Retak di Pentagon: Dan Driscoll Mundur Usai Berselisih dengan Menhan Hegseth

Retak di Pentagon: Dan Driscoll Mundur Usai Berselisih dengan Menhan Hegseth

Sekolapedia – 01 September 2026 | Dunia militer Amerika Serikat tengah diguncang oleh kabar pengunduran diri mendadak dari pejabat tinggi Pentagon. Akibat Berselisih dengan Menhan Hegseth, kepala Angkatan Darat AS mundur, Dan Driscoll secara resmi mengajukan surat pengunduran dirinya kepada Presiden Donald Trump pada Senin (31/8/2026). Langkah ini menandai babak baru ketidakstabilan di tubuh Departemen Pertahanan AS di tengah situasi geopolitik yang sedang memanas.

Ketegangan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan antara Driscoll dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth dilaporkan telah mencapai titik didih. Perselisihan tersebut bukan sekadar perbedaan pendapat biasa, melainkan menyentuh akar kebijakan strategis Angkatan Darat. Berbagai laporan menyebutkan bahwa isu utama yang memicu keretakan ini adalah kebijakan promosi perwira, pemecatan sejumlah pejabat senior, hingga kekhawatiran mendalam mengenai berkurangnya jumlah komandan senior di dalam struktur militer.

Dalam surat pengunduran dirinya, Driscoll dikabarkan menyampaikan kekhawatiran langsung kepada Presiden Trump mengenai masa depan kesiapan tempur Angkatan Darat. Ia menyoroti bagaimana kebijakan Hegseth yang melakukan banyak pemberhentian terhadap jenderal dan pemimpin militer berpengalaman justru menghambat proses transformasi yang dibutuhkan. Fenomena ini membuat jumlah jenderal di Angkatan Darat saat ini berada pada titik terendah dalam sejarah baru-baru ini.

Salah satu peristiwa krusial yang memperparah hubungan keduanya adalah pemecatan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Randy George, pada April lalu. George merupakan sekutu dekat Driscoll, dan tindakan Hegseth tersebut dianggap sebagai serangan terhadap stabilitas kepemimpinan di bawah kendali Driscoll. Oleh karena itu, isu Berselisih dengan Menhan Hegseth, kepala Angkatan Darat AS mundur menjadi sorotan utama para analis politik di Washington.

Baca juga:
Ketegangan Diplomatik: Wali Kota New York Kaji Opsi Penangkapan Benjamin Netanyahu

Berikut adalah rangkuman poin-poin utama penyebab konflik internal di Pentagon:

  • Kebijakan Promosi: Ketidaksetujuan atas proses promosi perwira yang dianggap tidak tepat sasaran.
  • Pemecatan Pejabat Senior: Langkah Hegseth memecat komandan berpengalaman yang dianggap melemahkan struktur komando.
  • Transformasi Militer: Kekhawatiran Driscoll bahwa Angkatan Darat tidak dapat melakukan modernisasi akibat hilangnya pemimpin berpengalaman.
  • Kekosongan Kepemimpinan: Dampak dari pengunduran diri yang membuat posisi sipil dan militer di Angkatan Darat tidak memiliki pemimpin yang dikonfirmasi Senat.

Menanggapi situasi ini, Gedung Putih melalui Juru Bicara Anna Kelly memberikan pembelaan terhadap kinerja Driscoll. Kelly menyatakan bahwa Driscoll telah memberikan kontribusi luar biasa dalam memajukan agenda “Make America Strong Again”, termasuk peran pentingnya dalam negosiasi antara Rusia dan Ukraina serta dalam menangani operasi militer bersejarah. Meskipun demikian, fakta bahwa Berselisih dengan Menhan Hegseth, kepala Angkatan Darat AS mundur menunjukkan adanya keretakan internal yang sulit dibendung.

Kondisi ini menjadi sangat sensitif mengingat Amerika Serikat saat ini tengah berada dalam konflik berkepanjangan dengan Iran yang telah memasuki bulan ketujuh. Kekosongan kepemimpinan di Angkatan Darat dapat memberikan dampak signifikan terhadap kesiapan tempur dan stabilitas pertahanan nasional. Saat ini, Jenderal Christopher LaNeve bertugas sebagai kepala sementara, sementara Mike Obadal juga berperan sebagai pelaksana tugas di posisi wakil sekretaris.

Baca juga:
Top 10 Omega-3 Superfoods to Fight Silent Cellular Inflammation

Di sisi lain, dinamika di Pentagon ini juga bertepatan dengan rumor politik yang berkembang mengenai masa depan Pete Hegseth. Meskipun Hegseth telah membantah kabar bahwa dirinya masuk dalam bursa calon presiden tahun 2028, pengaruhnya di dalam pemerintahan Trump tetap sangat kuat. Namun, dengan adanya kasus Berselisih dengan Menhan Hegseth, kepala Angkatan Darat AS mundur, integritas kepemimpinan di Departemen Pertahanan kini tengah dipertanyakan oleh publik dan Kongres.

Secara keseluruhan, pengunduran diri Dan Driscoll bukan sekadar pergantian personel biasa, melainkan simbol dari pergulatan ideologi dan strategi di dalam Pentagon. Ketidakmampuan untuk menyatukan visi antara Menteri Pertahanan dan Sekretaris Angkatan Darat telah menciptakan lubang kepemimpinan yang berisiko tinggi di tengah ketegangan global yang belum mereda.

Baca juga:
Duka dan Geliat di Peru: Dari Tragedi Gempa hingga Ajang Olahraga Internasional

Post Comment