Sekolapedia – 28 September 2026 | Bintang muda AZ Alkmaar, mexx meerdink, tampil memukau saat menjadi pahlawan kemenangan Timnas Belanda dalam laga lanjutan UEFA Nations League Grup A2. Dalam pertandingan yang berlangsung dramatis di Stadion Rajko Mitic, Belgrade, Minggu (27/9), penyerang berusia 23 tahun tersebut berhasil mencetak dua gol krusial yang membawa De Oranje mengamankan kemenangan tipis 2-1 atas tuan rumah Serbia.
Kemenangan ini memiliki makna yang sangat spesial bagi Xavi Hernandez. Setelah memulai masa jabatannya dengan hasil imbang 1-1 melawan Jerman, kemenangan atas Serbia ini menjadi kemenangan kompetitif pertama bagi mantan manajer Barcelona tersebut di kursi kepelatihan Belanda. Dominasi Belanda terlihat sejak awal laga dengan penguasaan bola mencapai 67 persen dan melepaskan total 25 tembakan ke arah gawang lawan.
Jalannya Pertandingan: Dominasi dan Ketangguhan
Belanda membuka keunggulan pada menit ke-30 melalui titik putih. Pelanggaran yang dilakukan Aleksa Terzic terhadap Crysencio Summerville di dalam kotak penalti memaksa wasit menunjuk titik putih. Mexx Meerdink yang maju sebagai eksekutor dengan penuh ketenangan berhasil mengelabui kiper Vanja Milinkovic-Savic, membawa Belanda unggul 1-0.
Namun, Serbia tidak tinggal diam. Memanfaatkan momentum pergantian pemain oleh pelatih Veljko Paunovic, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan hanya satu menit setelah babak kedua dimulai. Luka Jovic memanfaatkan kemelut di depan gawang Bart Verbruggen untuk menyarangkan bola ke sudut kiri gawang, mengubah skor menjadi 1-1.
Belanda tidak goyah meski sempat mengalami kendala dengan keluarnya Cody Gakpo akibat cedera. Intensitas serangan terus ditingkatkan, termasuk upaya Ruben van Bommel yang bola volinya membentur tiang gawang. Momentum kemenangan akhirnya kembali milik Belanda pada menit ke-69 berkat aksi klinis Meerdink.
| Menit | Pemain | Aksi |
|---|---|---|
| 30′ | Mexx Meerdink | Gol (Penalti) |
| 46′ | Luka Jovic | Gol (Serbia) |
| 69′ | Mexx Meerdink | Gol (Tembakan Mendatar) |
Kombinasi Taktis dan Kerja Keras Tim
Gol kemenangan kedua bermula dari skema serangan yang apik. Joey Veerman mengirimkan umpan terobosan yang kemudian diteruskan oleh pemain pengganti, Guus Til, kepada Meerdink. Penyerang muda berbakat ini menunjukkan naluri predatornya dengan melepaskan tembakan mendatar yang gagal dihalau kiper Serbia. Kerja keras Meerdink tidak hanya terlihat dari golnya, tetapi juga dari upaya pressing yang tinggi selama pertandingan.
Pelatih Xavi Hernandez memberikan pujian setinggi langit kepada Meerdink. Menurut Xavi, kontribusi pemain tersebut melampaui sekadar angka di papan skor. “Saya senang sekali melihat Mexx. Dia mencetak dua gol, tetapi yang lebih penting adalah dia bekerja untuk seluruh tim,” ujar Xavi setelah laga usai. Selain Meerdink, Xavi juga mengapresiasi peran Joey Veerman yang menjadi arsitek serangan tim.
Lini pertahanan Belanda juga tampil solid di bawah komando Virgil van Dijk. Meskipun Serbia sempat memberikan ancaman lewat serangan balik dan bola panjang, unit pertahanan Belanda berhasil membatasi Serbia hanya melakukan enam tembakan tepat sasaran. Penyelamatan krusial dari Bart Verbruggen di menit-menit akhir memastikan tiga poin tetap berada di tangan De Oranje.
Dengan hasil ini, Belanda sukses memuncaki Grup A2 dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan. Sementara itu, Serbia harus tertunduk lesu di dasar klasemen tanpa raihan poin sama sekali. Langkah Belanda selanjutnya adalah menghadapi Yunani di Thessaloniki pada Jumat (2/10), sedangkan Serbia akan bertandang ke markas Jerman.
Kemenangan ini membuktikan bahwa regenerasi pemain Belanda sedang berjalan di jalur yang benar. Kehadiran talenta seperti Meerdink memberikan harapan baru bagi De Oranje untuk bersaing di level tertinggi kompetisi internasional di bawah arahan taktis Xavi Hernandez.


Post Comment