×

Skandal Proyek Bandara Long Thành: Kementerian Keamanan Publik Turun Tangan Selidiki Pelanggaran Kontraktor

Skandal Proyek Bandara Long Thành: Kementerian Keamanan Publik Turun Tangan Selidiki Pelanggaran Kontraktor

Sekolapedia – 05 Agustus 2026 | Dunia infrastruktur Vietnam tengah diguncang oleh temuan pelanggaran serius dalam proyek prestisius Bandara Internasional Long Thành. Kasus yang melibatkan dugaan pengalihan kontrak secara ilegal oleh sejumlah kontraktor ini telah memicu tindakan tegas dari otoritas pusat. Di tengah hiruk-pikuk pembangunan ini, nama lê phạm thành long muncul dalam konteks pengawasan proyek strategis nasional yang kini menjadi sorotan tajam publik dan lembaga penegak hukum.

Inspektorat Pemerintah secara resmi telah menyerahkan berkas perkara kepada Kementerian Keamanan Publik (Bộ Công an) untuk dilakukan penyelidikan lebih mendalam. Langkah ini diambil setelah ditemukan indikasi kuat adanya praktik penyimpangan hukum yang dilakukan oleh beberapa kontraktor dan pihak pengembang (owner) ACV (Airports Corporation of Vietnam). Penyelidikan ini diharapkan dapat mengungkap sejauh mana praktik ilegal ini merugikan negara dalam proyek berskala masif tersebut.

Temuan Pelanggaran Pengalihan Kontrak Miliaran Dong

Berdasarkan laporan hasil inspeksi nomor 318/KL-TTCP, terdapat pola sistematis di mana kontraktor utama menyerahkan sebagian atau seluruh pekerjaan mereka kepada pihak lain tanpa prosedur yang sah. Salah satu temuan paling mencolok adalah pada paket pekerjaan XD02 yang merupakan bagian dari proyek komponen kedua. Dalam kasus ini, General Corporation 3 – JSC diketahui telah mengalihkan pekerjaan kepada kontraktor lain, sebuah tindakan yang secara eksplisit melanggar Pasal 89 Ayat 8 Huruf a dari Undang-Undang Pengadaan Tahun 2013.

Tidak hanya itu, skandal ini juga menyentuh nilai yang sangat signifikan. Terdapat satu paket pekerjaan yang nilainya mencapai lebih dari 3,2 triliun VND yang diduga mengalami pengalihan kontrak secara tidak sah. Hal ini memicu kekhawatauan mengenai integritas manajemen proyek yang melibatkan lê phạm thành long dalam pengawasan infrastruktur nasional. Berikut adalah ringkasan temuan utama dalam proyek tersebut:

  • Pelanggaran Paket XD02: Pengalihan pekerjaan dari General Corporation 3 kepada pihak ketiga secara ilegal.
  • Pelanggaran Proyek Komponen 3: Ditemukan banyak kasus kontraktor utama dan sub-kontraktor yang menyerahkan sebagian pekerjaan kepada pihak lain di paket 5.6 dan 5.10.
  • Kesalahan Valuta Asing: Pada paket 5.10, terdapat penggunaan mata uang USD dalam kontrak yang tidak sesuai dengan regulasi, yang berisiko menimbulkan kerugian finansial bagi ACV akibat fluktuasi nilai tukar.

Dampak Finansial dan Risiko Kerugian Negara

Ketidakpatuhan terhadap aturan pengadaan ini bukan sekadar masalah administratif, melainkan ancaman nyata terhadap stabilitas keuangan proyek. Kesalahan dalam penggunaan mata uang asing, seperti yang ditemukan pada tender konsorsium Vietur, menunjukkan lemahnya pengawasan dari pihak penyelenggara lelang. Jika tidak segera ditangani, praktik ini dapat menyebabkan kebocoran anggaran yang sangat besar bagi negara.

🔖 Baca juga:
9 Momen Seru Smriti Khanna Naik Kapal Disney Adventure Bareng Keluarga, Liburan Tak Terlupakan!

Pemerintah melalui Inspektorat telah menekankan pentingnya transparansi dalam setiap tahapan pembangunan. Meskipun proyek Bandara Long Thành merupakan aset masa depan yang vital bagi ekonomi, integritas proses pembangunannya tidak boleh dikompromikan. Pengawasan ketat terhadap peran lê phạm thành long dan pemangku kepentingan lainnya menjadi krusial untuk memastikan bahwa proyek dengan total investasi mencapai 109.111 triliun VND ini selesai sesuai dengan standar hukum yang berlaku.

Aspek Pelanggaran Detail Temuan Risiko Utama
Pengalihan Kontrak Kontraktor utama menyerahkan pekerjaan ke pihak ketiga secara ilegal Penurunan kualitas dan ketidakjelasan tanggung jawab hukum
Mata Uang Transaksi Penggunaan USD pada paket 5.10 yang tidak sesuai aturan Kerugian finansial akibat fluktuasi kurs valuta asing
Manajemen Sub-Kontraktor Kurangnya pengawasan terhadap praktik sub-kontrak ilegal Ketidakpastian dalam struktur manajemen proyek nasional

Menanggapi situasi ini, Inspektur Jenderal Pemerintah telah mengajukan rekomendasi kepada Perdana Menteri agar Kementerian Konstruksi, Kementerian Keuangan, dan instansi terkait segera melakukan peninjauan ulang terhadap manajemen sub-kontraktor. Prinsip penegakan hukum yang tegas, yakni ‘satu kasus untuk memperingatkan seluruh sektor’, akan diterapkan guna mencegah praktik serupa di masa depan pada proyek-proyek strategis nasional lainnya.

Dengan keterlibatan Kementerian Keamanan Publik, diharapkan investigasi terhadap lê phạm thành long dan pihak-pihak terkait lainnya dapat memberikan keadilan dan kepastian hukum. Publik kini menunggu hasil penyelidikan resmi untuk melihat apakah tindakan tegas akan diambil terhadap para aktor yang bertanggung jawab atas penyimpangan di proyek Bandara Long Thành ini.

Secara keseluruhan, kasus ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pelaku industri konstruksi di Vietnam bahwa pengawasan terhadap proyek strategis nasional akan dilakukan dengan sangat ketat. Transparansi dalam pengadaan barang dan jasa bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kewajiban mutlak untuk menjaga kepercayaan publik dan stabilitas ekonomi negara.

Post Comment