Revolusi Mobilitas Kota: Geely dan Mercedes-Benz Siapkan EV Ringkas, Lebih Kecil dari Wuling Air EV

Revolusi Mobilitas Kota: Geely dan Mercedes-Benz Siapkan EV Ringkas, Lebih Kecil dari Wuling Air EV

Sekolapedia – 13 Agustus 2026 | Persaingan industri kendaraan listrik (EV) global kini memasuki babak baru yang lebih kompetitif dan personal. Kabar terbaru mengungkapkan bahwa Geely dan Mercedes-Benz siapkan EV ringkas, lebih kecil dari Wuling Air EV melalui model Smart #2 yang dirancang khusus untuk menjawab tantangan mobilitas perkotaan yang padat. Langkah strategis ini menandai pergeseran tren dari mobil listrik berukuran besar menuju kendaraan yang lebih lincah, efisien, dan memiliki karakter desain yang kuat.

Smart #2, yang merupakan hasil kolaborasi antara dua raksasa otomotif, telah menarik perhatian dunia setelah diperkenalkan di Beijing Auto Show 2026. Berdasarkan dokumen regulasi terbaru dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China, mobil dua penumpang ini memiliki dimensi yang sangat impresif untuk kelasnya. Dengan panjang bodi hanya berkisar antara 2.751 mm hingga 2.764 mm, kendaraan ini secara signifikan lebih ringkas dibandingkan Wuling Air ev yang memiliki panjang 2.974 mm. Perbedaan dimensi ini memberikan keunggulan dalam manuver di jalanan sempit dan area parkir terbatas.

Spesifikasi Smart #2 Detail Informasi
Panjang Bodi 2.751 – 2.764 mm
Lebar 1.669 mm
Tinggi 1.555 mm
Wheelbase 1.875 mm
Baterai 35,7 kWh (LFP CATL)
Jarak Tempuh (WLTP) Hingga 300 km
Kecepatan Maksimal 140 km/jam

Kehadiran Smart #2 semakin mempertegas bahwa Geely dan Mercedes-Benz siapkan EV ringkas, lebih kecil dari Wuling Air EV bukan sekadar strategi mengejar dimensi, melainkan juga teknologi. Menggunakan baterai LFP produksi CATL yang dirakit oleh Geely, mobil ini menawarkan daya jelajah hingga 300 kilometer. Untuk menunjang keamanan berkendara, Smart #2 telah dilengkapi dengan fitur standar seperti ABS, Event Data Recorder (EDR), serta opsi Electronic Toll Collection (ETC) untuk kemudahan pembayaran tol elektronik.

Di sisi lain, Geely juga terus memperkuat posisinya di pasar Indonesia melalui lini produk lainnya seperti Geely EX2. Dalam ajang GIIAS 2026, Geely memamerkan sisi personalisasi dari kendaraan listrik mereka. Melalui kolaborasi dengan HSR Wheel, Geely EX2 tampil dengan gaya retro-futuristik yang menggunakan pelek HSR Boafeo dan Aerotech 16 inci. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Geely dan Mercedes-Benz siapkan EV ringkas, lebih kecil dari Wuling Air EV, fokus industri tetap pada kemampuan pemilik untuk mengekspresikan gaya personal melalui modifikasi yang tetap mengutamakan kenyamanan dan fungsi harian.

Jika dibandingkan dengan kompetitor lain di kelasnya, seperti Honda Super-ONE yang mengusung konsep “Pocket Rocket” dengan harga Rp 438 juta, Geely EX2 menawarkan pendekatan yang lebih rasional dengan dimensi yang lebih besar namun harga yang lebih kompetitif. Geely EX2 memiliki panjang 4.135 mm, menjadikannya pilihan yang lebih luas bagi konsumen yang menginginkan kapasitas lebih besar dibandingkan mobil mungil murni.

Baca juga:
Interior BYD Tang 2026: Desain Mewah, Teknologi Canggih, dan Fitur Kabin Modern

Fenomena di mana Geely dan Mercedes-Benz siapkan EV ringkas, lebih kecil dari Wuling Air EV ini juga sejalan dengan dinamika pasar di GIIAS 2026. Saat ini, segmen kendaraan listrik murah di bawah Rp 200 juta mulai diramaikan oleh merek-merek dari Tiongkok dan Vietnam. Meskipun merek Jepang masih mendominasi dengan model LCGC, kehadiran EV ringkas memberikan alternatif segar bagi generasi baru pembeli mobil yang menginginkan efisiensi tinggi dan teknologi ramah lingkungan.

Secara keseluruhan, arah industri otomotif dunia kini semakin terfragmentasi ke dalam berbagai segmen spesifik. Dari MPV mewah Mercedes-Benz VLE yang berkapasitas tujuh penumpang untuk pasar premium, hingga pengembangan mobil mikro yang sangat lincah. Strategi di mana Geely dan Mercedes-Benz siapkan EV ringkas, lebih kecil dari Wuling Air EV membuktikan bahwa masa depan mobilitas bukan hanya tentang seberapa besar kendaraan yang kita miliki, melainkan seberapa efisien dan personal kendaraan tersebut dalam mendukung gaya hidup modern di tengah hiruk-pikuk perkotaan.

Post Comment