Ideologi Tanpa Mahar: Tiga Eks Kader Demokrat Jabar Resmi Berlabuh ke NasDem

Sekolapedia – 07 September 2026 | Peta politik di Jawa Barat mengalami pergeseran signifikan menjelang kontestasi mendatang. Kabar mengejutkan datang dari bergabungnya sejumlah politisi senior ke Partai NasDem, di mana Tiga kader Demokrat Jabar pindah ke NasDem, siap bertarung pada 2029. Langkah strategis ini menandai babak baru bagi dinamika partai di wilayah Jawa Barat, mengingat profil para kader baru tersebut yang memiliki rekam jejak panjang di legislatif.

Prosesi pengukuhan para kader baru ini berlangsung khidmat di Akademi Bela Negara Partai NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Minggu (6/9/2026). Mereka secara resmi menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem, Hermawi Taslim. Ketiga tokoh tersebut adalah Achdar Sudrajat, Wawan Setiawan, dan Totok Paurwanto, yang semuanya merupakan mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.

Ketua DPW NasDem Jawa Barat, M. Rahmat, menyambut hangat kehadiran para politisi berpengalaman ini. Ia menyatakan bahwa masuknya kekuatan baru ini merupakan angin segar bagi partai. Menurutnya, Tiga kader Demokrat Jabar pindah ke NasDem, siap bertarung pada 2029 dengan membawa harapan untuk merealisasikan agenda-agenda politik yang sebelumnya belum sempat terlaksana di partai lama mereka. Rahmat juga menekankan bahwa NasDem kini memiliki amunisi kuat untuk memperkuat basis massa di Jawa Barat.

Nama Kader Jabatan/Pengalaman Sebelumnya Status Baru
Wawan Setiawan Eks Sekretaris DPD Demokrat Jabar (2 Periode) Kader NasDem
Achdar Sudrajat Eks Anggota DPRD Jabar (2 Periode) Kader NasDem
Totok Paurwanto Eks Anggota DPRD Jabar (3 Periode) Kader NasDem

Salah satu alasan fundamental yang mendasari perpindahan ini adalah kesamaan visi mengenai ideologi partai. Totok Paurwanto mengungkapkan bahwa daya tarik utama Partai NasDem terletak pada prinsip “politik tanpa mahar“. Prinsip ini dianggap sebagai solusi bagi para politisi agar tidak terbebani oleh biaya politik yang tinggi saat menjabat, sehingga mereka dapat fokus menjalankan tugas publik dengan bersih. Totok meyakini bahwa dengan Tiga kader Demokrat Jabar pindah ke NasDem, siap bertarung pada 2029, ideologi tersebut akan menjadi motor penggerak utama untuk membesarkan partai secara signifikan.

Senada dengan Totok, Wawan Setiawan melihat adanya peluang besar dan harapan yang lebih cerah di NasDem untuk periode mendatang. Ia menyatakan kesiapannya untuk memanfaatkan gelanggang yang diberikan oleh partai demi meraih kursi legislatif kembali. Sementara itu, Achdar Sudrajat yang juga memiliki latar belakang pernah berada di Partai Golkar, menyatakan komitmennya untuk berjuang habis-habisan demi menambah perolehan suara NasDem di Jawa Barat.

Fenomena Tiga kader Demokrat Jabar pindah ke NasDem, siap bertarung pada 2029 ini menunjukkan bahwa faktor ideologi dan kenyamanan politik dalam menjalankan mandat rakyat menjadi pertimbangan krusial bagi para legislator senior. Dengan bergabungnya para mantan anggota DPRD yang telah berpengalaman selama beberapa periode ini, NasDem diprediksi akan menjadi kekuatan yang sangat diperhitungkan dalam pemilu legislatif mendatang.

Secara keseluruhan, perpindahan ini bukan sekadar pergantian bendera partai, melainkan sebuah upaya penguatan struktur politik berbasis ideologi yang bersih dari beban mahar politik. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan warna baru dalam perjuangan politik di Jawa Barat serta memperkuat posisi NasDem dalam peta persaingan politik nasional di tahun 2029 nanti.

Post Comment