Sekolapedia – 26 Oktober 2026 | Stadion Giuseppe Sinigaglia menjadi saksi bisu kehebatan penyerang asal Yunani, Anastasios Douvikas, yang tampil sangat dominan saat membawa Como 1907 menaklukkan Sassuolo dengan skor meyakinkan 2-0. Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu (24/10/2026) ini tidak hanya memperpanjang tren positif tim asuhan Cesc Fabregas, tetapi juga mengukuhkan posisi Como sebagai penantang serius di papan atas klasemen Liga Italia musim 2026/2027.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Como langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka sempat mengancam gawang Sassuolo melalui aksi Lucas Da Cunha pada menit ketujuh, namun gol tersebut dianulir oleh wasit karena posisi pemain yang dianggap offside. Dominasi lini tengah Como yang dikomandoi oleh pemain-pemain kreatif seperti Martin Baturina terus memberikan tekanan, meski kiper Stefano Turati tampil gemilang melakukan sejumlah penyelamatan krusial untuk menjaga kesucian gawang Sassuolo hingga turun minum.
Sassuolo sendiri tampil tanpa kekuatan penuh. Absennya bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang harus menepi akibat cedera paha tampak menjadi celah bagi lini pertahanan mereka. Meski sempat mencoba membalas melalui serangan balik cepat yang melibatkan Benja Dominguez dan Kieron Bowie, Sassuolo gagal mengonversi peluang menjadi gol. Bahkan, gol dari Darryl Bakola yang diselesaikan setelah menerima umpan Bowie juga harus dibatalkan karena pelanggaran offside, sehingga babak pertama berakhir tanpa gol.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Como semakin meningkat. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-49 melalui aksi Anastasios Douvikas. Penyerang tajam tersebut dengan tenang menyelesaikan umpan matang dari Maxence Caqueret melalui tembakan jarak dekat yang tak mampu dihalau Turati. Gol ini membakar semangat para pendukung tuan rumah di Sinigaglia.
Tak butuh waktu lama bagi Douvikas untuk menambah penderitaan tim tamu. Pada menit ke-60, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor. Lewat tembakan akurat dari tengah kotak penalti, Anastasios Douvikas menggandakan keunggulan Como menjadi 2-0. Sassuolo mencoba bangkit melalui sundulan Duje Caleta-Car, namun bola masih melenceng dari sasaran, memastikan kemenangan bagi pasukan Fabregas.
Berikut adalah ringkasan statistik dan komposisi pemain dalam pertandingan tersebut:
| Keterangan | Como 1907 | Sassuolo |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 2 | 0 |
| Pencetak Gol | Anastasios Douvikas (49′, 60′) | – |
| Posisi Klasemen | Ke-4 (17 Poin) | Ke-14 (8 Poin) |
| Formasi | 4-2-3-1 | 4-3-3 |
Dengan hasil ini, Como 1907 kini berada di posisi keempat klasemen sementara, hanya terpaut satu poin dari AS Roma. Tren positif ini semakin mengesankan mengingat kemenangan Como sebelumnya juga mencakup hasil impresif di kompetisi Eropa, termasuk kemenangan telak 4-1 atas Manchester United di Liga Champions. Performa konsisten dari lini serang, terutama ketajaman Anastasios Douvikas, menjadi kunci utama transformasi Como menjadi kekuatan baru di Serie A musim ini.
Di sisi lain, Sassuolo harus bekerja keras untuk keluar dari zona tengah klasemen. Kekalahan ini memperpanjang periode sulit bagi tim asuhan Alberto Aquilani, terutama dengan hilangnya sosok pemimpin di lini belakang seperti Jay Idzes. Bagi Como, kepercayaan diri yang tinggi setelah rentetan kemenangan ini menjadi modal berharga untuk terus bersaing di zona kompetisi Eropa pada sisa musim mendatang.
