat berani dan agresif. Pada menit ke-39, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan Aden McCarthy. Gol tersebut tercipta memanfaatkan umpan tendangan bebas dari Tymoteusz Puchacz yang gagal diantisipasi oleh lini pertahanan Dortmund. Skor 1-1 menutup babak pertama dan membuat tensi pertandingan dalam laga sabah vs dortmund ini semakin memanas.
Memasuki babak kedua, Dortmund mencoba kembali menekan untuk mencari gol kemenangan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-53. Serhou Guirassy kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol keduanya melalui sebuah brace yang memastikan keunggulan Dortmund. Meskipun Dortmund sempat terlihat goyah dan kehilangan banyak penguasaan bola akibat tekanan dari pemain Sabah seperti Joy-Lance Mickels, pertahanan yang dikomandoi oleh Waldemar Anton tetap solid hingga laga berakhir.
Kemenangan ini membawa Borussia Dortmund mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan pertama di fase grup Liga Champions. Meski menang, pelatih Niko Kovac mengakui bahwa timnya tidak tampil sesempurna yang diharapkan. Ia menyebutkan bahwa jika timnya mampu memanfaatkan lebih banyak peluang emas, skor akhir bisa saja jauh lebih telak. Di sisi lain, kiper Gregor Kobel juga memberikan apresiasi atas banyaknya peluang yang diciptakan timnya, meskipun ia menyayangkan ketidakmampuan tim untuk mengunci kemenangan lebih awal.
Laga sabah vs dortmund ini juga menjadi catatan penting bagi performa individu Serhou Guirassy yang tampil sangat dominan. Setelah sebelumnya juga mencetak dua gol saat melawan Villarreal, Guirassy kini semakin memperkuat posisinya sebagai ujung tombak utama Die Borussen. Bagi Sabah FK, kekalahan ini tidak menyurutkan semangat mereka, mengingat performa impresif yang mereka tunjukkan melawan raksasa Jerman tersebut.
Dengan hasil ini, Borussia Dortmund kini kembali berada di jalur yang benar untuk melaju ke fase berikutnya. Perjalanan berat menanti mereka setelah rangkaian perjalanan panjang selama pekan ini, namun kemenangan di Azerbaijan memberikan suntikan kepercayaan diri yang sangat dibutuhkan sebelum menghadapi laga-laga krusial berikutnya di kompetisi Eropa.
