Skandal Anthem di Asian Games 2026: Lagu Kebangsaan Korea Utara Diputar Saat Laga Hoki Korea Selatan

Skandal Anthem di Asian Games 2026: Lagu Kebangsaan Korea Utara Diputar Saat Laga Hoki Korea Selatan

Sekolapedia – 20 September 2026 | Dunia olahraga internasional dikejutkan oleh sebuah insiden tak terduga di Asian Games 2026, lagu kebangsaan Korut diputar untuk Korea Selatan saat pertandingan cabang olahraga hoki putra berlangsung. Kejadian yang memicu ketegangan diplomatik ini terjadi di Green Stadium, Gifu, Jepang, pada Jumat (18/9/2026), tepat sebelum laga antara Korea Selatan melawan Bangladesh dimulai. Kesalahan teknis yang sangat sensitif ini membuat para atlet dan delegasi Korea Selatan mengalami momen kebingungan sekaligus kemarahan yang mendalam.

Kronologi kejadian bermula ketika panitia penyelenggara telah selesai memutar lagu kebangsaan Bangladesh. Saat penyiar stadion mengumumkan akan memutar lagu kebangsaan Korea Selatan, alih-alih melantunkan lagu ‘Aegukga’, musik yang terdengar justru merupakan lagu kebangsaan Korea Utara, ‘Aegukka’. Para pemain Korea Selatan yang sudah berbaris rapi di lapangan tampak saling berpandangan dengan wajah bingung, mencoba mencerna mengapa lagu milik negara rival mereka yang berkumandang di stadion.

Insiden tak terduga di Asian Games 2026, lagu kebangsaan Korut diputar untuk Korea Selatan ini menjadi isu yang sangat serius mengingat status hubungan kedua negara. Secara teknis, Korea Utara dan Korea Selatan masih berada dalam status perang sejak gencatan senjata pada tahun 1953. Di Korea Selatan, penggunaan simbol-simbol negara Korea Utara sangat dilarang, sehingga pemutaran lagu tersebut dianggap sebagai penghinaan terhadap kedaulatan dan perasaan nasionalisme mereka.

Pelatih tim hoki Korea Selatan, Min Tae-seok, mengungkapkan kekecewaan mendalam atas kelalaian ini. Ia menyatakan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan teknis biasa, melainkan sesuatu yang seharusnya tidak boleh terjadi dalam ajang sebesar Asian Games. Menurut laporan, pihak penyelenggara segera menyadari kesalahan tersebut dan melakukan permintaan maaf melalui pengeras suara. Mereka kemudian mencoba memperbaiki situasi dengan memutar kembali lagu ‘Aegukga’ setelah lagu Korea Utara selesai dimainkan secara utuh.

Namun, upaya perbaikan tersebut tetap meninggalkan dampak negatif pada jalannya seremoni. Karena waktu yang terbuang akibat kesalahan tersebut, prosesi lagu kebangsaan tidak dapat berjalan secara maksimal dan pertandingan harus segera dimulai untuk mengejar jadwal kick-off. Meski sempat mengalami guncangan mental akibat insiden tak terduga di Asian Games 2026, lagu kebangsaan Korut diputar untuk Korea Selatan, skuad hoki putra Korea Selatan mampu menunjukkan profesionalisme tinggi dengan tampil dominan dan mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 5-0.

Pihak Komite Olimpiade Korea Selatan dan delegasi resmi telah mengambil langkah tegas untuk menanggapi insiden ini. Berikut adalah beberapa poin penting terkait respons terhadap insiden tersebut:

  • Investigasi Internal: Pejabat Komite Olimpiade Korea Selatan tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan fakta di balik kesalahan teknis tersebut.
  • Permohonan Maaf Resmi: Dua pejabat tinggi dari panitia penyelenggara, termasuk direktur yang membidangi urusan negara peserta, mendatangi langsung kantor delegasi Korea Selatan untuk menyampaikan permohonan maaf secara resmi.
  • Protes Keras: Delegasi Korea Selatan menyatakan geram karena kesalahan ini dianggap sebagai kegagalan fatal dalam persiapan protokol diplomatik.

Kejadian ini menambah daftar panjang keluhan delegasi Korea Selatan selama penyelenggaraan Asian Games 2026. Sebelumnya, mereka telah menyampaikan keluhan terkait masalah akomodasi pemain basket yang memiliki ukuran kamar tidak memadai, serta kendala transportasi yang mengganggu persiapan tim sepak bola putra. Insiden tak terduga di Asian Games 2026, lagu kebangsaan Korut diputar untuk Korea Selatan ini mempertegas adanya tantangan dalam manajemen organisasi penyelenggaraan di ajang tersebut.

Sebagai penutup, meskipun Korea Selatan berhasil meraih kemenangan gemilang di lapangan hijau, bayang-bayang kesalahan protokol ini tetap menjadi noda dalam catatan sejarah Asian Games 2026. Pihak panitia penyelenggara diharapkan dapat segera memberikan penjelasan transparan guna meredam ketegangan diplomatik yang mungkin timbul akibat insiden sensitif ini.

Post Comment