Sekolapedia – 13 Agustus 2026 | Pemerintah Indonesia tengah melakukan langkah strategis dalam penguatan struktur kepemimpinan bank sentral. Dalam perkembangan terbaru, Aida S Budiman diusulkan presiden sebagai calon tunggal deputi gubernur senior BI untuk mengisi posisi krusial di Dewan Gubernur Bank Indonesia. Pengusulan ini disampaikan melalui Surat Presiden (Supres) yang dikirimkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk segera diproses lebih lanjut.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima empat nama calon pimpinan Bank Indonesia. Selain posisi Deputi Gubernur Senior yang ditempati oleh Aida, pemerintah juga mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI. Untuk posisi Deputi Gubernur BI, terdapat dua nama yang diusulkan, yakni Solihin M. Juhro dan M. Anwar Bashori. Seluruh nama ini akan memasuki tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) setelah pembukaan masa sidang pada 14 Agustus 2026.
Profil dan Rekam Jejak Aida S Budiman
Mengingat Aida S Budiman diusulkan presiden sebagai calon tunggal deputi gubernur senior BI, publik kini menyoroti rekam jejaknya yang sangat mumpuni di dunia perbankan sentral. Lahir di Bogor pada tahun 1965, Aida merupakan seorang ekonom dengan latar belakang pendidikan yang sangat kuat. Ia merupakan lulusan Sosial Ekonomi Pertanian Agribisnis dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 1987, kemudian melanjutkan studi Master of Arts in Economics di University of Southern California pada 1996, dan meraih gelar Ph.D di bidang Ekonomi dari Claremont Graduate University pada 2001.
Perjalanan kariernya di Bank Indonesia telah dimulai sejak tahun 1991. Selama lebih dari tiga dekade, ia telah menempati berbagai posisi strategis yang membentuk keahliannya dalam kebijakan moneter dan ekonomi makro. Berikut adalah ringkasan perjalanan karier Aida S Budiman:
- 1991: Staf Analis Inflasi dan Proyeksi Perekonomian Indonesia.
- 2014–2018: Kepala Departemen Internasional.
- 2018–2022: Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter.
- Periode 2020–2022: Asisten Gubernur membawahi Kebijakan Strategis Sektor Moneter, Bauran Kebijakan Bank Indonesia, dan sinergi dengan bauran kebijakan nasional.
Dengan pengalaman yang begitu luas, wajar jika Aida S Budiman diusulkan presiden sebagai calon tunggal deputi gubernur senior BI guna memastikan stabilitas moneter dan koordinasi kebijakan nasional tetap terjaga di bawah kepemimpinan yang berpengalaman.
Mekanisme Pengisian Jabatan Dewan Gubernur BI
Proses pengisian jabatan di Bank Indonesia mengikuti mekanisme ketat sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Setelah Surat Presiden diterima, DPR RI akan melakukan serangkaian tahapan untuk menentukan apakah nama-nama tersebut layak menduduki jabatan Dewan Gubernur. Berikut adalah alur prosesnya:
- Pengiriman Surat Presiden (Supres) oleh Pemerintah ke DPR RI.
- Pembukaan masa sidang DPR RI.
- Pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh komisi terkait.
- Pengambilan keputusan melalui Rapat Paripurna DPR RI.
- Pelantikan resmi oleh Presiden RI bagi nama-nama yang telah disetujui.
Puan Maharani menegaskan bahwa DPR akan memproses nama-nama tersebut sesuai dengan mekanisme yang ada. Hal ini penting karena posisi Gubernur, Deputi Gubernur Senior, dan Deputi Gubernur memiliki peran sentral dalam menentukan kebijakan moneter, menjaga stabilitas nilai tukar, serta menjalankan fungsi pendukung dalam pelaksanaan tugas dan kewenangan Bank Indonesia secara keseluruhan.
Kehadiran nama-nama seperti Destry Damayanti, Aida S. Budiman, Solihin M. Juhro, dan M. Anwar Bashori diharapkan dapat membawa stabilitas dan arah kebijakan ekonomi yang kuat bagi Indonesia. Mengingat Aida S Budiman diusulkan presiden sebagai calon tunggal deputi gubernur senior BI, fokus utama kini tertuju pada bagaimana proses uji kelayakan di parlemen nantinya dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional di masa mendatang.
Secara keseluruhan, langkah Presiden Prabowo Subianto dalam mengusulkan jajaran pimpinan Bank Indonesia ini mencerminkan upaya serius pemerintah untuk menempatkan figur-figur profesional dan berpengalaman di posisi-posisi kunci. Dengan pengusulan Aida S Budiman diusulkan presiden sebagai calon tunggal deputi gubernur senior BI, diharapkan sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter dapat berjalan lebih harmonis demi menjaga ketahanan ekonomi nasional.



Post Comment