Persaingan kasta tertinggi Liga Italia, Serie A musim 2026/2027, berlangsung kian ketat memasuki pekan ke-4. Pertemuan dua tim promosi berambisi besar antara Como 1907 dan Parma Calcio 1913 di Giuseppe Sinigaglia Stadium pada 14 September 2026 menjadi salah satu laga paling krusial.
Hasil akhir pertandingan yang dimenangkan Como dengan skor 2-1 secara langsung merombak konfigurasi papan atas dan papan bawah klasemen sementara.
Posisi dan Perolehan Poin Terbaru di Klasemen Serie A
Dengan kemenangan berharga di kandang sendiri, Como 1907 berhasil melonjak ke peringkat ke-3 klasemen sementara Serie A dengan raihan 10 poin. Skuad asuhan Cesc Fabregas mencatatkan rekor impresif tanpa kekalahan dalam empat laga awal musim ini.
Sebaliknya, kekalahan ini membuat Parma tertahan di posisi ke-17 klasemen Serie A dengan koleksi 1 poin. Hasil ini menempatkan Parma di posisi kritis yang tepat berada di atas zona degradasi.
Tabel Klasemen Sementara Serie A (Pekan ke-4)
| Posisi | Klub | Main | Menang | Seri | Kalah | Poin |
| 1 | Inter Milan | 4 | 4 | 0 | 0 | 12 |
| 2 | AS Roma | 4 | 4 | 0 | 0 | 12 |
| 3 | Como 1907 | 4 | 3 | 1 | 0 | 10 |
| … | … | … | … | … | … | … |
| 17 | Parma Calcio | 4 | 0 | 1 | 3 | 1 |
| 18 | Venezia FC | 4 | 0 | 1 | 3 | 1 |
Ringkasan Pertandingan: Como 2-1 Parma
Tuan rumah langsung mengambil alih dominasi sejak awal babak pertama melalui penguasaan bola yang rapat dan kombinasi umpan pendek.
- Menit 23 (Gol Pertama Como): Como membuka keunggulan terlebih dahulu lewat eksekusi tenang Jacobo Ramón yang memanfaatkan operan matang Nico Paz.
- Menit 83 (Gol Kedua Como): Masuk di babak kedua, Como menambah keunggulan lewat skema serangan cepat yang diselesaikan oleh Kaiki Bruno.
- Menit 90+2 (Gol Balasan Parma): Parma sempat menipiskan jarak skor di masa injury time melalui David Romero, tetapi waktu tidak cukup bagi tim tamu untuk menghindar dari kekalahan.
Statistik dan Evaluasi Performa Tim
1. Como 1907 (I Lariani)
- Koleksi Poin: 10 poin dari 4 laga (3 Menang, 1 Seri, 0 Kalah).
- Catatan Tren: Menang dalam 3 pertandingan Serie A secara beruntun.
- Performa Utama: Kolektivitas lini tengah yang dikomandoi pemain muda berbakat berhasil menjaga tempo permainan tetap stabil.
2. Parma Calcio 1913 (I Crociati)
- Koleksi Poin: 1 poin dari 4 laga (0 Menang, 1 Seri, 3 Kalah).
- Catatan Tren: Mengalami 3 kekalahan beruntun setelah laga pembuka.
- Performa Utama: Kerap kehilangan konsentrasi di lini belakang menjelang akhir pertandingan menjadi kendala utama yang harus segera dibenahi.
penulis lar



Post Comment