Hasil Mesir vs Angola: Skor Akhir, Statistik, dan Jalannya Pertandingan

Hasil Mesir vs Angola: Skor Akhir, Statistik, dan Jalannya Pertandingan

Hasil Mesir vs Angola pada pertandingan Kualifikasi Piala Afrika 2027 berakhir dengan skor imbang tanpa gol. Bermain di Cairo International Stadium, Jumat, 25 September 2026, Timnas Mesir gagal memanfaatkan status sebagai tuan rumah setelah ditahan Angola dengan skor 0-0.

Mesir sebenarnya tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Mohamed Salah dan rekan-rekannya lebih banyak menguasai bola serta menciptakan sejumlah peluang. Namun, rapatnya pertahanan Angola membuat The Pharaohs kesulitan mencetak gol.

Hasil imbang ini menjadi pembuka perjalanan kedua tim di Grup B Kualifikasi Piala Afrika 2027. Mesir dan Angola sama-sama mengantongi satu poin dari pertandingan pertama.

Hasil Mesir vs Angola: Skor Akhir 0-0

Pertandingan Mesir vs Angola berakhir dengan skor Mesir 0-0 Angola. Tidak ada gol yang tercipta sepanjang 90 menit pertandingan.

Mesir tampil lebih agresif sejak awal. Bermain di depan pendukung sendiri, tim asuhan Hossam Hassan berusaha mengendalikan permainan melalui penguasaan bola dan serangan dari berbagai sisi.

Angola memilih pendekatan yang lebih bertahan. Tim asuhan Aliou Cissé menjaga jarak antarpemain dengan cukup rapat sehingga pemain Mesir kesulitan menemukan ruang di sekitar kotak penalti.

Menurut Egyptian Gazette, Mesir mengontrol sebagian besar pertandingan, tetapi tidak mampu mendapatkan gol kemenangan. Angola bertahan dengan baik dan akhirnya membawa pulang satu poin dari Kairo.

Jalannya Pertandingan Babak Pertama

Mesir langsung mencoba mengambil kendali permainan sejak menit-menit awal. Mohamed Salah menjadi salah satu pemain yang menjadi pusat perhatian karena dipercaya sebagai kapten sekaligus tumpuan serangan.

Angola tidak hanya bertahan. Mabululu sempat memberikan ancaman pada awal pertandingan melalui tembakan yang masih melambung di atas gawang Mesir.

Tuan rumah kemudian meningkatkan tekanan. Mahmoud Saber mendapatkan peluang, tetapi tembakannya belum menemukan sasaran.

Mesir sempat mencetak gol pada menit ke-22 melalui Mostafa Ziko. Namun, gol tersebut dianulir karena Ziko berada dalam posisi offside. Keputusan tersebut membuat skor tetap 0-0.

Menjelang akhir babak pertama, Angola kembali memperoleh peluang. Namun, kiper Mesir Mostafa Shobeir melakukan penyelamatan penting untuk mencegah tim tamu mencetak gol.

Hingga turun minum, kedua tim masih bermain imbang 0-0.

Babak Kedua Berlangsung Ketat

Memasuki babak kedua, Mesir tetap berusaha mencari gol pembuka. Hossam Hassan melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan daya serang.

Omar Marmoush masuk pada menit ke-40 menggantikan Mahmoud Saber. Setelah turun minum, Mesir kembali melakukan perubahan dengan memasukkan Ahmed Sayed Zizo dan Hamza Abdelkarim.

Mohamed Salah juga akhirnya ditarik keluar pada menit ke-61 dan digantikan Zizo. Perubahan tersebut menunjukkan usaha Mesir mencari cara untuk membongkar pertahanan Angola.

Namun, Angola tetap mampu mempertahankan organisasi permainan. Lini belakang mereka tidak memberikan banyak ruang kepada para pemain Mesir.

Pada akhirnya, tekanan Mesir tidak menghasilkan gol. Skor 0-0 bertahan sampai wasit Peter Waweru meniup peluit panjang.

Statistik Mesir vs Angola

Jika melihat statistik pertandingan, Mesir terlihat lebih dominan. Berdasarkan data pertandingan, The Pharaohs menguasai 66 persen penguasaan bola, sedangkan Angola hanya 34 persen.

Mesir juga unggul dalam jumlah tendangan sudut. Tuan rumah mendapatkan 10 sepak pojok, sementara Angola hanya tiga.

Namun, keunggulan tersebut tidak berbanding lurus dengan jumlah tembakan tepat sasaran. Mesir melepaskan tiga tembakan menurut data ZeroZero dan tidak ada yang tercatat tepat sasaran. Angola memiliki enam tembakan dengan dua mengarah ke gawang.

Berikut beberapa statistik utama pertandingan:

  • Penguasaan bola: Mesir 66% – 34% Angola
  • Tembakan: Mesir 3 – 6 Angola
  • Tembakan tepat sasaran: Mesir 0 – 2 Angola
  • Tendangan sudut: Mesir 10 – 3 Angola
  • Total umpan: Mesir 557 – 284 Angola
  • Umpan berhasil: Mesir 478 – 218 Angola
  • Serangan: Mesir 127 – 89 Angola
  • Serangan berbahaya: Mesir 71 – 33 Angola
  • Offside: Mesir 2 – 1 Angola
  • Penyelamatan kiper: Mesir 2 – 2 Angola

Statistik tersebut memperlihatkan bagaimana Mesir lebih banyak mengontrol pertandingan, tetapi Angola memiliki efektivitas yang cukup baik ketika mendapatkan kesempatan.

Mohamed Salah Belum Mampu Membawa Mesir Menang

Mohamed Salah menjadi salah satu pemain yang paling ditunggu dalam pertandingan Mesir vs Angola.

