Tragedi Maut di Jalan Lintas Banda Aceh-Medan: Pohon Kedondong Raksasa Tumbang Timpa Pikap, 7 Warga Tewas

Tragedi Maut di Jalan Lintas Banda Aceh-Medan: Pohon Kedondong Raksasa Tumbang Timpa Pikap, 7 Warga Tewas

Sekolapedia – 14 Agustus 2026 | Sebuah insiden memilukan terjadi di jalur nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di kawasan Gampong Tanjong Krueng, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, pada Selasa (11/8/2026) malam. Peristiwa pohon tumbang timpa pikap di Pidie Aceh, 7 penumpang tewas ini menyisakan duka mendalam bagi warga Gampong Puli Seuke yang tengah dalam perjalanan untuk menjenguk kerabat yang sakit.

Kecelakaan maut ini terjadi sekitar pukul 20.15 hingga 21.00 WIB saat cuaca di lokasi sedang mengalami hujan deras disertai angin kencang. Sebuah mobil pikap Suzuki Carry dengan nomor polisi BL 8160 AN yang dikemudikan oleh Rahmad Hidayat (30) sedang melaju membawa 12 orang penumpang. Naas, sesaat setelah kendaraan tersebut turun dari jembatan kembar Gampong Baro, sebuah pohon kedondong berukuran besar di pinggir jalan mendadak tumbang dan menghantam bagian belakang mobil.

Hantaman keras dari pohon tersebut langsung menimpa para penumpang yang berada di bak belakang pikap. Akibat peristiwa pohon tumbang timpa pikap di Pidie Aceh, 7 penumpang tewas ini, tujuh orang dilaporkan meninggal dunia di tempat atau dalam perjalanan menuju rumah sakit, sementara lima lainnya mengalami luka-luka.

Kronologi dan Proses Evakuasi yang Dramatis

Proses evakuasi di lokasi kejadian berlangsung sangat dramatis. Petugas kepolisian bersama masyarakat setempat harus berjuang keras menggunakan gergaji mesin (chainsaw) untuk memotong batang pohon raksasa yang menjepit para korban. Tanpa alat berat, petugas kesulitan mengeluarkan warga yang terjepit di bawah himpitan kayu besar tersebut.

Plt. Kalak BPBD Pidie, Apriadi, menjelaskan bahwa pohon kedondong tersebut diduga kuat telah mengalami pelapukan pada bagian akarnya sehingga tidak kuat menahan beban saat dihantam angin kencang. Penanganan di lokasi kejadian berlangsung hingga pukul 23.10 WIB sebelum akhirnya akses jalan kembali dibuka setelah material pohon dibersihkan.

Baca juga:
Panduan Lengkap Daftar Bansos 2026 Mandiri: Cara Daftar Online Lewat Aplikasi dan Portal Perlinsos Digital

Data Korban Kejadian

Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak kepolisian dan BPBD Pidie, berikut adalah rincian para korban dalam tragedi tersebut:

Kategori Nama Korban Keterangan
Meninggal Dunia Zubaidah (60) Warga Gampong Puli Seuke
Meninggal Dunia Nurmawati (50) Warga Gampong Puli Seuke
Meninggal Dunia Rapasah (55) Warga Gampong Puli Seuke
Meninggal Dunia Fatimah Wati (47) Warga Gampong Puli Seuke
Meninggal Dunia Salbiah (68) Warga Gampong Puli Seuke
Meninggal Dunia Zainabon (64) Warga Gampong Puli Seuke
Meninggal Dunia Halimah (68) Warga Gampong Puli Seuke
Luka-luka Dayat (25) Kondisi Koma (Luka Kepala)
Luka-luka Ahmad Sahir (12) Luka Berat
Luka-luka Muhamad Kausar (7.5) Luka Berat
Luka-luka M. Hidayat (25) Luka Berat
Luka-luka Huaidi (10) Luka Berat

Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana, SIK MIK, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan kendaraan pikap tersebut sebagai barang bukti. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti tumbangnya pohon tersebut guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

Tragedi pohon tumbang timpa pikap di Pidie Aceh, 7 penumpang tewas ini menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan untuk selalu waspada, terutama saat berkendara di bawah cuaca ekstrem. Ketujuh korban meninggal dunia telah dimakamkan pada hari Rabu (12/8/2026) di kampung halaman mereka, sementara korban luka masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli.

Kejadian tragis ini menambah daftar panjang kecelakaan akibat faktor alam di jalur lintas utama Sumatera. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi kawasan yang memiliki banyak pepohonan besar, terutama saat musim penghujan dengan intensitas angin yang tinggi.

Post Comment