Sekolapedia – 04 September 2026 | Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola tanah air. Kabar mengenai Iwan Setiawan meninggal dunia, Muhammad Hidayat: Dia berjasa dalam karir saya [titlebase] menjadi berita yang menyentuh hati para pecinta sepak bola di seluruh Indonesia. Sosok mantan pelatih Persebaya Surabaya dan pelatih tim nasional ini menghembuskan napas terakhirnya pada Kamis pagi, 3 September 2026, pada usia 68 tahun.
Kepergian Iwan Setiawan meninggalkan lubang besar di hati rekan sejawat, mantan pemain, hingga para muridnya yang pernah ia bimbing. Beliau dikenal bukan hanya sebagai juru taktik yang handal, tetapi juga sebagai sosok pendidik yang memiliki integritas tinggi dan kejujuran dalam menjalankan profesinya.
Penghormatan dari Para Murid dan Pemain
Salah satu testimoni paling menyentuh datang dari gelandang berpengalaman Barito Putera, Muhammad Hidayat. Melalui unggahan di media sosialnya, ia mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas sosok yang telah membukakan pintu karier profesionalnya. Dalam momen duka ini, pesan Iwan Setiawan meninggal dunia, Muhammad Hidayat: Dia berjasa dalam karir saya [titlebase] menjadi pengingat betapa besarnya pengaruh mendiang bagi pemain muda.
Muhammad Hidayat mengenang Iwan Setiawan sebagai orang yang paling percaya pada kemampuannya. “Ayah Iwan Setiawan baik, jujur, dan satu-satunya orang yang percaya dan membawa saya ke Persebaya pada saat itu. Orang paling berjasa dalam karir saya,” tulis Hidayat dengan penuh haru. Peran Iwan sangat krusial saat merekrut Hidayat dari Borneo FC U-21 pada tahun 2017, yang kemudian menjadi titik balik bagi karier gemilang sang pemain di kompetisi nasional.
Tak hanya pemain, para pelatih yang pernah menimba ilmu darinya juga turut berduka. Aji Santoso, mantan pelatih tim nasional yang kini sukses menukangi berbagai klub besar, menyebut Iwan sebagai mentor pertamanya. Aji menceritakan bagaimana ia dengan penuh keberanian mendatangi Iwan saat pelatih kelahiran Medan tersebut sedang melatih Timnas U-14 di Laos, hanya untuk meminta kesempatan menjadi asistennya.
Warisan dan Kontribusi di Sepak Bola Indonesia
Iwan Setiawan memiliki rekam jejak yang sangat panjang dalam kancah sepak bola Indonesia. Ia dikenal sebagai salah satu pelatih lokal yang mampu memberikan fondasi kuat bagi tim yang ia tangani. Berikut adalah beberapa pencapaian dan peran penting beliau:
- Peletak Fondasi Persebaya: Menjadi pelatih perdana Green Force saat kembali berkompetisi di Liga 2 pada musim 2017, yang akhirnya membawa klub tersebut promosi ke Liga 1.
- Mentor Pelatih Nasional: Membimbing banyak pelatih muda seperti Aji Santoso dan Rudy Eka Piyambada untuk menjadi juru taktik profesional.
- Pelatih Tim Nasional: Berpengalaman menangani berbagai kelompok usia tim nasional Indonesia, termasuk Timnas U-14.
- Pelatih Persija Jakarta: Pernah memberikan kontribusi strategis di salah satu klub terbesar di Indonesia.
Rudy Eka Piyambada, eks pelatih Timnas Putri Indonesia, juga mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam. Ia mengenang Iwan sebagai sosok yang memiliki jiwa jujur dan selalu menjadi panutan dalam perjalanan karier kepelatihannya. Kehadiran Iwan Setiawan dalam dunia taktik sepak bola Indonesia akan selalu dikenang sebagai salah satu pilar penting pembangunan kualitas pelatih lokal.
Mengenai penyebab pasti meninggalnya sang pelatih senior, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang dikeluarkan oleh pihak keluarga. Namun, simpati terus mengalir dari berbagai penjuru, mulai dari mantan pemain, kolega, hingga suporter klub-klub yang pernah ia latih.
Kehilangan ini bukan sekadar kehilangan seorang pelatih, melainkan kehilangan seorang guru yang telah mendedikasikan hidupnya untuk mencetak generasi baru pemain dan pelatih di Indonesia. Jejak dedikasi, kejujuran, dan ilmu yang ia bagikan akan terus hidup dalam setiap langkah karier para muridnya. Selamat jalan, Coach Iwan Setiawan.



Post Comment