Sekolapedia – 26 September 2026 | Pertandingan sengit tersaji dalam duel psgc vs semen padang pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027. Bertempat di Stadion Galuh, Kabupaten Ciamis, pada Sabtu (26/9/2026), tuan rumah PSGC Ciamis harus mengakui keunggulan tim tamu Semen Padang FC dengan skor akhir 0-2. Meski tampil agresif di hadapan 11.263 penonton yang memadati stadion, Laskar Galuh gagal mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
Sejak peluit pertama dibunyikan, PSGC Ciamis langsung mengambil inisiatif serangan. Penyerang andalan mereka, Ezechiel N’Douassel, bersama Eze mencoba membongkar pertahanan rapat Kabau Sirah. Peluang emas sempat muncul melalui tendangan melengkung Johan Bonilla pada menit ke-23, namun sayangnya bola hanya membentur mistar gawang. Dominasi tuan rumah sebenarnya cukup terlihat, namun penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat mereka kesulitan menembus lini belakang lawan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-14 melalui aksi Ilija Spasojevic. Berawal dari skema serangan yang melibatkan Stefano Lilipaly, Spasojevic berhasil menyambar bola untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0. Gol ini sempat memicu kontroversi besar di Stadion Galuh karena hakim garis menyatakan posisi Lilipaly offside. Namun, setelah melalui proses pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR), wasit memutuskan bahwa posisi pemain Semen Padang tersebut adalah onside, sehingga gol Spasojevic dinyatakan sah.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan dalam laga psgc vs semen padang ini semakin meningkat. PSGC Ciamis tampil lebih menekan demi mengejar ketertinggalan. Kiper Semen Padang, Ikram Ghifari, dipaksa bekerja ekstra keras menghadapi gempuran bertubi-tubi dari lini depan tuan rumah. Ghani Fathir bahkan sempat melepaskan tendangan spekulasi pada menit ke-54, namun bola masih melenceng dari sasaran.
Semen Padang yang tampil disiplin dalam serangan balik akhirnya berhasil menggandakan keunggulan. Pada menit ke-86, M. Rahmat mencetak gol penentu yang sekaligus memastikan kemenangan tim tamu. Skor 0-2 bertahan hingga pertandingan berakhir, menandai kemenangan penting bagi Semen Padang dalam upaya mereka menjaga tren positif di awal musim.
Pasca pertandingan, pelatih PSGC Ciamis, Heri Kiswanto, menyoroti permainan anak asuhnya yang dinilai kurang variatif dalam membongkar pertahanan lawan. Meskipun penguasaan bola cukup dominan, kreativitas di lini tengah tidak mampu menciptakan peluang yang benar-benar matang untuk mencetak gol. Di sisi lain, pelatih Semen Padang, Nil Maizar, mengapresiasi kerja keras timnya dalam menjalankan strategi untuk meredam ancaman Ezechiel N’Douassel.
Berikut adalah ringkasan statistik dan kejadian penting dalam pertandingan:
| Menit | Kejadian | Pemain |
|---|---|---|
| 14′ | Gol (0-1) | Ilija Spasojevic |
| 23′ | Mistar Gawang | Johan Bonilla |
| 86′ | Gol (0-2) | M. Rahmat |
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Semen Padang FC untuk terus bersaing di papan atas klasemen. Sementara itu, bagi PSGC Ciamis, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar untuk memperbaiki variasi serangan dan konsentrasi lini belakang pada laga-laga berikutnya di kompetisi Liga 2.


Post Comment