Kapten Mesir tersebut dimainkan sejak awal dan menjadi bagian penting dari skema serangan. Namun, pertahanan Angola mampu membatasi ruang geraknya.

Data pertandingan mencatat Salah hanya melepaskan satu tembakan. Ia kemudian ditarik keluar pada menit ke-61 dan digantikan Ahmed Sayed Zizo.

Salah memang tidak mencetak gol, tetapi perannya dalam menarik perhatian pemain bertahan Angola tetap penting. Masalah utama Mesir pada pertandingan ini adalah bagaimana mengubah dominasi permainan menjadi peluang yang lebih bersih.

Angola Tampil Disiplin

Keberhasilan Angola meraih satu poin tidak lepas dari kedisiplinan lini pertahanan.

Meski hanya menguasai 34 persen bola, Angola mampu menjaga area pertahanan dengan baik. Para pemain belakang tidak memberikan ruang terlalu besar kepada Salah, Emam Ashour, Marmoush, dan pemain ofensif lainnya.

Kiper Hugo Marques juga mencatat dua penyelamatan. Pertahanan Angola berhasil mempertahankan clean sheet hingga pertandingan berakhir.

Bagi Angola, hasil imbang di kandang Mesir menjadi modal penting untuk melanjutkan perjalanan di Grup B.

Susunan Pemain Mesir vs Angola

Mesir menurunkan Mostafa Shobeir sebagai penjaga gawang. Lini belakang diisi Mohamed Hany, Hossam Abdelmaguid, Rami Rabia, dan Ahmed Fatouh.

Di lini tengah terdapat Muhannad Lashin, Mahmoud Saber, dan Emam Ashour. Sementara itu, Haissem Hassan, Mostafa Ziko, dan Mohamed Salah menjadi bagian dari sektor serangan.

Omar Marmoush kemudian masuk menggantikan Mahmoud Saber. Pada babak kedua, Haissem Hassan dan Mohamed Salah ditarik keluar, dengan Hamza Abdelkarim dan Zizo masuk sebagai pengganti. Ibrahim Adel serta Ali Mahmoud juga mendapatkan kesempatan bermain pada menit-menit akhir.

Sementara itu, Angola menurunkan Hugo Marques di bawah mistar. David Carmo, Jonathan Buatu, Kialonda Gaspar, dan Pedro menjadi bagian dari lini pertahanan. Mabululu menjadi salah satu pemain utama di lini depan.

Head to Head Mesir vs Angola

Hasil 0-0 juga mempertahankan catatan positif Mesir dalam sejarah pertemuan dengan Angola.

Egyptian Gazette mencatat bahwa Mesir masih belum pernah kalah dari Angola setelah pertandingan terbaru tersebut. Kedua negara kembali menghasilkan pertandingan ketat setelah sebelumnya juga beberapa kali bermain imbang.

Pertemuan terbaru sebelum laga 2026 juga berakhir tanpa gol, sehingga hasil 0-0 kali ini kembali memperlihatkan betapa sulitnya kedua tim menemukan pembeda ketika berhadapan.

Dampak Hasil bagi Grup B

Hasil imbang membuat Mesir dan Angola sama-sama memperoleh satu poin dari pertandingan pertama.

Di pertandingan lain Grup B, Malawi meraih kemenangan atas Sudan Selatan. Dengan demikian, persaingan awal grup mulai memperlihatkan perbedaan perolehan poin.

Mesir tentu masih mempunyai banyak kesempatan untuk memperbaiki posisinya karena fase kualifikasi masih panjang. Namun, hasil imbang di kandang membuat pertandingan berikutnya menjadi semakin penting.

Mesir dijadwalkan menghadapi Sudan Selatan pada pertandingan berikutnya. Data jadwal terbaru mencatat laga tersebut berlangsung pada 29 September 2026.

Apa yang Harus Diperbaiki Mesir?

Salah satu pekerjaan rumah utama Mesir adalah efektivitas penyelesaian akhir.

Tim tuan rumah memiliki 66 persen penguasaan bola dan menghasilkan 10 tendangan sudut. Namun, tidak ada satu pun tembakan yang tercatat tepat sasaran dalam data ZeroZero.

Dominasi penguasaan bola tentu akan lebih berarti apabila mampu menghasilkan peluang berkualitas dan gol.

Selain itu, Mesir perlu mencari variasi serangan ketika lawan bermain dengan blok pertahanan rendah. Ketergantungan terhadap pergerakan Salah juga perlu diimbangi dengan kontribusi pemain lain.

Bagi Hossam Hassan, pertandingan melawan Angola dapat menjadi bahan evaluasi sebelum pertandingan berikutnya.

Kesimpulan

Hasil Mesir vs Angola pada Kualifikasi Piala Afrika 2027 berakhir dengan skor 0-0. Mesir tampil dominan dengan 66 persen penguasaan bola dan unggul jauh dalam jumlah tendangan sudut, tetapi gagal mencetak gol.

Jalannya pertandingan memperlihatkan Mesir lebih aktif menyerang sejak babak pertama. Mostafa Ziko bahkan sempat mencetak gol pada menit ke-22, tetapi dianulir karena offside. Angola kemudian mampu mempertahankan pertahanannya hingga pertandingan berakhir.

Mohamed Salah belum mampu membawa Mesir meraih kemenangan. Sementara itu, Angola berhasil mendapatkan satu poin berharga dari Cairo International Stadium.

Dengan hasil tersebut, Mesir dan Angola sama-sama mengawali Kualifikasi Piala Afrika 2027 dengan satu poin. Mesir kini harus segera berbenah, terutama dalam penyelesaian akhir, sebelum menghadapi pertandingan Grup B berikutnya.

penulis rv

Post Comment