Sekolapedia – 22 September 2026 | Pasar kendaraan listrik (EV) di Indonesia kembali dikejutkan dengan gebrakan terbaru dari raksasa otomotif Jepang. Melalui ajang GIIAS 2026, PT Toyota-Astra Motor (TAM) memperkenalkan varian terbaru yang dirancang khusus untuk jiwa petualang. Menariknya, Toyota ungkap respons konsumen ke bZ4X touring, ternyata di luar dugaan karena antusiasme yang masuk jauh melampaui target awal yang ditetapkan perusahaan.
Kehadiran bZ4X Touring bukan sekadar menambah deretan mobil listrik Toyota, melainkan sebuah pernyataan bahwa teknologi elektrifikasi mampu menaklukkan medan yang menantang. Berbeda dengan model standarnya, varian ini mengusung desain bergaya estate yang dipadukan dengan karakter SUV yang tangguh. Dengan tampilan hammerhead yang khas, overfender hitam yang kokoh, serta penggunaan pelek alloy 20 inci, mobil ini tampil lebih gagah dan siap menghadapi berbagai kondisi jalan.
Performa Tangguh di Medan Off-Road
Untuk membuktikan kemampuannya, Toyota melakukan pengujian langsung di lintasan light off-road Sirkuit Goro Assalam, Solo, Jawa Tengah. Dalam pengujian tersebut, terungkap bahwa Toyota ungkap respons konsumen ke bZ4X touring, ternyata di luar dugaan mengingat performa yang ditunjukkan sangat mumpuni untuk sebuah mobil listrik murni.
Sistem penggerak All-Wheel Drive (AWD) menjadi kunci utama ketangguhan mobil ini. Menggunakan dua motor listrik (eAxle) pada as roda depan dan belakang, bZ4X Touring mampu menghasilkan total tenaga sistem mencapai 280 kW. Berikut adalah rincian spesifikasi teknis performa bZ4X Touring:
- Total Tenaga Sistem: 280 kW
- Tenaga per eAxle: 167 kW
- Torsi per eAxle: 268 Nm
- Kapasitas Baterai: 74,69 kWh (Lithium-ion)
- Jarak Tempuh: 462 hingga 487 km
- Sistem Penggerak: All-Wheel Drive (AWD)
Selama pengujian di medan non-aspal, distribusi tenaga dapat disesuaikan secara cerdas. Ketika salah satu roda kehilangan traksi, sistem AWD akan mengatur torsi agar mobil tetap melaju tanpa kendala. Hal inilah yang membuat banyak calon pembeli mulai melirik model ini, sehingga Toyota ungkap respons konsumen ke bZ4X touring, ternyata di luar dugaan saat proses rekapitulasi data pemesanan dilakukan.
Antusiasme Tinggi di GIIAS 2026
Marketing Director PT TAM, Bansar Maduma, menyatakan bahwa pihaknya awalnya tidak menetapkan target penjualan khusus untuk varian Touring ini. Namun, momen GIIAS menjadi titik balik di mana Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) terus mengalir deras. Fenomena ini semakin memperkuat fakta bahwa Toyota ungkap respons konsumen ke bZ4X touring, ternyata di luar dugaan para petinggi perusahaan.
Selain performa, aspek fungsionalitas juga menjadi daya tarik utama. Mobil ini dilengkapi dengan roof rail yang mampu menopang beban hingga 80 kg serta ruang bagasi yang luas, menjadikannya teman perjalanan yang ideal bagi penggemar aktivitas luar ruangan. Kemampuan pengisian daya cepat (fast charging) DC 150 kW yang hanya membutuhkan waktu sekitar 28 menit untuk pengisian penuh juga menjadi nilai tambah yang signifikan bagi konsumen modern.
| Fitur Utama | Detail Spesifikasi |
|---|---|
| Dimensi (PxLxT) | 4.830 mm x 1.860 mm x 1.675 mm |
| Wheelbase | 2.850 mm |
| Ground Clearance | 216 mm |
| Kapasitas Beban Roof Rail | 80 kg |
Dengan strategi multi-pathway yang dijalankan Toyota, kehadiran bZ4X Touring mempertegas komitmen mereka dalam memperluas ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Meskipun saat ini pihak Toyota masih dalam tahap rekapitulasi data pesanan secara menyeluruh, tren positif ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan SUV listrik yang tangguh dan berjiwa petualang sangatlah besar di tanah air.
Secara keseluruhan, bZ4X Touring berhasil membuktikan bahwa mobil listrik tidak hanya terbatas untuk mobilitas perkotaan yang mulus, tetapi juga memiliki durabilitas tinggi untuk petualangan. Kombinasi desain estate yang elegan, tenaga besar dari sistem AWD, dan efisiensi baterai menjadikannya salah satu model yang paling dinantikan di segmen kendaraan listrik Indonesia.



Post Comment