Sekolapedia – 17 Agustus 2026 | Dunia sepak bola internasional tengah diramaikan oleh berbagai kabar menarik, mulai dari pencapaian historis klub Spanyol hingga perburuan pemain bintang di Inggris. Salah satu catatan penting dalam sejarah kompetisi LaLiga adalah bagaimana Deportivo Alaves mampu mencatatkan kemenangan besar saat bertandang ke markas las palmas pada musim 2000/2001. Momen tersebut menjadi salah satu tonggak sejarah kemenangan selisih tiga gol bagi klub asal Mendizorroza tersebut di ajang kasta tertinggi Spanyol.
Deportivo Alaves baru saja mengawali kampanye LaLiga 2026/2027 dengan performa yang sangat meyakinkan. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Mendizorroza, mereka berhasil membantai Getafe dengan skor telak 3-0. Meski Getafe lebih difavoritkan karena finis di posisi ketujuh musim lalu, Alaves mampu menunjukkan taringnya. Perubahan besar terjadi pada menit ke-42 ketika Kiko Femenia menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran berbahaya terhadap Abde Rebbach. Namun, alih-alih terpuruk, Alaves justru mendominasi laga.
Mari kita lihat detail jalannya pertandingan pembuka Alaves musim ini:
- Menit 73: Nahuel Tenaglia memulai serangan yang berujung gol melalui sundulan Mariano Diaz.
- Menit 90+1: Mariano Diaz menggandakan keunggulan dengan tendangan melengkung indah dari luar kotak penalti.
- Menit 90+4: Mikel Rodriguez menutup kemenangan dengan gol ketiga melalui assist dari Diaz.
Kemenangan ini mengingatkan publik pada catatan sejarah Alaves. Selain kemenangan 3-0 melawan las palmas di Estadio Insular pada tahun 2000, klub ini juga pernah mencatat kemenangan fenomenal 8-2 melawan Racing Santander pada musim 1932/1933. Meskipun pada periode tersebut mereka sempat mengalami degradasi, semangat klub ini terus berkembang hingga mampu bersaing di level Eropa.
Sementara itu, di Inggris, atmosfer di Anfield sedang memanas seiring dengan persiapan Liverpool FC menghadapi musim baru Premier League. Setelah menyelesaikan rangkaian pertandingan pramusim di bawah arahan Andoni Iraola, manajemen Liverpool kini tengah berpacu dengan waktu untuk merampungkan beberapa transfer krusial. Fokus utama mereka saat ini adalah mengejar penyerang Paris Saint-Germain, Bradley Barcola. Selain Barcola, nama-nama seperti Ibrahim Mbaye juga mulai dikaitkan dengan klub Merseyside tersebut.
Di sisi lain, spekulasi mengenai masa depan Curtis Jones terus bergulir, sementara debut pemain baru seperti Ronald Araujo dan Jeremy Jacquet memberikan harapan baru bagi para pendukung The Reds. Jamie Carragher, ikon klub, memberikan catatan kritis mengenai komposisi skuad Liverpool yang dianggap terlalu menumpuk di lini serang namun masih memiliki celah di kedalaman lini pertahanan. Hal ini menjadi tantangan bagi manajemen untuk menyeimbangkan kekuatan tim sebelum jendela transfer ditutup.
Menariknya, sejarah pertemuan klub Spanyol dan Inggris juga memiliki benang merah. Pada masa kejayaan Alaves di UEFA Cup, mereka sempat mencapai partai final namun harus mengakui keunggulan Liverpool melalui drama golden goal. Jika dibandingkan dengan performa tim las palmas di liga domestik, dinamika transfer pemain papan atas seperti yang terjadi di Liverpool menunjukkan betapa cepatnya perputaran industri sepak bola modern saat ini.
Secara keseluruhan, baik di Spanyol maupun Inggris, persiapan musim baru menunjukkan intensitas yang luar biasa. Alaves telah membuktikan bahwa mereka mampu memberikan kejutan besar, sementara Liverpool masih terus berupaya menyempurnakan amunisi mereka demi meraih trofi musim depan. Perjalanan panjang yang pernah melibatkan kemenangan di kandang las palmas hingga persaingan di kancah Eropa akan terus menjadi bagian dari narasi besar sepak bola dunia.
Dengan dimulainya kompetisi resmi, para penggemar kini menanti apakah strategi transfer Liverpool akan membuahkan hasil, dan apakah Alaves dapat mempertahankan momentum kemenangan besar mereka di LaLiga untuk menembus papan atas klasemen.


Post Comment