Sekolapedia – 27 September 2026 | Tim nasional Arab Saudi kembali menunjukkan taringnya di kancah sepak bola Asia. Dalam laga panas yang mempertemukan oman vs arab saudi pada babak penyisihan grup Piala Teluk Arab “Khaleeji 27“, skuad berjuluk Al-Akhdar tersebut tampil sangat perkasa. Bertanding di Stadion Al-Inma, Jeddah, pada Sabtu lalu, Arab Saudi berhasil mengamankan kemenangan telak 3-0 sekaligus menjadi tim pertama yang memastikan diri melangkah ke babak semifinal turnamen bergengsi ini.
Pertandingan sejak menit awal sudah memperlihatkan dominasi penuh dari tuan rumah. Arab Saudi langsung menekan pertahanan Oman dengan intensitas tinggi. Keunggulan pertama lahir pada menit ke-11 melalui aksi Firas Al-Buraikan yang memanfaatkan umpan silang akurat dari Saleh Abu Al-Shamat. Sundulan tajam Al-Buraikan gagal diantisipasi oleh lini belakang Oman, membuat stadion bergemuruh menyambut gol pembuka tersebut.
Tak butuh waktu lama bagi Arab Saudi untuk menggandakan keunggulan. Pada menit ke-18, Hassan Kadesh menambah penderitaan tim tamu. Melalui skema tendangan sudut yang dikawal dengan apik oleh Saleh Abu Al-Shamat, Kadesh sukses menyundul bola masuk ke gawang Oman. Dominasi dalam laga oman vs arab saudi ini semakin tak terbendung ketika Al-Buraikan mencetak gol keduanya sekaligus gol ketiga bagi negaranya pada menit ke-34 melalui tembakan keras yang mematikan.
Oman sebenarnya sempat mencoba bangkit. Pada menit ke-36, Nasser Al-Rawahi sempat merayakan gol setelah berhasil lolos sendirian di hadapan kiper Mohammed Al-Owais. Namun, kegembiraan tim tamu sirna seketika setelah wasit menganulir gol tersebut karena posisi Al-Rawahi yang dinyatakan offside. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 tetap bertahan untuk kemenangan meyakinkan Arab Saudi.
Kemenangan ini bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan sebuah catatan sejarah baru. Berdasarkan data dari surat kabar Saudi, Al-Riyadhiah, performa luar biasa Arab Saudi di babak pertama ini merupakan pencapaian pertama mereka dalam mencetak minimal tiga gol di babak pertama sejak edisi Khaleeji 19 pada tahun 2009. Momen ini juga dianggap sebagai bentuk pembalasan dendam sejarah terhadap Oman, mengingat pada edisi 2009 tersebut, Arab Saudi harus kehilangan gelar juara di tangan Oman melalui adu penalti pada laga final.
Berikut adalah ringkasan statistik pertandingan antara oman vs arab saudi:
| Statistik | Arab Saudi | Oman |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 3 | 0 |
| Pencetak Gol | Firas Al-Buraikan (2), Hassan Kadesh (1) | – |
| Status | Lolos Semifinal | Tersingkir |
Di luar lapangan, stabilitas kawasan Teluk juga tengah menjadi sorotan dunia. Meskipun dinamika politik di Timur Tengah sedang mengalami eskalasi akibat konflik regional, performa olahraga di negara-negara GCC seperti Arab Saudi dan Oman tetap menjadi daya tarik utama. Arab Saudi sendiri terus menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan, di mana remitansi pekerja di kawasan GCC mencapai angka fantastis sebesar $161 miliar pada tahun 2025, dengan Arab Saudi menempati posisi kedua terbesar setelah Uni Emirat Arab.
Dengan kemenangan telak dalam laga oman vs arab saudi ini, Arab Saudi kini melangkah dengan kepercayaan diri tinggi menuju semifinal. Fokus mereka kini beralih pada persiapan menghadapi lawan berikutnya, sembari menjaga momentum kemenangan yang telah mereka bangun dengan sangat solid di Jeddah.


Post Comment